Cara Investasi Saham Untuk Pemula Sebagai Aset Jangka Panjang

Cara Investasi Saham – Mengetahui informasi tentang cara investasi untuk pemula sekarang ini memang banyak sekali dicari. Semakin hari, banyak orang yang menggali informasi mengenai bagaimana cara membeli aset ini. Akan tetapi, banyak pula yang tidak mengetahui tentang jual belinya.

Saham merupakan instrumen investasi dan menjadi bukti atas kepemilikan suatu perusahaan. Atau, bisa juga dikatakan bukti penyertaan modal. Saham juga merupakan investasi yang punya resiko tinggi atau high risk.

Ketika berinvestasi saham, sebenarnya tidak punya syarat maupun ketentuan khusus. Artinya, siapapun yang sudah mempunyai kartu tanda penduduk bisa melakukannya. Jika anda merupakan investor pemula, jangan takut untuk membeli saham karena ada sejumlah cara yang bisa dilakukan dengan mudah.

Cara Investasi Saham Untuk Pemula Dengan Mudah

Saham memang sekarang ini semakin dikenal oleh masyarakat, seiring dengan perkembangan teknologi serta arus informasi yang gencar. Bagi Anda yang masih awam, ada beberapa cara investasi saham untuk pemula dengan mudah dan aman seperti berikut:

1. Menentukan Dahulu Perusahaan Sekuritas

Cara investasi saham untuk pemula yang pertama kali dilakukan, yaitu menentukan dimana perusahaan sekuritas untuk Anda bertransaksi saham.

Perusahaan sekuritas adalah perantara untuk aktivitas jual beli saham dan mereka juga akan membantu membuka rekening di bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam memilih perusahaan sekuritas, pastikan juga sudah terdaftar di bursa Efek Indonesia dan bisa dicek lewat website resmi otoritas bursa.

Baca Juga:  Rekomendasi Saham Dengan Deviden Terbesar Tahun 2022

2. Membuka Rekening Nasabah

Rekening dana nasabah atau RDN adalah rekening yang dipunyai investor dalam transaksi jual beli yang ada di pasar modal. Untuk membuka rekening dana nasabah ini adalah sejumlah tahapannya seperti berikut:

  • Siapkan dokumen atau berkas yang diperlukan. Ada beberapa yang harus dipersiapkan mulai dari KTP untuk warga negara Indonesia, KITAS dan Paspor untuk WNA, dan juga Nomor pokok wajib pajak (NPWP). Jika pemohon belum mempunyai NPWP misalnya pelajar, bisa juga melampirkan  milik orangtuanya. Jika pemohon merupakan ibu rumah tangga, bisa melampirkan NPWP suami. Persiapan juga fotokopi halaman depan buku tabungan dan materai 2 lembar. 
  • Selanjutnya, Anda bisa memilih sekuritas tempat ingin membuat rekening dan sekarang ini aja banyak bank sekuritas yang sudah diizinkan pemerintah dan diawasi OJK. 
  • Isilah formulir serta informasi yang diperlukan.
  • Berikutnya, Anda bisa menyetorkan deposit awal di Reksadana tersebut. Nilai setoran awal pada setiap bank sekuritas mungkin berbeda-beda dan umumnya dimulai dari Rp100.000 sampai Rp3.000.000.

3. Memilih Saham

Cara investasi saham untuk pemula selanjutnya, setelah anda mempunyai RDN, bisa memilih saham. Anda bisa juga memakai aplikasi sekuritas tersebut. Akan tetapi, sebelum memutuskan membeli saham dari perusahaan, pastikan sudah mempelajari bagaimana laporan keuangan serta hal lain yang berhubungan dengan kinerjanya.

Saham yang dipakai untuk investasi jangka panjang, harus dipikirkan secara baik. Pilih aset dari perusahaan yang punya nilai fundamental bagus.

Para pemula, cobalah untuk membeli saham blue chip atau yang sudah punya reputasi dan track record bagus. Jenis saham ini cenderung naik dari waktu ke waktu sehingga cocok untuk investasi jangka panjang. Kalau sudah cocok, bisa langsung membelinya. 

4. Memantau Pasar

Setelah anda melakukan step by step cara beli saham untuk pemula, berikutnya bisa memantau Bagaimana kondisi pasar. Anda tidak perlu memeriksa portofolionya setiap hari, namun cukup memantau saja dari berbagai media yang mengulas tentang harga saham. Anda bisa beli saat harganya turun, supaya ketika naik, memperoleh keuntungan lebih besar. 

Baca Juga:  Cara Menghitung Average Down Saham Agar Mendapatkan Untung Optimal

Cara Beli Saham Untuk Pemula Secara Online

Sekarang ini, dengan teknologi yang semakin berkembang, cara investasi saham untuk pemula semakin mudah. Bahkan, Anda bisa melakukannya hanya melalui smartphone saja. Ada banyak sekali aplikasi yang memberikan fasilitas untuk Anda membeli saham. Berikut sejumlah aplikasinya :

  • Ajaib

Ajaib merupakan platform jual beli saham yang dimiliki oleh Ajaib Group. Tidak hanya bisa jual beli saham saja, di sini juga Anda bisa membeli Reksadana atau instrumen lain. Di aplikasi, juga ada banyak informasi mengenai saham, berita, sampai rekomendasi produk apa saja yang bisa dibeli dan punya prospek bagus. 

  • IPOT

Ada juga IPOT sebagai tempat anda membeli saham secara online. Di sini, anda akan dimudahkan dengan pembelian minimum yang kecil bahkan tanpa harus melakukan deposito. Ini akan sangat memudahkan bagi para investor pemula. Aplikasi juga memberikan banyak fitur menarik dan ada layanan customer care yang dapat dihubungi lewat telegram. 

  • MOST

MOST yang merupakan singkatan dari Mandiri online stock trading adalah aplikasi jual beli saham yang dibuat oleh Mandiri sekuritas. Aplikasi ini hadir dan memiliki tampilan sederhana sehingga memudahkan para investor pemula yang ingin bertransaksi jual beli saham.

  • BIONS

BNI Sekuritas Innovative Trading System atau disingkat BIONS juga dapat menjadi salah satu alternatif aplikasi untuk membeli saham bagi para pemula secara cepat dan mudah. Keunggulan aplikasi ini, yaitu punya tampilan awal yang bersih serta mudah untuk digunakan. Namun ada juga kekurangannya, yaitu perlu modal awal yang cukup besar.

Tips Investasi Yang Aman Untuk Pemula

Setelah mengetahui bagaimana cara investasi saham untuk pemula baik itu datang ke kantor sekuritas maupun secara online, penting juga untuk mengetahui apa saja tips investasinya. Ini dilakukan supaya Anda tidak tergesa-gesa dan tetap terkendali ketika melakukan aktivitas jual maupun beli saham.

Baca Juga:  Mengetahui Seputar Pemilik Saham PT Mempunyai Tanggung Jawab Besar

Inilah beberapa tips tersebut:

  • Diversifikasi

Ketika anda memiliki sejumlah dana, jangan memasukkan semuanya ke dalam satu instrumen saham saja. Diversifikasi penting dilakukan untuk melindungi anda. Ini untuk mengantisipasi Jika nilai investasi salah satu saham turun, maka anda masih punya saham lain yang punya tren positif. Jadi, misalnya membutuhkan uang, bisa mencairkan terlebih dahulu instrument yang positif tersebut.

  • Menanamkan Komitmen Di Dalam Diri

Anda juga harus paham bahwa investasi saham hanya tentang kemahiran saja, tapi penting untuk menjaga semangat dan konsisten.

Sama halnya dengan menanam benih, Anda harus menyiramnya secara teratur supaya tumbuh menjadi tunas dan semakin besar. Menikmati hasil dari investasi saham tidak akan bisa dilakukan dalam hitungan waktu singkat, dan butuh kesabaran.

  • Pelajari Portofolio Terlebih Dahulu

Investasi saham bukanlah tentang spekulasi, jadi anda jangan asal memilih produk dan menebak saja. Sama seperti halnya membangun bisnis, Anda juga harus melakukan riset terlebih dahulu mengenai produk apa yang bagus di masa depan.

Kinerja sebuah perusahaan bisa kelihatan dari portofolionya di masa lalu. Jika memang secara portofolio dan grafik pertumbuhan unitnya bagus, maka tentu cocok dijadikan tempat investasi saham. 

Demikian informasi mengenai bagaimana cara investasi saham untuk pemula yang bisa anda lakukan. Sebagai salah satu cara membuat ruang bertumbuh, investasi saham harus dilakukan pada lokasi yang tepat supaya nanti memberikan hasil positif. Semoga bermanfaat !

 

Artikel Terkait