Ini Dia Cara Untuk Budidaya Porang, Populer dan Menguntungkan

Dengan keanekaragaman hayati Indonesia yang kaya, ternyata ada tanaman umbi-umbian lain selain yang kita kenal selama ini, yaitu tanaman porang. Bagi orang yang tidak menggeluti dunia pertanian mungkin asing dengan nama tanaman ini, tetapi sekarang tanaman porang justru sedang populer di kalangan para petani, sebab tanaman ini memiliki nilai jual yang tinggi, oleh karena itu banyak petani yang akhirnya mencoba memulai budidaya porang.

Kenyataannya Indonesia memiliki banyak tanaman yang dapat dibudidayakan dan sebagai ladang usaha ataupun hanya sekadar untuk dikonsumsi, banyaknya tanaman ini juga dapat menjadi sebuah peluang bisnis yang menjanjikan, contohnya seperti tanaman porang yang dapat dibudidayakan dan dimanfaatkan dengan mengolahnya menjadi berbagai macam hal, kebanyakan adalah makanan.

Walaupun baru populer beberapa tahun belakangan, sebenarnya tanaman porang sudah ada sejak masa penjajahan Jepang sebagai salah satu bahan untuk pangan dan untuk industri, tanaman ini pun memiliki sebutan yang berbeda-beda di setiap daerahnya.

Bahkan pada beberapa waktu lalu, tanaman porang ini sempat menjadi sorotan Presiden Indonesia, Joko Widodo, dengan mengatakan bahwa porang dapat menjadi komoditas ekspor baru yang akan memberikan keuntungan yang tinggi, dan Jokowi berharap bahwa Indonesia nantinya dapat mengekspor porang dalam bahan yang sudah setengah jadi dan bukan hanya bahan mentah saja.

Berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara budidaya porang agar dapat panen dengan cepat dan dapat menghasilkan keuntungan serta menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Apa Itu Tanaman Porang?

Tanaman porang memiliki nama latin Amorphopallus muelleri dan pada dasarnya berada dalam satu famili yang sama dengan bunga bangkai dan masuk ke dalam jenis umbi-umbian. Tanaman ini juga memiliki nama yang berbeda-beda tergantung daerahnya, seperti iles-iles, iles kuning, dan acoan.

Baca Juga:  Punya Tanggung Jawab Penting, Ini Gaji Marshaller Pesawat Yang Perlu Diketahui

Pada zaman dahulu, tanaman ini lebih digunakan sebagai bahan pangan dan perindustrian. Porang sendiri merupakan tanaman semak yang tumbuh pada daerah tropis dan sub-tropis, dengan tinggi tanaman yang dapat mencapai 1,5 meter yang umumnya sering dikira tanaman umbi suweg karena mirip. Di mana secara fisik, tanaman porang memiliki tangkai tunggal atau batangnya memiliki corak belang hijau putih, dan biasanya tanaman ini tumbuh di bawah pepohonan seperti pohon jati.

Untuk pemanfaatan tanaman porang sendiri dapat digunakan untuk membuat lem dan juga jelly yang pada beberapa tahun terakhir mulai dieskpor ke Jepang. Selain itu, porang juga mengandung banyak glukomanan yang dapat dibuat menjadi tepung untuk digunakan sebagai sumber kebutuhan pangan.

Dan walaupun tanaman ini sudah ada sejak lama, tetapi dalam segi budidaya porang masih sangat kurang dan dalam segi prosesnya pun juga tidak mengalami perkembangan, jadi umumnya masyarakat hanya akan mengambil umbi dari tanaman porang dari tanaman yang tumbuh liar dan kemudian baru akan dijual dalam bentuk yang basah.

Syarat Tumbuh dari Budidaya Tanaman Porang

Agar budidaya porang dapat menghasilkan hasil yang maksimal, Anda perlu memperhatikan beberapa syarat tumbuh tanaman porang terlebih dahulu yang akan dijelaskan di bawah ini:

1. Jenis dan pH Tanah yang Digunakan

Pada dasarnya tanaman porang dapat tumbuh pada jenis tanah apapun, tetapi jik menginginkan hasil yang terbaik, maka Anda perlu menyiapkan tanah yang subur dan gembur serta tidak digenangi air, kemudian pastikan tingkat keasaman tanah berada pada tingkatan Ph 6-7. Selain itu tanaman ini juga dapat beradaptasi pada semua jenis tanah dengan ketinggian 0 sampai 700 mdpl.

2. Kondisi Lingkungan

Karena tanaman ini biasanya tumbuh di bawah tanaman lain, jadi memang tanaman porang memerlukan adanya naungan agar dapat tumbuh dengan baik, adapun tingkat kerapatan pada naungannya adalah minimal 40%. Sedangkan untuk jenis pohon yang yang cocok untuk menjadi naungan tanaman porang adalah pohon jati, mahoni, dan pohon sono.

Baca Juga:  Berapa Gaji Karyawan BCA? Intip Bocorannya Hanya Di Sini!

3. Iklim atau Suhu

Sifat khusus yang dimiliki oleh tanaman porang adalah toleransi yang sangat tinggi terhadap tanaman yang menaunginya atau empat yang teduh, sehingga tanaman ini biasanya dapat tumbuh pada ketinggian 0-700 mdpl. Namun, ketinggian yang paling baik untuk cara budidaya porang adadalah dengan menanamnya pada ketinggian 100-600 mdpl.

Cara Membudidayakan Porang

Setelah mengetahui apa saja hal-hal yang harus diperhatikan agar tanaman porang dapat tumbuh dengan baik, kali ini akan membahas bagaimana cara budidaya porang agar tanaman ini dapat cepat panen. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Pengolahan Lahan Untuk Budidaya Porang

Memiliki lahan yang subur untuk melakukan budidaya tanaman merupakan salah satu hal penting dalam meningkatkan produktivitas dari tanaman porang itu sendiri. Oleh karena itu, agar lahan tanam terpenuhi kualitasnya dan menjadi lebih subur, diperlukan teknis yang tepat.

Seperti halnya budidaya ikan lele, budidaya porang memerlukan tempat yang tepat, untuk tanaman porang lahan yang tepat adalah di bawah naungan pohon besar, tetapi bisa juga dibudidayakan di lahan terbuka asalkan tetap diberikan naungan yang dapat berupa paranet, sehingga intensitas sinar matahari yang mengenai tanaman tidak berlebihan.

2. Memilih Bibit yang Cocok

Hal lainnya yang tidak kalah penting dalam budidaya porang adalah pemilihan bibit, sebb saat ini banyak sekali yag sudah menjual bibit maupun biji katak porang untuk dibudidayakan. Bibit porang bisa didapatkan dari bubil dan dari biji, di mana bubil umumnya tumbuh pada bagian pangkal daun.

Anda juga dapat melakukan pembibitan dengan menggunakan umbi porang. Selain itu, perkembangbiakan tanaman porang juga dapat dilakukan dengan dua cara yaitu vegetatif dan generatif.

3. Cara Menanam Bibit Porang

Jika memiliki bibit porang yang sudah siap tanam, Anda bisa langsung menanamnya pada lahan budidaya yang sudah disiapkan sebelumnya, ada baiknya jika menanam pada musim hujan karena tanaman ini paling baik ditanam ketika musim hujan.

Baca Juga:  5 Aplikasi Populer Untuk Jualan Pulsa Online 2023 All Operator

Adapun cara menanamnya adalah:

  • Masukkan bibit yang telah dipilih satu per satu ke lubang tanam dengan bakal tunas yang letaknya menghadap ke atas.
  • Setiap lubang isi dengan satu bibit porang, adapun jarak tanam antara tiap tanaman porang idealnya adalah 1 m x 1 m
  • Terakhir, tutup lubang tanam tersebut dengan tanah yang tebalnya 3 cm.

4. Cara Merawat Tanaman Porang

Setelah tanaman porang melewati masa tanam, Anda juga harus memperhatikan proses pertumbuhan tanaman tersebut dengan melakukan perawatan seperti melakukan penyiangan dan kendalikan hama serta penyakit yang ada pada tanaman porang.

5. Cara Melakukan Pemupukan pada Tanaman Porang

Dalam budidaya porang ketika melakukan pemupukan paling baik adalah denga menggunakan pupuk organik sebab pupuk organik telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen dan pertumbuhan tanaman porang bisa lebih optimal serta lahan lebih subur. Selain itu, pupuk organik juga berfungsi meningkatkan kualitas dan kuantitas panen tanaman porang.