Mengenal Cara Budidaya Lobster Air Tawar Untuk Menghasilkan Lobster Berkualitas

Di masa sekarang ini, budidaya lobster air tawarmenjadi salah satu kegiatan yang banyak dilakukan. Bahkan ini juga dijadikan sebagai ladang bisnis yang cukup menjanjikan keuntungan yang melimpah. Maka tidak salah untuk mencoba budidayanya. Hal ini karena lobster saat ini banyak dicari di pasaran  untuk dijadikan berbagai olahan seafood yang menggugah selera.

Proses Budidaya Lobster Bagi Para Pemula

Bagi Anda para pemula pastinya akan sedikit mengalami kebingungan mengenai bagaimana untuk melakukan budidaya lobster secara mandiri, bukan? Bisnis budidaya lobster ini membutuhkan modal yang tidak besar. Akan tetapi keuntungan yang diperoleh cukup besar. Agar bisnis lobster semakin bagus, maka para pemula harus tahu cara membudidayakan lobster dengan benar, yaitu:

1. Proses pembibitan lobster

Langkah awal dalam membudidayakan lobster adalah melakukan proses pembibitan. Proses pembibitan lobster ini sangat penting untuk diperhatikan karena akan sangat mempengaruhi keadaan budidaya lobster ke depanya. Usahakan pilih bibit lobster yang unggul dari agar hasilnya pun juga memuaskan.

2. Membedakan induk lobster  yang jantan dan betina

Pada saat memilih bibit lobster maka hal yang pertama kali harus Anda lakukan adalah membedakan antara bibit lobster jantan dan betina.  Hal ini cukup penting untuk diperhatikan karena sebagian besar peternak lobster baru memulai usahanya sering kali membeli gender lobster yang salah karena tidak paham akan hal ini. Hal ini menyebabkan proses pembibitan tertunda.

Untuk membedakan antara lobster jantan dan betina bisa dilihat dari ukurannya. Untuk lobster betina mempunyai ukuran yang relatif kecil dibandingkan jantan. Untuk lobster jantan biasanya mempunyai warna yang lebih mencolok dan  untuk betina capit berwarna hitam dan sedikit mempunyai corak merah yang khas. Selain itu, badan lobster betina lebih besar dibandingkan jantan.

Baca Juga:  Gaji PT Waskita Karya Terbaru 2022

3. Pilih indukan lobster yang berkualitas terbaik

Setelah tahu cara untuk membedakan jenis lobster jantan dan juga betina, jangan lupa juga untuk memilih jenis benih lobster yang terbaik serta berkualitas. Untuk mengetahuinya adalah dengan tidak memilih lobster yang sedarah atau yang dikenal dengan inbred.

Pilihlah juga lobster dengan tampilan yang menawan. Pilih yang memiliki warna cerah dan juga segar dengan usia minimal 6 bulan. Semakin besar fisik dari lobster maka akan semakin bagus juga indukan dari budidaya lobster tersebut.

4. Pemilihan media budidaya lobster air tawar

Untuk menjalankan budidaya lobster air tawar, maka para perternak diwajibkan untuk membangun sebuah media tertentu. Media yang digunakan sangat beragam mulai dari kolam plastik, fiber, semen dan menggunakan tanah. Supaya mudah dan tidak mengeluarkan banyak modal, maka Anda sebagai peternak disarankan untuk menggunakan kolam tanah.

Sebelum meletakkan indukan dari lobster, kolam tanah tersebut harus dibersihkan dan juga dikeringkan terlebih dahulu. Pastikanlah ukuran kolam tersebut minimal 1 x 0,5 x 25 cm.

5. Pahami proses kawin  lobster

Langkah untuk melakukan budidaya lobster selanjutnya adalah dengan cara mengawinkan kedua induknya. Ini bisa dilakukan sendiri dengan cara menggabungkan antara indukan lobster betina dan jantan pada kolam yang sudah dibuat. Dalam satu media kolam, bisa diisi dengan 5 betina dan 3 jantan.

Pada saat proses ini, Anda harus menyediakan 2 indukan jantan karena biasanya betina akan memilih pasangannya. Jika gagal memilih satu lobster jantan maka  biasanya akan berpindah ke lobster lainnya. Siapkan juga pipa paralon dengan diameter 2 inci dan panjang kurang lebih 20 cm. Tunggulah proses  pembuahan dan pembibitan yang mana biasanya berlangsung dalam waktu 2 minggu. Pada minggu ketiga, lobster akan bertelur.  Lobster betina akan mengeluarkan secara otomatis dari lubang pangkal kaki ketiga dan turun ke bagian ebdomennya. Pada saat proses ini terjadi, jangan sampai heran ya apabila lobster betina akan menghindari lobster jantan karena mereka membutuhkan waktu untuk bergerak.

Baca Juga:  6 Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga Di Masa Pandemi

Proses Pembesaran Lobster Air Tawar

Untuk proses pembesaran lobster air tawar sendiri, Anda bisa menggunakan 2 cara yaitu menggunakan media akuarium dan kolam terbuka. Sebelum menyimpan bayi lobster di akuarium maupun kolam, pastikanlah media yang digunakan sudah dibersihkan serta dalam kondisi kerung. Ini agar tidak terkontaminasi berbagai zat yang beracun. Zat beracun tersebut bisa mengontaminasi media pembesaran lobster dan bisa menyebabkan lobster rusak atau cacat.

Supaya budidaya lobster air tawarmenguntungkan, Anda harus juga memastikan pH airnya 7-8 dan kadar oksigen 4 ppm serta suhu ari 26-30 derajat. Berikut ini adalah proses pembesaran lobster air tawar, yaitu:

1. Media tanah , semen atau terpal

Isilah kolam dengan air kurang lebih seminggu sebelum bibit dilepaskan. Ini berguna untuk menetralisir kuman dan juga kotoran yang ada di dalamnya. Pilihlah bibit yang berukuran 1-2 inchi. Bayi-bayi lobster yang ada di dalam kolam terpal bisa tumbuh sebesar 10 –12 ekor setiap kilonya. Untuk ketersediaan oksigen, jangan lupa untuk memasang kincir atau gelembung udara.

2. Media akuarium

Ukuran akuarium yang digunakan adalah 100 x 50 x 30 cm. Dengan ukuran ini bisa diisi dengan 3 lobster indukan. Jumlah air di dalamnya juga perlu untuk diperhatikan. Isilah 15-20 cm dihitung dari dasar akuarium yang mana bertujuan untuk mendukung pertumbuhan pada lobster secara maksimal.

3. Pemberian pakan

Pada saat melakukan ternak lobster maka Anda harus tahu mengenai cara pemberian makan yang benar. Lobster wajib untuk diberi  pakan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Pakan lobster bisa dibeli di toko. Pilihlah pakan yang banyak mengandung nutrisi dan gizi. Misalnya saja pelet, jagung basah yang sudah diparut, ketela pohon parut, dan berbagai sayuran.

Baca Juga:  Cara Memulai Bisnis Dari Nol Yang Wajib Diketahui

Bagi Anda yang menggunakan media kolam tanah, maka lobster bisa mendapatkan nutrisi dari plankton dan berbagai tumbuhan yang tumbuh di kolam.  Jangan lupa juga untuk melakukan perawatan pada bayi-bayi lobster dengan membedakan pakannya.

4. Pengendalian hama

Meskipun lobster mempunyai cangkang yang keras, tidak berarti jika lobster tidak rentan dengan hama yang ada di sekitar kolam. Para peternak harus selalu waspada akan hama tersebut saat budidaya lobster air tawar. Pastikan selalu membersihkan kolam.

5. Waktu panen

Lobster bisa dipanen ketika usia sudah 6-8 bulan. Pada usia tersebut lobster sudah mencapai ukuran 11-13 kilogram. Berat ini sangat cukup untuk dijual dan juga dikonsumsi oleh para konsumen.  Semakin besar lobster biasanya semakin tinggi harganya.

Perawatan  Lobster Siap Jual

Setelah memanen lobster maka Anda harus tahu mengenai bagaimana perawatan  lobster yang siap jual. Anda hanya cukup memberikan makan secara teratur, membersihkan filter kolam dari kotoran dan tumbuhan liar maupun sisa makanan yang mengendap. Selain itu, selalu menjaga gelembung pada aerator berfungsi dengan baik dan menguras kolam secara teratur.

Itulah tadi beberapa cara budidaya lobster air tawar yang perlu Anda ketahui. Agar budidaya berhasil maka Anda harus melakukan beberapa tersebut. Selain itu, ini juga bisa diterapkan pada budidaya maggot.