Apa Saja Perbedaan Menabung Dan Investasi ?

Apa Saja Perbedaan Menabung Dan Investasi – Mengetahui apa perbedaan menabung dan investasi memang harus diketahui oleh siapapun yang terjun di dalamnya.

Dalam beberapa waktu belakangan ini, kata investasi tidak lagi terdengar asing. Terlebih lagi, di masa pandemi banyak orang yang mulai sadar akan pentingnya merencanakan uang untuk masa depan.

Terdapat dua macam kegiatan untuk menyimpan uang. Secara sepintas, keduanya terlihat sama namun sebenarnya berbeda, yaitu antara menabung dan investasi. Sebenarnya, masing-masing mempunyai perbedaan cukup signifikan.

Menabung pada umumnya dilakukan untuk jangka waktu pendek saja, sedangkan berinvestasi merupakan kegiatan menyimpan uang yang dengan jangka waktu yang lebih panjang serta memperoleh uang lebih banyak. Baik itu kegiatan menabung maupun investasi sama-sama mempunyai resiko.

Perbedaan Menabung Dan Investasi Yang Perlu Diketahui Pemula

Mungkin anda bingung memilih apakah ingin melakukan yang mana, dan perlu tahu apa perbedaan menabung dan investasi yang perlu dipahami. Berikut ulasannya :

1. Perbedaan Dari Segi Fungsi

Pada umumnya, menabung digunakan untuk mengalokasikan dana cadangan. Contohnya, uang yang disisihkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Dana pada tabungan, biasanya juga disimpan ditempat yang dapat diakses dengan mudah oleh pemiliknya saat memerlukan.

Sementara itu, investasi merupakan kegiatan menanamkan modal di instrumen tertentu dan memiliki jangka waktu panjang untuk meraih keuntungan di masa depan.  

Keuntungan ini didapatkan dari bunga maupun capital gain yang tumbuh kurang lebih mulai dari 3 tahun sampai 5 tahun. Biasanya, investasi digunakan untuk perencanaan keuangan masa depan contohnya untuk biaya pendidikan.

Baca Juga:  Lika-liku Menjadi Hakim Dan Gaji Hakim

2. Risiko Dan Bunga

Perbedaan menabung dan investasi yang selanjutnya dilihat dari segi risiko dan bunga. Menabung tentu lebih memiliki risiko kecil dibandingkan dengan investasi. Tempat yang paling aman untuk menabung adalah bank karena sudah teruji keamanannya. Bahkan, jika ada pencurian atau perampokan di sebuah bank, maka dana anda akan diganti.

Sementara itu, pada investasi memang memiliki resiko lebih tinggi karena anda bisa kehilangan uang dalam jumlah tertentu misalnya dari segi kinerja instrumen investasi yang tidak bagus. Oleh karena itu, anda jangan sampai sembarangan berinvestasi. Anda wajib mempelajari instrumen dan juga perusahaan yang terpercaya. 

Risiko yang lebih tinggi ini memang tidak terlepas dari potensi imbal hasil yang besar pula. Dalam dunia investasi, uang yang anda taruh punya kemungkinan bertambah sehingga keuntungan yang diperoleh juga semakin besar. Sementara itu, pada tabungan keuntungannya bisa dibilang tidak ada dan uang anda bahkan mengalami penyusutan karena inflasi. 

3. Bentuk Serta Jenis Produk

Ketika menabung, pada umumnya media yang dipakai adalah uang. Uang ini selanjutnya disimpan pada bank maupun koperasi yang dipercayai bisa berbentuk uang tabungan maupun deposito. Sementara itu, dalam produk investasi ada banyak sekali instrumen yang ditawarkan.

Ada dua macam investasi dilihat dari segi bentuknya, yaitu berbentuk aset riil dan juga bisa berbentuk keuangan di pasar modal. Investasi berbentuk aset riil, misalnya adalah emas dan properti.

Sementara itu investasi keuangan, bisa berbentuk saham, reksadana obligasi, dan sebagainya. Berbagai jenis produk investasi ini bisa tumbuh sesuai dengan kondisi pasar. Potensi keuntungan di masa depan juga cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan menabung biasa.

4. Kemudahan Untuk Mengakses Dana

Perbedaan menabung dan investasi selanjutnya yaitu kemudahan dalam mengakses penyimpanan. Saat anda menabung, bisa mengambilnya kapanpun ketika butuh uang. Dana bisa diambil sesuka hati, tanpa ada batasan.

Baca Juga:  5 Jenis Investasi yang Paling Menguntungkan

Anda tinggal mengunjungi ATM atau ke bank secara langsung. Kalau menabung di koperasi, proses pengambilan nya juga dilakukan dengan datang langsung ke sana. 

Ini berbeda jika anda berinvestasi, di mana tidak bisa mengambil uang sewaktu-waktu karena terdapat jangka periode pengembalian uangnya. Jangka waktu ini akan membatasi anda untuk mengambil uang atau modal yang dibutuhkan. Karena memang, tujuan berinvestasi adalah untuk jangka panjang.

5. Jenis Instrumen

Perbedaan lainnya dari tabungan dan investasi adalah dilihat dari jenis instrumen. Pada tabungan, ada beberapa jenis produknya mulai dari tabungan bank konvensional, tabungan berjangka, tabungan pelajar, tabungan online, tabungan pensiun, giro dan sebagainya.

Sementara itu, pada investasi beberapa instrumen yang bisa dijadikan tempat menanamkan modal antara lain reksa dana, properti, emas, obligasi saham, dan sebagainya. Investasi juga dapat dilakukan secara modern sekarang ini karena hadirnya berbagai aplikasi yang tersedia di platform Android maupun ios.

6. Kelemahan

Perbedaan menabung dan investasi berikutnya yaitu juga dapat dilihat dari segi kelemahan. Ketika menabung, uang yang disimpan tidak bisa tumbuh signifikan. Keuntungan memang bisa diperoleh dari bunga tahunan, namun jumlahnya tidak terlalu banyak. 

Bahkan, bagi hasil bunga tahunan ini jumlahnya sama dengan biaya administrasi bulanan yang harus dikeluarkan. Selain itu, saat Anda mengambil uang di bank maupun koperasi, jumlahnya diambil akan punya batasan per harinya.

Contohnya, apabila mengambil atau transfer uang lewat ATM maka besaran jumlahnya maksimum yang bisa diambil adalah 5 juta hingga 10 juta saja.

Ini tergantung juga dari kebijakan pihak bank maupun koperasi tempat anda menyimpan uang. Sementara itu, dalam berinvestasi juga berbanding lurus dengan potensi keuntungan yang didapatkan.

Baca Juga:  Begini Tips Dan Cara Menabung Saham Di BRI Bagi Pemula

Ketika berinvestasi juga harus mempunyai kecakapan serta kemampuan melihat kondisi pasar. Contohnya, saat berinvestasi di modal saham.

Saat berinvestasi saham di perusahaan, anda bisa kehilangan modal apabila perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan. Anda memerlukan kemampuan manajemen resiko serta pengelolaan saham di pasar modal tersebut.

Saat berinvestasi misalnya di sektor properti, tentu juga memerlukan dana yang besar. Terlebih lagi, jenis investasi properti ini tidak bersifat likuid karena memerlukan usaha serta waktu lebih lama untuk bisa menjualnya. 

7. Keuntungan

Manakah yang lebih menguntungkan, antara menabung dan berinvestasi? Pada dasarnya, keuntungan menabung maupun berinvestasi dilihat tergantung juga dari tujuan penyimpanan uang. Jika anda menyimpan uang untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari maka yang paling mudah adalah menabung di bank maupun koperasi.

Sementara itu, jika tujuan Anda menyimpan uang adalah untuk jangka panjang maka investasi menjadi pilihan yang bijak.

Ketika berinvestasi, hal yang paling penting adalah memiliki kemampuan bagus dalam manajemen resiko serta mengamati bagaimana kondisi yang terjadi di pasar. Dengan ketekunan tersebut, Anda dijamin akan memperoleh keuntungan dari investasi.

Menabung maupun investasi, keduanya memang punya masing-masing kelebihan. Apabila Anda masih termasuk pemula mengenai berbagai produk perbankan, ada baiknya menabung terlebih dahulu sebagai persiapan dana darurat untuk 5 tahun ke depan.

Sekarang ini banyak sekali produk tabungan khusus yang ditawarkan bank dengan hasil juga diatas rata-rata. Namun, jika Anda memang sudah punya dana tabungan darurat tersebut ada baiknya juga melakukan diversifikasi investasi. Pilih yang paling aman dan modal terkecil dahulu saja, sebagai sarana anda belajar juga. 

Meskipun ada perbedaan menabung dan investasi, namun memang sama-sama memiliki potensi untuk membantu kehidupan anda di masa mendatang. Perbedaan keduanya, jangan sampai membuat  ragu untuk menyimpan uang. Hal ini dilakukan supaya perencanaan keuangan akan lebih baik lagi.