5 Aplikasi Investasi yang Terdaftar di OJK dan Tips Memilihnya

Investasi yang Terdaftar di OJK – Saat ini adanya perkembangan teknologi membuat investasi lebih mudah dan aman dari tahun sebelumnya. Bahkan, sudah banyak perusahaan emiten yang menciptakan platform investasi terbaik. Lantas apa saja, aplikasi investasi yang terdaftar di OJK?

Instrumen investasi memang sangat beragam seperti, reksadana, saham, emas,  P2P lending, crypto, dan banyak lagi. Namun, pemilihan instrumen investasi ini harus sesuai dengan tujuan awal dari investasi tersebut.

5 Aplikasi Investasi yang Terdaftar di OJK

Di Indonesia terdapat sebuah lembaga yang mengawasi jasa keuangan di sektor Perbankan, IKNB, Pasar Modal (Investasi), yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebelum berinvestasi, investor harus memastikan terlebih dahulu aplikasi investasi sudah diawasi oleh OJK.

Hal ini berguna untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana penipuan investasi. Saat ini sudah ada beberapa aplikasi yang terdaftar dan diawasi OJK. Namun, masih ada beberapa aplikasi investasi yang tidak diawasi dan terdaftar OJK. Berikut 5 aplikasi investasi yang sudah terdaftar di OJK.

  • Stockbit

Stockbit merupakan salah satu aplikasi investasi yang terdaftar oleh OJK di bidang saham yang. Keunggulan Stockbit, mempunyai forum diskusi dalam investasi saham. Jadi para nasabah bisa memberikan analisanya secara pribadi dan rekomendasi saham yang akan dibeli.

Selain itu, nasabah juga akan mendapatkan 3 manfaat yaitu analisis saham, diskusi saham, dan transaksi saham. Ketiga manfaat ini bisa Anda nikmati saat sudah terdaftar pada aplikasi Stockbit.

Cara mendaftar aplikasi Stockbit bisa dengan melakukan registrasi via website atau aplikasinya yang sudah tersedia di Google Play Store dan App Store.

Baca Juga:  Besaran Gaji UMR Konawe

Selanjutnya, Anda bisa mengisi formulir, tunggu proses pembukaan rekening saham sekitar 1 hari kerja. Fee yang akan dibebankan oleh nasabah sekitar fee beli 0,043% dan fee jual 0,143%. 

  • Ajaib

Ajaib merupakan salah satu aplikasi investasi yang terdaftar oleh OJK berkembang pesat, di mana diciptakan oleh PT Takjub Teknologi Indonesia serta PT Ajaib Sekuritas Asia. 

Aplikasi Ajaib memberikan dua instrumen investasi yakni reksadana dan saham. Hal ini bertujuan agar para investor pemula yang ingin berinvestasi reksadana dan saham lebih paham dengan fiturnya. 

Ajaib dikenal sebagai aplikasi investasi untuk para pelajar, karena persyaratannya bisa dipenuhi oleh pelajar maupun mahasiswa. 

Cara mendaftarnya dimulai dengan menginstall Aplikasi Ajaib Play Store dan App Store. Selanjutnya, lakukan registrasi pendaftaran setelah selesai akan diproses selama 3 jam kerja. 

Fee yang akan dikenakan nasabah saat bertransaksi di Ajaib untuk fee beli 0,15% dan fee jual 0,25%. Biaya paling murah dibandingkan dengan sekuritas lain di tanah air. Apalagi minimal investasi di Ajaib mulai dari Rp. 10.000.

  • KoinWorks

KoinWorks merupakan salah satu aplikasi P2P Lending yang diawasi langsung oleh OJK. P2P Lending merupakan pemberian dana pinjaman kepada individu maupun bisnis secara online

KoinWorks termasuk pioneer financial online pertama yang telah menyediakan solusi keuangan via online.

Produk investasi yang tersedia oleh KoinWorks berupa, Koin P2P, KoinBond, Koin Bisnis, KiRobo, KoinGold, dan KoinGaji. Modal yang diperlukan untuk sangat terjangkau dari Rp. 100.000. 

Bagi Anda yang ingin mendaftar di KoinWorks sebagai baik pinjam atau pendanaan melalui website www.koinworks.com atau aplikasi di smartphone.

Selanjutnya, isi semua data diri sebagai verifikasi akun. Anda akan menerima konfirmasi dari KoinWorks melalui email.

  • Investree

Investree merupakan perusahaan investasi yang terdaftar di OJK sudah lama dikembangkan oleh PT Investree Radhika Jaya. Investree termasuk aplikasi P2P Lending yang ada di Indonesia.

Baca Juga:  Hal – Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Surat Lamaran Kerja

Aplikasi ini berguna untuk mempertemukan antara peminjam dengan pendana hanya dalam satu tempat. Jadi orang yang meminjamkan dana akan mendapatkan bunga tergantung dari besar dana dan tidak dikenakan biaya apapun dari pihak Investree.

Cara untuk mengajukan pinjaman di Investree dimulai dari pengajuan pinjaman, proses verifikasi, persetujuan pencairan pinjaman, dan pembayaran tepat waktu oleh peminjam.

Sedangkan, untuk menjadi pendana mulai dari penelusuran permintaan pinjaman, analisis informasi, penentuan besar pinjaman yang dipilih, dan menerima hasil pengembalian dana serta bunga.

  • Modalku

Modalku merupakan platform pendanaan secara online yang ada di Indonesia. Modalku termasuk penghubung bagi UMKM yang produktif dengan pendana hanya dalam satu aplikasi. 

Platform ini sudah berkembang di empat negara seperti Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Thailand. Aplikasi Modalku sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK di Indonesia.

Besar pinjaman yang diberikan Modalku mulai dari Rp. 3 juta-Rp. 2 miliar dengan tempo 12 bulan.

Cara kerja Modalku sangat sederhana, mulai dari UMKM mendaftar dan mengajukan pinjaman, melakukan verifikasi data, Dana dikumpulkan melalui proses urun dana, dan UMKM menerima pinjaman setelah proses tersebut.

Wilayah yang bisa mengajukan pinjaman meliputi wilayah Medan, Jawa, Batam, Makassar, Palembang, dan Bali. Namun, kedepannya Modalku akan memperluas jangkauannya sampai seluruh Indonesia.

Tips memilih investasi yang Aman

Saat ini berinvestasi sudah bisa melalui aplikasi yang mempunyai portofolio seperti reksadana, saham, obligasi, sampai surat berharga negara (SBN).

Namun, saat berinvestasi harus memperhatikan berbagai macam aspek untuk menghindari terjadinya penipuan. Berikut ini sudah ada beberapa tips untuk memilih investasi yang aman.

  • Pahami Risiko Investasi

Sebelum berinvestasi Anda harus kenal “high risk, and high return”. Istilah ini mengandung makna bahwa investasi akan memberikan keuntungan yang besar dengan risiko yang besar.

Baca Juga:  Memilih Platform Exchange Crypto Terbaik Di Dunia

Oleh karena itu, dalam berinvestasi harus disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan Anda. Selain itu, profil risiko juga harus diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan finansial Anda.

Setiap produk atau instrumen investasi mempunyai risiko yang berbeda-beda. Contohnya harga saham sangat fluktuatif sedangkan reksadana harga lebih stabil.

  • Melihat Perizinan dan Lisensi dari Perusahaan Sekuritas

Pengecekan perizinan dari perusahaan sekuritas juga harus dilakukan sebelum Anda berinvestasi. Umumnya, perizinan kegiatan keuangan di Indonesia hanya dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Oleh karena itu, harus melakukan cek secara cermat melalui website perusahaan sekuritas atau sistem OJK. Tujuan pengecekan agar memastikan dana yang diinvestasikan ke perusahaan sekuritas lebih aman.

Itu saja beberapa aplikasi investasi yang terdaftar di OJK jika Anda ingin memulai investasi. Semoga dari informasi ini bisa menambah wawasan untuk Anda yang ingin berinvestasi.

FAQ

Manakah aplikasi yang membebankan fee jual dan fee beli terendah?

Saat ini aplikasi investasi yang membebankan biaya transaksi jual dan beli terendah adalah Ajaib. Besaran biaya transaksi di Ajaib sekitar fee jual 0,25% dan  fee beli 0,15%. Biaya ini lebih murah dari aplikasi investasi lainnya di tanah air.

Bagaimana proses pendaftaran belum memiliki NPWP?

Persyaratan NPWP biasanya hanya bersifat opsional, jadi tidak wajib diisi pada bagian tersebut. Beda halnya, jika seseorang sudah terdaftar sebagai wajib pajak maka harus meletakkan nomor NPWP yang dimiliki.