Jenis-jenis Investasi dan Penjelasannya Cocok Untuk Pemula

Jenis-jenis Investasi dan Penjelasannya – Investasi kian hari kian marak peminatnya lantaran sudah banyak orang yang menyadari jika investasi merupakan modal dan persiapan untuk masa depan maupun masa pensiun. Di era sekarang ini, sudah banyak jenis investasi yang berkembang di masyarakat.

Karena banyaknya jenis yang ada mungkin membuat investor pemula kebingungan harus memilih investasi yang mana. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab pada artikel ini akan dibahas mengenai jenis-jenis investasi dan penjelasannya.

Perlu Anda ketahui jika jenis investasi ini dapat secara bebas Anda pilih, semua tergantung pada Anda. Namun yang wajib Anda ingat sebelum memilih jenis investasi adalah Anda harus menyesuaikannya sesuai dengan tujuan investasi Anda. Tetapi bagi Anda yang masih bingung ragam jenis investasi, berikut penjelasannya!

Macam-Macam Jenis Investasi

1. Deposito

Jenis-jenis investasi dan penjelasannya yang pertama adalah deposito. Deposito sendiri merupakan produk investasi yang sudah disediakan oleh perbankan untuk para nasabahnya yang ingin mendapatkan manfaat lebih selain dengan menggunakan cara untuk membuka rekening tabungan.

Investasi dalam bentuk deposito sendiri dibagi menjadi dua macam, yakni sertifikat deposito dan deposito berjangka.

Deposito berjangka memiliki bunga yang cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan pada umumnya. Selain itu, deposito berjangka juga memiliki tanggal jatuh tempo yang jelas, yakni 3 hingga 12 bulan.

Meskipun keuntungan yang didapatkan dari investasi ini tidak sebesar investasi saham, reksadana dan emas. Namun yang perlu Anda pertimbangkan adalah deposito berjangka merupakan investasi yang kebal akan inflasi dan pastinya keamanannya sudah dijamin oleh pihak bank.

Intinya jika Anda menginginkan berinvestasi deposito berjangka dan ingin untung lebih besar, artinya Anda juga harus siap sebab semakin besar pula nominal dana yang perlu Anda persiapkan untuk dimasukan sebagai deposito.

Baca Juga:  Besaran Gaji UMR Luwu Timur

2. Saham

Perusahaan-perusahaan besar kelas nasional dan internasional banyak yang telah melakukan investasi dalam bentuk saham. Secara umum, saham merupakan bentuk lain dari aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Sebagai contoh, jika Anda mempunyai saham sebesar 50% dari sebuah perusahaan, maka bisa disimpulkan Anda mempunyai setengah dari total aset yang dimiliki perusahaan tersebut. Umumnya, saham dibuat dalam bentuk surat berharga untuk menunjukkan kepemilikan investor.

Namun disisi lain, meskipun saham akan memberikan keuntungan yang besar, saham juga memiliki risiko yang besar pula. Jika Anda ingin terjun untuk berinvestasi saham, maka Anda wajib untuk mempelajari dan memiliki analisa yang baik agar Anda mendapatkan keuntungan yang sesuai.

Jadi bagi Anda yang ingin terjun di  investasi saham namun tidak memiliki keberanian mengambil risiko yang tinggi, maka lebih baik ganti investasi lain saja.

3. Obligasi

Jenis-jenis investasi dan penjelasannya yang ketiga adalah obligasi. Obligasi umumnya dapat ditemui pada bisnis yang mengakomodasi jasa pinjaman modal. Manfaat yang akan didapatkan dari investasi obligasi cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan deposito, mengingat bunga yang ditawarkan pun lebih tinggi dari deposito.

Meskipun demikian, menginvestasikan modal finansial Anda pada obligasi memiliki cukup banyak resiko karena jika si peminjam modal mengalami bangkrut, maka kemungkinan besar utang modal yang Anda berikan tidak akan dibayarkan.Karena itulah Anda harus berhati-hati. 

Obligasi sendiri dikeluarkan oleh perusahaan ataupun instansi pemerintah yang digunakan sebagai bentuk peminjaman uang yang akan dibayarkan kembali dalam bentuk uang pokok dan bunga yang disebut dengan kupon.

Selain keuntungan dari kupon, obligasi cenderung memiliki nilai yang stabil. Sehingga investasi ini cocok sekali untuk pemula, namun perlu diingat jika jenis investasi harus disesuaikan dengan tujuan investasi Anda.

Baca Juga:  5 Investasi yang Paling Menguntungkan Untuk Pemula

4. Reksa dana

Reksa dana menjadi investasi yang sangat banyak peminat. Pada dasarnya, reksa dana sendiri merupakan tempat untuk menghimpun dana secara kolektif untuk kemudian akan dikelola oleh manajer investasi. Seluruh manfaat dari kegiatan ini nantinya akan dibagi rata kepada semua investor yang sudah bergabung.

Reksa dana sangat cocok untuk pemula karena kemudahannya dan lebih minim resiko. Modal yang perlu Anda keluarkan juga tidak terlalu banyak, sebab banyak perusahaan yang telah menyediakan investasi reksa dana dengan menawarkan modal awal dengan biaya yang sangat rendah yakni mulai dari Rp10.000 – Rp100.000 ribu saja. Bagaimana? Menarik bukan?

5. Emas

Sebagian masyarakat Indonesia sudah dari dulu menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas. Jika dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya, emas mempunyai manfaat yang lebih beragam. Pasalnya, selain dalam bentuk perhiasan, investasi ini juga dapat berupa emas murni hingga emas batangan.

Jika Anda perhatikan, dari tahun ke tahun nilai emas cenderung naik. Dan jika pun turun tidak terlalu jauh selisihnya. Emas masuk kedalam rekomendasi investasi yang menguntungkan lantaran investasi jenis ini termasuk kedalam investasi minim resiko sehingga cocok bagi pemula.

Investasi emas juga cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi jangka panjang, seperti persiapan dana pendidikan anak, persiapan dana haji dan persiapan dana pensiun.

6. Investasi Properti

Jenis-jenis investasi dan penjelasannya selanjutnya adalah investasi properti. Investasi properti termasuk dalam tipe investasi non riil sebab tidak melibatkan uang secara langsung, namun berupa bangunan seperti gedung, rumah, atau apartemen.

Investasi properti pun terus memiliki banyak peminat lantaran harga jual sebuah properti cenderung mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Namun investasi ini memerlukan modal yang tak sedikit. 

Perlu dipertimbangkan jika investasi properti ini juga dikenal sebagai investasi minim resiko dan terdapat jaminan keuntungan yang tinggi. Karena properti merupakan kebutuhan primer yang dicari banyak orang, rasanya tidak mungkin jika tidak ada properti yang tidak terjual. Bagaimana? Tertarik memulai investasi jenis ini?

Baca Juga:  Apa Saja Perbedaan Menabung Dan Investasi ?

Ragam Investasi Khusus

1. Investasi Berdasarkan Asetnya

Jika dilihat berdasarkan asetnya, aset riil ini merupakan investasi yang berwujud seperti sebuah properti. Sementara itu, aset finansial (financial asset) merupakan suatu dokumen klaim yang tidak langsung terhadap sebuah aktivitas riil yang diterbitkan oleh sekuritas tertentu.

2. Investasi Berdasarkan Sumber Pembiayaannya

Investasi jika berdasarkan sumber pembiayaannya dapat dibagi menjadi 2 bagian. Yakni investasi yang bersumber dari modal asing serta investasi dari modal dalam negeri.

3. Investasi Berdasarkan Pengaruhnya

Ada 2 macam investasi berdasarkan pengaruhnya yang banyak dipilih masyarakat. Yang pertama yakni investasi autonomous atau jenis investasi yang tidak dapat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan investor. Yang kedua yakni investasi included atau sebuah investasi yang dipengaruhi oleh adanya peningkatan permintaan barang atau jasa.

Itulah pembahasan mengenai jenis-jenis investasi dan penjelasannya yang wajib untuk Anda ketahui. Pada dasarnya, ragam jenis investasi dapat disesuaikan dengan tujuan investasi, jangka waktu investasi yang ingin Anda gunakan, dan disesuaikan dengan kondisi finansial Anda. 

Jangan mudah tergiur dengan ragam jenis investasi tanpa melakukan analisa dan pertimbangan mendalam. Jangan sampai keinginan investasi Anda untuk untung malah membuat Anda buntung. Jadi bagaimana? Jenis investasi mana yang akan Anda pilih?