Cara Investasi di Reksadana, Investasi Aman Untuk Pemula

Cara investasi di reksadana mungkin kini menjadi pertanyaan bagi banyak orang, pasalnya kini tak sedikit orang yang mulai memikirkan tentang bagaimana caranya berinvestasi. Reksadana kini  dapat menjadi salah satu alternatif bagi mereka yang menginginkan untuk mulai belajar investasi.

Para pemula akan mendapatkan pengalaman investasi aman dan kelebihan lainnya yang akan mereka dapatkan dengan menggunakan reksadana.

Ternyata, ada beberapa cara investasi di reksadana yang perlu Anda pahami. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya!

Pahami Dulu Tentang Reksadana

Bagi pemula yang ingin berinvestasi di reksadana, pastinya penting untuk memahami terlebih dahulu mengenai reksadana itu sendiri sebelum belajar cara investasi di reksadana . Nah, sebenarnya apa itu reksadana? Dan bagaimana sistemnya? Berikut penjelasannya!

1. Pengertian Reksadana

Siapa yang akan menyangka jika reksadana merupakan istilah yang diambil dari bahasa Jawa Kuno? Ternyata reksadana diambil dari bahasa Jawa kuno yang memiliki arti yakni ‘Menjaga Dana’. Reksadana sendiri memiliki banyak jenis yang dapat investor pilih.

Dan Anda tak perlu khawatir, sebab reksadana sudah diawasi dan diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal. Karena itulah reksadana akan aman digunakan oleh para investor pemula yang ingin belajar mengenai investasi.

2. Sistem Reksadana

Bagi pemula pastinya merasa bingung lantaran belum mengetahui sistem yang terdapat di reksadana. Reksadana dalam masyarakat dikenal sebagai ‘Mutual Fund’ atau yang berarti dana kolektif.

Baca Juga:  Cara Investasi Reksa Dana untuk Pemula, Mudah!

Lebih mudahnya, reksadana merupakan tempat masyarakat untuk mengumpulkan dana kolektif yang nantinya akan dikelola dalam berbagai bentuk, seperti saham, deposito, hingga obligasi dan surat berharga lainnya yang sudah mendapatkan perizinan dari pihak Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Pahami Jenis Reksadana

Jika Anda sudah memahami mengenai pengertian serta cara kerja reksadana, maka cara investasi di reksadana berikutnya yakni memahami jenis reksadana. Reksadana sendiri memiliki beberapa jenis yang dapat Anda pilih, diantaranya yakni:

1. Reksadana Pasar Uang

Untuk pemula, jenis reksadana yang satu ini tergolong lebih aman. Nantinya, seluruh uang akan ditempatkan pada deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan pada obligasi. Reksadana yang satu ini, jatuh tempo selama kurang dari satu tahun. Namun dengan kelebihannya yang cenderung aman, nyatanya reksadana jenis ini memiliki keuntungan yang relatif kecil.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Jenis berikutnya yakni reksadana pendapatan tetap. Sistemnya yakni dana akan dialokasikan ke obligasi minimal sebesar 80%. Kelebihannya yakni keuntungan yang akan didapatkan juga akan tinggi yakni hingga lebih dari 10% per tahunnya.

3. Reksadana campuran 

Reksadana berikutnya yakni reksadana campuran. Pada reksadana jenis ini menggunakan peraturan yang terdapat pada jenis reksadana- reksadana sebelumnya. Namun reksadana jenis ini memiliki risiko yang tinggi, tetapi juga akan memberikan keuntungan yang mengagumkan jika berhasil.

4. Reksadana Proteksi

Jenis selanjutnya yakni reksadana proteksi. Sesuai namanya, reksadana jenis ini akan menempatkan sebagian dana dalam obligasi yang dapat memberikan perlindungan. Reksadana jenis ini memiliki risiko yang tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan reksa dana jenis saham dan campuran.

5. Reksadana Index

Reksadana jenis ini hampir serupa dengan reksadana saham. Hal ini lantaran instrumen yang  dapat diperjualbelikan di bursa yang disebut dengan ITF dan harganya pun juga dapat fluktuatif layaknya saham. 

Baca Juga:  Inilah Cara Investasi Saham di Bank BRI yang Tepat dan Benar

Langkah Dan Cara Investasi di Reksadana

Jika sejauh ini Anda sudah memantapkan diri untuk investasi di reksadana maka langkah berikutnya yakni menentukan reksadana yang sesuai dengan anda serta kondisi keuangan anda. Ada hal yang perlu diingat oleh investor pemula, yakni

“Semakin tinggi keuntungan yang ingin didapatkan, maka semakin tinggi pula risiko yang akan dihadapi. Tetapi jika ingin cara aman dengan risiko kecil, maka keuntungan yang didapatkan juga akan semakin kecil.”

Keputusan serta keberanian anda berinvestasi akan menentukan kesuksesan ataukah kehancuran pada investasi anda. Lantas bagaimana langkah yang benar sebagai cara investasi di reksadana, investasi yang aman untuk pemula? Berikut ulasannya!

  • Temukan Tujuan Investasi

Selanjutnya, jika Anda sudah mulai memahami pengertian, cara kerja hingga jenis reksadana, maka cara investasi selanjutnya yakni menemukan tujuan dari investasi. Anda harus memahami mengapa Anda berinvestasi, jenis reksadana apa yang akan Anda pilih dan mengapa Anda memilih reksadana untuk berinvestasi.

Hal ini penting untuk dilakukan terlebih ada banyak jenis reksadana. Anda harus memikirkan dengan benar dan juga berhati-hati dalam membuat keputusan. Reksadana memiliki lingkup yang cukup luas dan jika Anda sudah mengetahui tujuan investasi, hal itu akan memudahkan Anda dalam berinvestasi sebab langkah dan tujuan Anda sudah jelas. Bagaimana? Sudah menemukan tujuan investasi Anda?

  • Hitung Target Serta Biaya Yang Dibutuhkan

Setelah anda menemukan tujuan investasi, maka langkah berikutnya yakni menghitung target dan biaya yang dibutuhkan untuk investasi pertama anda.

Misalnya saja anda ingin membeli mobil seharga Rp.200 juta dalam waktu 2 tahun, maka anda dapat menentukan kisaran dana yang sudah tersedia saat ini sebelum anda menentukan jumlah biaya yang dibutuhkan dan target investasi anda. Jika sudah barulah anda dapat menentukan berapa yang harus anda investasikan dalam waktu 2 tahun.

  • Pahami Profil Risiko Anda

Jika dua tahap di atas sudah anda lakukan, maka cara investasi yang harus anda lakukan berikutnya yakni memahami profil risiko. Lalu apa yang dimaksud profil risiko?

Baca Juga:  Keuntungan Investasi di Bibit yang Harus Diketahui!

Profil risiko adalah gambaran diri yang ditunjukkan saat menghadapi risiko dari investasi yang telah dilakukan. Misalnya saja saat nilai aktiva bersih (NAB) mengalami penurunan hingga berwarna merah. Pada saat itulah profil risiko anda diuji. Apakah anda akan mengalami stres atau depresi? Hal tersebut relatif tergantung pada diri masing-masing orang. Karena itulah penting bagi anda mengetahui profil risiko investasi. 

  • Rutinlah Investasi Setiap Bulan

Cara terakhir yang harus anda lakukan adalah rutin berinvestasi setiap bulan. Anda dapat menyisihkan gaji bulanan anda untuk mulai berinvestasi mulai sekarang. Salah satu kunci kesuksesan dalam berinvestasi reksadana adalah dengan rutin berinvestasi setiap bulannya. Jumlah dana investasi dapat ditentukan sesuai dengan kemampuan anda.

Berapapun dana yang anda investasikan setiap bulannya akan menjadi salah satu persiapan masa depan anda di masa mendatang. Karena itulah, jadikan investasi sebagai prioritas saat gajian.

Itulah beberapa cara investasi di reksadana, investasi aman untuk pemula yang dapat anda coba. Pahami dengan benar mengenai reksadana dan tujuan anda untuk memilih berinvestasi di reksadana  mulai sekarang.

Pada dasarnya pilihan anda sebagai pemula untuk memilih reksadana adalah pilihan terbaik sebab reksadana aman digunakan karena sudah mendapatkan izin dan diawasi oleh OJK.

Namun satu hal yang perlu anda ingat sebelum melakukan investasi, yakni keputusan serta keberanian anda berinvestasi hari ini menentukan kesuksesan ataukah kehancuran di masa mendatang, karena itulah pikirkan dengan matang dan hati-hati dalam membuat keputusan.

 

Artikel Terkait