Tips Budidaya Maggot Yang Tepat

Budidaya maggot mungkin masih terdengar asing bagi masyarakat.  Padahal sebenarnya budidaya yang satu ini sudah terbilang banyak dilakukan karena memang peluang yang dijanjikan cukup menggiurkan.  Berikut ini adalah penjelasannya.

Peluang Menjanjikan Dari Bisnis Maggot

Istilah budidaya maggot sepertinya memang kurang familiar di telinga masyarakat.  Namun ketika membahas soal larva tentu semua orang sudah paham. Pastinya ketika membicarakan mengenai larva,  satu kalimat yang terlintas di kepala adalah menjijikan.

Namun sebenarnya kalimat tersebut tidak berlaku untuk maggot. Karena dibalik wujudnya yang sedikit menggelikan ini ternyata jika dibudidayakan justru akan mendatangkan pundi – pundi rupiah.

Perlu diketahui bahwa budidaya maggot ini sebenarnya memiliki banyak sekali manfaat.  Bahkan bisa dikatakan bahwa mampu menjadi sebuah peluang usaha yang dapat memberikan keuntungan yang sangat besar.

Hal ini karena maggot sendiri diklaim sebagai pakan yang mengandung nutrisi yang sangat baik bagi dunia peternakan maupun perikanan. Sehingga tak heran pada akhirnya maggot banyak dicari.

Alasan mengapa maggot disebut sebagai pakan terbaik karena maggot ini mengandung protein yang tinggi. Dan seperti yang anda tahu bahwa protein memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembentukan berbagai jaringan tubuh.

Disamping itu protein juga dapat membantu proses metabolisme tubuh dan ternak maupun ikan. Alasan inilah yang membuat maggot akhirnya banyak dibudidayakan. Karena banyak yang membutuhkan,  tentu akan semakin banyak pula keuntungan yang didapatkan.

Pengertian Maggot

Membahas tentang budidaya maggot mungkin orang merasa penasaran dengan apa itu maggot.  Pada dasarnya maggot berasal dari lalat yang umumnya berhabitat di daerah subtropis dan juga tropis. Maggot memiliki 5 siklus hidup yaitu :

  • Telur
  • Larva
  • Prepupa
  • Pupa (kepompong)
  • Lalat
Baca Juga:  Jenis Dan Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Siklus hidup yang dialami oleh maggot ini berlangsung selama kurang lebih 38 hingga 41 hari. Telur yang dihasilkan selama rentang waktu itu adalah sekitar 500 butir. Sedangkan untuk proses penetasan telurnya berlangsung selama 4 hingga 5 hari.

Dan perlu diketahui bahwa melakukan budidaya maggot ini terbilang menguntungkan karena untuk pakannya sendiri hanya membutuhkan berbagai limbah seperti limbah buah maupun sayuran.

Dari penjelasan diatas, maka bisa disimpulkan bahwa tak hanya budidaya jahe merah saja yang bisa mendatangkan keuntungan.  Karena budidaya maggot yang menjijikan menurut sebagian orang justru memiliki prospek yang menggiurkan.

Keuntungan Budidaya Maggot

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa budidaya maggot ini memberikan banyak sekali keuntungan. Lalu keuntungan apa sajakah yang dimaksud? Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

  • Membantu Mengurai Sampah Organik

Keuntungan yang pertama adalah untuk mengurai sampah khususnya sampah organik.  Sampah organik adalah sampah yang bisa diurai menjadi tanah yang mana biasanya berasal dari daun maupun ranting pohon yang kering.  Sampah jenis ini bisa terurai dengan sendirinya menjadi tanah.

Namun tentunya proses penguraian sampah sendiri membutuhkan proses.  Sedangkan dengan adanya maggot ini,  sampai bisa terurai lebih cepat dan mudah karena dalam sehari maggot bisa menghabiskan sekitar 1 kilo sampah organik.

  • Untuk Pakan Ternak

Pakan adalah kebutuhan ternak dan ikan yang wajib diperhatikan.  Tentunya agar bisa menghasilkan kualitas ternak yang bagus,  juga harus diberikan pakan yang berkualitas.  Apalagi dipasaran sendiri sudah banyak pakan yang bisa dibeli dengan mudah.

Jenis pakan sendiri terbilang beragam dan dijual dengan harga yang bervariasi. Namun terdapat rekomendasi pakan ternak terbaik yaitu maggot.  Maggot mengandung kaya akan protein yang sangat baik untuk mendukung perkembangan ternak maupun ikan.

Sehingga tentunya ketika membudidayakan ternak maupun ikan,  terdapat alternatif pilihan pakan yang bermutu yaitu maggot.  Apalagi sudah banyak pula orang yang membudidayakan maggot ini. Sehingga tentunya tak akan kesulitan untuk menemukannya.

  • Dijadikan Sebagai Pupuk

Indonesia menjadi salah satu negara yang memang menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu upaya untuk pembangunan negara. Sebagian masyarakat di Indonesia banyak sekali yang memiliki mata pencaharian sebagai petani.  Artinya sektor pertanian memang memegang peran penting bagi perekonomian masyarakat.

Baca Juga:  Ingin Mencoba Budidaya Bawang Merah? Simak Caranya Disini

Di dalam dunia pertanian sendiri, pupuk memiliki peran yang terbilang cukup penting. Hal ini wajar mengingat pupuk ini mampu membantu menghasilkan tanaman yang berkualitas. Jika ingin memiliki tanaman dengan kualitas dan mutu tinggi,  maka secara otomatis juga membutuhkan pupuk yang dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah sehingga tanaman akan lebih subur.

Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa kadangkala harga pupuk memang menjadi kendala tersendiri.  Hal ini mengingat harga pupuk yang ada di pasaran memang terbilang mahal. Hal ini tentu menjadi PR tersendiri bagi para petani agar bisa mencari solusi alternatif agar tanaman tetap tumbuh subur.

Dan salah satu solusi atau pilihan terbaik untuk menggantikan pupuk yang mahal adalah menggunakan maggot. Maggot bisa menjadi pilihan terbaik sebagai pengganti pupuk tanaman karena memang memiliki kandungan yang baik.

Apalagi  tidaklah sulit untuk menemukan maggot ini karena sudah banyak orang yang melakukan budidaya maggot ini untuk memenuhi berbagai keperluan masyarakat.

Tips Usaha Maggot Agar Menguntungkan

Setelah melihat berbagai penjelasan diatas,  tentunya anda sudah memiliki gambaran bahwa budidaya maggot ini selain menguntungkan bagi orang yang melakukan budidaya,  juga dapat membantu berbagai pihak seperti sektor pertanian dan peternakan. Termasuk juga dapat membantu mengurangi sampah karena kemampuan maggot yang dapat mengurai sampah organik lebih cepat.

Lalu bagaimana cara budidaya maggot yang tepat agar menghasilkan maggot yang bermutu tinggi? Berikut ini adalah penjelasannya.

  • Kandang

Langkah pertama yang harus dilakukan  ketika memutuskan untuk membudidayakan maggot adalah mempersiapkan kandangnya. Untuk  ukuran kandang nya sendiri bisa disesuaikan dengan lahan yang dimiliki masing-masing.

Kandang maggot  bisa menggunakan jaring sebagai dindingnya serta  kayu sebagai kerangkanya. Sedangkan  untuk atapnya bisa menggunakan plastik UV.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Gabus Menarik Untuk Pemula

Namun ada  beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar kualitas kandang maggot lebih maksimal yaitu tidak  terkena cahaya matahari atau air hujan secara langsung serta memiliki suhu berkisar 36 derajat celcius.

  • Pemilihan Media yang Tepat

Untuk membudidayakan maggot  sendiri harus menggunakan media yang tepat yaitu bisa memanfaatkan bekatul ataupun sayuran limbah. Namun usahakan  bahwa persentase jumlah antara bekatul dan limbah sayuran nya sudah tepat.

  • Pemberian Pakan yang Berkualitas

Untuk mendapatkan maggot yang berkualitas maka anda juga harus mengimbanginya dengan cara memberikan pakan yang tepat. Beberapa  jenis pakan yang bisa diberikan untuk maket adalah sampah organik daun atau ranting, limbah sayuran,  ampas kelapa,  limbah tahu,  limbah daging dan juga limbah ikan.

  • Proses Ternak Dan Penetasan

Mengenai bagaimana proses ternak dan penetasan sendiri  merupakan fase yang sangat penting karena akan menentukan hasil akhirnya.  Sehingga  akan sangat disarankan anda mempelajari banyak literasi tentang bagaimana cara menangani maka selama proses ternak sampai dengan proses penetasan telurnya.

  • Panen

Maggot biasanya bisa dipanen setelah usia 35 hari.  Untuk menjual maggot bisa dipilih dua cara yaitu dalam keadaan basah serta kering.  Maggot kering biasanya harus di oven terlebih dahulu.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai budidaya maggot. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat.