Informasi Tentang Dokter Bedah Dan Gaji Dokter Bedah

Gaji Dokter Bedah – Salah satu profesi Dokter yang kerap ditemui dan mungkin Anda sudah pernah berada di dalam polinya adalah Dokter Bedah. Banyak pertanyaan muncul seperti berapa gaji dokter bedah? dan apa saja yang harus dilakukan untuk menjadi dokter bedah?

Apabila Anda merasa tertarik untuk melanjutkan pendidikan menjadi spesialis, atau Anda yang sedang mencari jurusan kuliah setelah lulus SMA, Frequently Asked Questions tentang dokter bedah di bawah ini dapat menjawab rasa penasaran Anda!

Cara Menjadi Dokter Bedah

Cara menjadi Dokter Bedah merupakan Cara yang sama untuk menjadi dokter Spesialis. Selain memikirkan gaji dokter bedah, tentu saja keinginan dari dalam diri menjadi faktor penting untuk memilih profesi sebagai dokter bedah. Anda harus mengetahui syarat-syarat untuk menjadi Dokter Spesialis terlebih dahulu karena syarat yang diberikan untuk mengambil spesialis bedah sama dengan spesialis lainnya.

Setelah menyelesaikan Dokter Umum, hal ini tidak menjamin jalan untuk mengambil spesialis langsung mudah dan bisa dilakukan oleh dokter umum mana saja. Setelah beberapa tahap Anda lalui Anda harus lulus dalam pendidikan Dokter Spesialis. Pendidikan Spesialis bisa Anda dapatkan di beberapa universitas di Indonesia seperti FK Unsyiah (Aceh), FK Unand (Padang), FK Udayana (Bali), FK Unsri (Palembang), FK UB (Malang), FK Unsrat, FK USU (Medan), FK UI (Depok), FK Unpad, FK UGM, dan beberapa universitas besar lainnya yang memiliki Fakultas Kedokteran.

Baca Juga:  10 Ide Bisnis Online Terbaik Untuk Pelajar Dan Pemula

Anda harus bisa lulus ujian masuk Spesialis dan menyelesaikan pendidikan dengan memenuhi kewajiban sebagai Peserta PDDS yaitu Pendidikan dan Penelitian dan Pelayanan Medik atau Pengabdian Masyarakat. Spesialis Dokter Bedah membutuhkan waktu studi muali 4 hingga 6 tahun tergantung dengan bidang yang Anda ambil.

Tahapan Menjadi Dokter Bedah

Pertanyaan yang kerap ditanyakan ini adalah tentang tahapan apa saja yang harus dilalui untuk bisa menjadi Dokter Bedah. Berikut adalah tahapan yang harus dihadapi:

Pendidikan Akademik di Prodi Pendidikan Dokter

Tahap pertama Anda harus lolos dan berhasil masuk di Prodi Pendidikan Dokter di Universitas. Setelah itu Anda akan melalui tahapan Pendidikan Kedokteran selama 2 semester di awal dan Pendidikan Kompetensi Klinik pada 5 semester sisanya. Tahap ini membuat Anda mempelajari banyak teori dan praktik di dunia medis. Ketika kamu berhasil melalui semua tahap di Pendidikan Akademik, kamu akan mendapatkan gelar S.Ked.

Pendidikan Profesi (Co-Ass)

Tahapan selanjutnya adalah Pendidikan Profesi atau yang kerap disebut dengan Coass. Anda akan berhubungan langsung dengan pasien yang ada di rumah sakit dan mempelajari semua keahlian yang harus dimiliki oleh dokter seperti mengambil darah, menyuntik, dan menjadi asisten ketika operasi. Anda harus bisa mengatur waktu di tahap ini karena ada banyak sekali hal baru di depan Anda.

Ujian Sertifikasi

Setelah Coass selesai Anda akan mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Kedokteran atau UKMPPD. Ujian ini merupakan Ujian resmi dari Kemenristekdikti dan Instansi kesehatan lainnya. Anda akan melewati Ujian CBT dan OSCE, CBT adalah tes tulis dan OSCE berisi ujian praktik. Apabila Anda lulus, Anda akan mendapat gelar ‘dr’.

Internship

Masih ada tahap Internship atau Magang selama 1 tahun yang akan membuat Anda mendapat banyak sekali bimbingan dari Dokter Senior, tetapi bedanya disini Anda sudah memiliki jam kerja sebagai dokter umum sendiri. Setelah tahap ini selesai Anda akan mendapat STR (Surat Tanda Registrasi) yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dalam Support Dan Resistance Saham Dalam Dunia Investasi

Pendidikan Spesialis Ilmu Bedah

Setelah 4 tahapan di atas sudah Anda lalui, Anda bisa mendaftar untuk Spesialis Bedah di Universitas dan menjadi mahasiswa yang akan belajar hal-hal pada bidang Spesialis Anda.

Tentu saja ada ujian masuk untuk menjadi Dokter Spesialis, dan hal ini harus disiapkan lebih matang karena Anda akan menerima banyak sekali ilmu baru yang jauh lebih dalam dan rumit dibandingkan ketika belajar di Pendidikan Dokter. Setelah semua tahapan ini, pertanyaan berapa gaji dokter bedah adalah hal yang sangat umum.

Tugas Dokter Bedah

Tugas Dokter Bedah adalah melakukan konsultasi dan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang penyakit. Lalu Dokter Bedah juga melakukan pemeriksaan fisik terhadap kondisi tertentu. Setelah ditemukan adanya hal-hal yang harus diperiksa lebih dalam akan Ada diagnosis penyakit yang sudah dilakukan dengan pemeriksaan fisik sebelumnya. Dokter Bedah juga memiliki tugas untuk melakukan Biopsi atau lebih mudahnya adalah pengambilan sampel jaringan, seperti pada tumor dan yang lainnya.

Dokter bedah juga harus memberikan terapi yang dalam bentuk Bedah Kecil (Operasi Kecil) ataupun invasif minimal dengan penanggulangan dalam komplikasinya. Pembedahan pada usus buntu, Bedah emergensi, dan pembuatan Akses untuk Cuci Darah dari Pembuluh Darah atau rongga perut juga menjadi tugas dokter Bedah.

FAQ Dokter Bedah

FAQ 1: Berapa Gaji Dokter Bedah Di Indonesia?

Gaji Dokter Bedah di Indonesia tentu saja didasari oleh faktor durasi bekerja, kemampuan yang dimiliki, pengalaman, hingga Rumah Sakit dimana praktik Bedah dilaksanakan. Gaji yang didapatkan oleh Dokter bedah mulai dari 25 hingga 45 juta untuk jadwal yang tidak begitu padat. Apabila dokter Spesialis Bedah melakukan banyak praktik dan juga jam kerja yang semakin bertambah, pendapatan ini bisa semakin meningkatkan.

Baca Juga:  Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Investasi

Dokter bedah merupakan salah satu Profesi Dokter yang memiliki penghasilan tinggi karena risiko pekerjaan yang sangat besar pula. Sebagai dokter bedah, dipanggil kapan saja harus menjadi hal yang sangat lumrah dan siap melakukan tugasnya.

FAQ 2: Apakah Ada Klasifikasi Dokter Bedah?

Klasifikasi ini disebut dengan Sub Spesialis, dan ada beberapa Sub Spesialis Bedah yang ada di Indonesia. Sub Spesialis tersebut adalah Bedah Anak, Bedah Saraf, Bedah Onkologi, Bedah Digestif, Bedah Payudara, Bedah Mulut, Bedah Ortopedi, Bedah Endokrin, Bedah Ginekologi, Bedah Pembuluh Darah, Pencangkokan Organ, Dan Traumatologi.

FAQ 3: Apa Gelar Dokter Bedah?

Selain Gaji Dokter Bedah, hal yang juga banyak ditanyakan adalah Gelar dari Dokter Bedah. Spesialis Bedah Umum akan mendapat Gelar Sp.B, Spesialis Bedah anak dengan Gelar Sp.BA, Sp.OT untuk Spesialis Bedah Ortopedi, Spesialis Bedah Onkologi dengan gelar SP.B.Onk, dan gelar Spesialis Bedah lainnya yang mengikuti Sub Spesialis yang diambil dokter tersebut.

Menjadi Dokter merupakan cita-cita banyak orang, tetapi hanya yang tetap konsisten dan menikmati setiap prosesnya yang bisa bertahan hingga akhir. Melanjutkan pendidikan Spesialis juga bukan hal yang mudah karena banyak sekali hal yang harus diimbangi dan dipelajari dalam waktu bersamaan.

Mulai dari Cara menjadi dokter Bedah, Tahapan apa saja yang harus dilalui, dan juga pertanyaan yang kerap menjadi pertimbangan seperti gaji dokter bedah, sub spesialis, dan gelar dokter bedah tersebut. Hal yang panjang ini akan sangat sepadan dengan pengalaman, totalitas yang Anda berikan kepada masyarakat, dan juga bisa menjawab pertanyaan berapa gaji dokter bedah.