Cara Memulai Investasi Saham, Ternyata Mudah!

Cara Memulai Investasi Saham – Saham kini mulai menjadi perhatian kaum millenial. Bukan jumlah yang sedikit,  kini banyak orang yang berlomba-lomba untuk menjadi investor saham. Mungkin hal ini lantaran banyaknya orang yang melirik potensi keuntungan yang bisa didapatkan di pasar modal.

Saham dapat menjadi investasi baik jangka pendek maupun jangka panjang yang sangat potensial, maka dari itu jika Anda tertarik untuk bermain saham maka Anda perlu memahami dengan benar bagaimana cara memulai investasi saham.

Cara Memulai Investasi Saham

Meski sedang tren sekarang dikalangan anak muda, nyatanya masih saja banyak orang yang takut untuk memulai investasi saham. Padahal, jika saja mereka memahami cara investasi saham yang benar sebenarnya tidak terlalu sulit. Penasaran bagaimana caranya? Berikut pembahasannya!

  • Pahami Terlebih Dahulu Apa Itu Investasi Saham

Cara pertama yang harus Anda lakukan adalah memahami mengenai apa itu investasi saham. Yang perlu dipahami disini adalah investasi seperti apa yang akan Anda jalankan, apakah jangka panjang atau jangka pendek, kenali juga risiko apa yang akan Anda dapatkan.

Anda juga harus bertekad untuk mengalokasikan sebagian waktu Anda untuk mempelajari lebih lanjut dan belajar cara analisa yang benar.

Pelajari terlebih dahulu mengenai dasar-dasar investasi saham, pahami juga mengenai istilah-istilah yang sering digunakan, dan juga asah kemampuan Anda dengan menggunakan beberapa akun trading yang sengaja disediakan untuk simulasi perdagangan di pasar saham, misalnya Stockbit.

Jadi sudahkah Anda menyisihkan sebagian waktu Anda untuk mempelajari tentang investasi saham?

  • Pilihlah Sekuritas yang Aman dan Terpercaya

Tak dapat dipungkiri jika saat ini terdapat banyak platform investasi saham online yang bisa ditemukan banyak di perusahaan sekuritas.

Baca Juga:  Macam-macam Investasi Jangka Panjang, Jaminan Untuk Masa Depan

Pastikan Anda telah memilih sekuritas terpercaya yang merupakan anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selanjutnya, telusuri juga rekam jejaknya agar Anda merasa aman dan nyaman dalam berinvestasi. 

Bukan itu saja, Pastikan Anda tidak asal memilih broker atau sekuritas, lantaran masing-masingnya memiliki biaya transaksi yang berbeda untuk pembelian dan penjualan saham. Semakin kecil biayanya, Anda akan semakin diuntungkan.

Namun belum tentu perusahaan sekuritas yang menerapkan tarif mahal itu buruk, sebab bisa saja pelayanannya lebih bagus dan aplikasinya lebih memuaskan. Pilih saja sekuritas yang tepat dan sesuai dengan yang Anda butuhkan dengan melihat track record yang ada.

  • Kenali Jenis Perusahaan Sekuritas Pilihan Anda

Cara memulai investasi saham berikutnya adalah kenali jenis perusahaan sekuritas pilihan Anda. Ini sangat penting dilakukan sebab Anda perlu mengetahui sepak terjang dari perusahaan sekuritas pilihan Anda.

Hal ini merupakan upaya untuk mengantisipasi perusahaan abal-abal atau mungkin saham yang mudah terpengaruh sosial politik sehingga nilainya mudah anjlok.

  • Beli Saham yang Anda Kenali

Belilah saham yang sudah Anda kenal dan ketahui. Anda perlu tahu siapa pemiliknya, bagaimana kredibilitas dan rekam jejaknya, serta prospek dan proyeksinya ke depan.

Untuk investor pemula, disarankan untuk membeli saham blue chip. Saham blue chip sendiri  merupakan saham perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, pemimpin pasar di industrinya, mencatat pendapatan yang stabil, misalnya saham BRI.

  • Perhatikan Kondisi Ekonomi Maupun Politik

Cara memulai investasi saham selanjutnya adalah memperhatikan kondisi ekonomi dan politik. Misalnya saja dalam faktor ekonomi. Menghindari untuk membeli saham saat harganya sedang turun memang tidak salah, namun juga tidak sepenuhnya benar.

Terdapat banyak sekali kasus dimana investor membeli harga saham saat turun, lalu dijual kemudian saat harganya kembali naik jadi normal atau tinggi, sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat.

Baca Juga:  1 Lot Saham Berapa Lembar? Berikut Penjelasan Selengkapnya!

Akan tetapi Anda tidak bisa mengaplikasikan cara investasi saham ini ke setiap semua saham yang harganya sedang turun, tetap gunakan analisa yang baik dan bijaklah dalam mengambil keputusan. Sebab membeli saham saat harga turun ada 2 kemungkinan, yakni untung, atau malah rugi jika nilai saham tidak kembali naik.

Selanjutnya faktor politik, faktor politik sendiri memiliki pengaruh terhadap nilai saham meskipun tidak terlalu signifikan. Namun Anda tetap harus mempertimbangkannya terlebih dahulu untuk setiap keputusan Anda.

  • Membeli Saham Blue Chip

Saham blue chip menjadi salah satu jenis saham yang populer dan cocok untuk pemula sebab relatif tahan goncangan. Maka dari itu saham ini cocok untuk para investor yang takut dengan harga saham yang tiba-tiba anjlok karena berbagai macam faktor.

Walau tidak dapat menutup kemungkinan jika saham blue chip dapat mengalami penurunan, namun sangat kecil untuk sampai bisa sangat anjlok dan rugi besar. Di Indonesia terdapat beberapa saham blue chip yang aman dan minim resiko seperti saham BCA (BBCA), Unilever Indonesia (UNVR), BRI (BBRI), dan Indofood (INDF).

  • Pelajari Cara Membaca Grafik Saham

Cara memulai investasi saham selanjutnya adalah pelajari cara membaca grafik saham. Tak hanya belajar analisis fundamental, seperti membaca laporan keuangan, Anda juga wajib mempelajari analisis teknikal, misalnya saja membaca grafik saham.

Anda harus belajar menggunakan pergerakan saham yang ada secara berkala, termasuk harga dan fluktuasi, serta informasi titik tertinggi dan terendah saham.

Hal ini bertujuan agar Anda dapat menentukan keputusan tepat apa yang akan Anda ambil. Apakah harus menjual, membeli dan keputusan lainnya.

  • Manfaatkan Saham dengan PER Rendah

Sebagai pemula dapat mencoba untuk memanfaatkan saham dengan PER rendah. Price to Earning Ratio atau rasio PE (PER) merupakan sebuah alat penghitungan harga saham suatu perusahaan jika dibandingkan dengan nilai keuntungan tahunan perusahaan. Saham jenis ini mempunyai laba per saham yang cenderung relatif tinggi jika dibandingkan dengan  harga sahamnya.

  • Pantau Harga Saham

Investasi saham menjadi investasi yang memiliki berisiko tinggi. Itu karena harga saham memiliki terlalu fluktuatif lantaran pergerakannya naik turunnya sangat cepat.

Baca Juga:  Yuk Intip Jenis-Jenis Investasi dan Penjelasannya yang Perlu Anda Tahu!

Jika Anda kurang memahami tentang investasi saham, cara jual beli saham, dan tidak menguasai pengelolaan serta resikonya secara tepat, maka Anda dapat mengalami rugi besar. Jadi, harus selalu memantau pergerakan harga saham secara berkala.

  • Konsisten dan Jangan Mudah Menyerah

Salh satu kunci keberhasilan dari berinvestasi saham yakni konsisten dan sabar. Tetaplah optimis, pantang menyerah, dan jangan takut dalam mengambil risiko. Jangan terburu-buru merasa takut akan risiko gagal atau ingin cepat kaya, tetap jalankan mindset tersebut meskipun kamu belum memulainya.

Itulah pembahasan mengenai cara memulai investasi saham yang benar untuk para investor pemula. Kunci sukses investasi saham yang perlu diketahui investor adalah pelajari secara mendalam dan lakukan analisis yang tepat, jangan pernah ragu dalam mengambil risiko namun harus disertai dengan keputusan yang bijak, dan kunci terakhir adalah konsisten dalam menjalaninya. 

Jika Anda sudah melakukan hal-hal diatas maka kesuksesan investasi saham akan menghampiri Anda. Namun Anda juga harus tetap berhati-hati sebab disamping investasi saham memiliki keuntungan yang besar, investasi saham juga memiliki risiko yang besar pula. Jadi bagaimana? Sudahkah Anda melakukan cara diatas untuk mulai berinvestasi saham?