Perhitungan Pengajuan KTA Paling Ideal

Perhitungan pengajuan KTA – Kredit Tanpa Agunan yang ditawarkan perbankan memiliki perhitungan yang berbeda. Hal ini biasanya disesuaikan dengan kebijakan bank. Hal yang paling penting adalah calon nasabah harus menyesuaikan pinjaman dengan kemampuan bayar yang dimiliki. Tentu saja perhitungan bunga hingga total dana pinjaman harus ditentukan dengan sangat baik. Biasanya semakin besar nilai pinjaman maka nominal angsuran yang harus dibayarkan juga akan lebih tinggi lagi. Setiap perbankan menerapkan perhitungan bunga yang berbeda. Cobalah lakukan perbandingan dari setiap penawaran yang tersedia. Ini akan membantu calon nasabah untuk mendapatkan pembiayaan paling efisien. Perhitungan pengajuan KTA sebenarnya membantu calon nasabah untuk menentukan pengelolaan dana lebih maksimal.

Perhitungan pengajuan KTA yang wajib dipahami

Sebenarnya perhitungan pengajuan KTA akan membantu banyak calon nasabah dalam menentukan pilihan penawaran produk paling efisien. Apalagi hal ini juga berkaitan dengan nilai pengajuan yang sangat dibutuhkan. Perhitungan nilai pinjaman menjadi bagian penting dalam mempengaruhi tagihan. Bahkan, setiap bank memiliki penilaian pada kemampuan bayar dari calon nasabah. Semakin baik penilaian maka nominal pinjaman dan pembiayaan akan semakin besar juga. Perlu diingat bahwa seluruh calon nasabah wajib untuk melakukan pembayaran tepat waktu. Ini membuat perhitungan sebelum melakukan pengajuan juga harus dilakukan dengan sangat baik untuk terhindar dari kondisi gagal bayar. Berikut ini ada beberapa perhitungan pengajuan KTA yang bisa diterapkan seperti:

1. Nominal pinjaman

Salah satu perhitungan pengajuan KTA yang wajib untuk dilakukan adalah penawaran nominal pinjaman. Cobalah untuk memilih produk pinjaman dengan nominal pembiayaan yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan untuk memberikan nilai keuntungan besar. Selain itu, calon nasabah juga bisa memaksimalkan nominal pinjaman dengan sangat baik dan efisien. Pastikan bahwa calon nasabah memiliki kemampuan bayar yang lebih baik sehingga seluruh tagihan setiap bulan bisa dibayarkan sesuai dengan kesepakatan. Persetujuan nilai pinjaman maksimal biasanya dilakukan dengan memperhitungkan seluruh kebijakan dari bank. Selalu gunakan nilai pinjaman maksimal untuk kegiatan produktif.

Baca Juga:  Persiapan Pengajuan KTA yang Wajib Dilakukan

2. Persentase penghasilan tetap

Hitung kembali seluruh penghasilan tetap yang dimiliki calon nasabah. Sebaiknya terapkan pengajuan pinjaman sekitar 50 persen dari penghasilan tetap dari total per tahun. Perhitungan ini memang sangat ideal untuk memudahkan proses pembayaran tagihan. Apalagi hal ini membantu nasabah yang sudah mendapatkan pembiayaan bisa melunasi tagihan tepat waktu tanpa adanya denda sama sekali. Bila nasabah mengalami kendala dalam pembayaran maka hal itu akan memberikan dampak yang sangat buruk dalam jangka panjang. Ini juga memberikan penilaian kemampuan bayar yang rendah dari bank.

3. Bunga yang berlaku

Tentu saja calon nasabah juga harus memperhitungkan bunga yang berlaku. Setiap produk pembiayaan KTA memiliki penawaran bunga yang berlaku. Apalagi nilai bunga yang tinggi tentu saja akan membuat nasabah mengalami kesulitan untuk melakukan pembayaran tagihan. Hal yang paling penting adalah gunakan fitur simulasi kredit bila diberikan. Fitur ini juga membantu calon nasabah untuk mendapatkan perhitungan paling sesuai dengan bunga yang berlaku. Perlu diingat untuk selalu menghindari nilai bunga yang terlalu tinggi. Selain itu, durasi pinjaman juga akan mempengaruhi nominal bunga KTA.

4. Nilai transaksi setiap bulan di rekening

Cobalah untuk selalu memeriksa mutasi atau pembukuan dari nilai transaksi yang dilakukan melalui rekening tabungan. Banyak bank yang menjadikan rekening koran selama 3 bulan terakhir sebagai persyaratan dokumen tambahan. Bank akan memberikan penilaian terhadap kemampuan bayar dari nilai transaksi. Semakin sering melakukan transaksi melalui rekening maka itu membuat peluang pengajuan KTA semakin besar diterima. Perhitungan ini melibatkan jumlah pemasukan dan pengeluaran selama satu bulan secara rutin. Bila pemasukan lebih besar dari pengeluaran maka bank akan memberikan kemudahan pinjaman.

5. Masa pinjaman

Perhitungan lain yang harus dilakukan adalah masa pinjaman atau tenor. Durasi pinjaman memberikan pengaruh terhadap nilai tagihan dan kemampuan bayar yang dibutuhkan. Selain itu, KTA memang memiliki durasi pinjaman yang lebih singkat dibandingkan dengan Multiguna. Ini yang membuat calon nasabah harus membandingkan masing-masing penawaran durasi pinjaman. Cobalah untuk memilih tenor yang lebih lama sehingga memberikan kesempatan pembayaran tagihan yang lebih efektif.

Baca Juga:  Keuntungan Mengajukan KTA yang Perlu Dipertimbangkan

Pengajuan KTA agar cepat diterima

Masing-masing bank memiliki persyaratan untuk pengajuan KTA. Tentu saja persyaratan yang diberikan akan berbeda. Namun, perlu diingat bahwa persyaratan yang dilengkapi juga akan membutuhkan banyak dokumen penting. Selain itu, kemampuan bayar yang dimiliki dari calon nasabah juga menjadi pertimbangan penting. Ini berkaitan dengan penghasilan tetap atau omset dari bisnis yang dimiliki. Cobalah untuk melakukan beberapa hal tambahan yang membuat pengajuan KTA semakin dimudahkan. Cara yang diterapkan memang berkaitan langsung pada penilaian hingga skor kredit. Berikut ini ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan agar pengajuan KTA cepat diterima seperti:

1. Tingkatkan transaksi rekening

Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan meningkatkan transaksi rekening bank. Cara ini tidak hanya dilakukan dengan deposit atau menabung di bank. Namun, calon nasabah juga harus melakukan transaksi pembelian atau pembayaran dari rekening yang sama. Semakin aktif kegiatan transaksi deposit dan pembayaran maka hal itu membuat bank memberikan penilaian yang sangat baik. Pastikan juga deposit untuk rekening itu adalah penghasilan tetap setiap bulan.

2. Pastikan skor kredit rendah

Calon nasabah harus melakukan pengecekan skor kredit secara berkala dari OJK. Hal ini dilakukan dengan meminta SLIK dari kantor OJK langsung. Rincian itu akan memberikan keterangan tentang skor kredit yang dimiliki. Bila skor kredit rendah maka calon nasabah tidak memiliki tanggungan pembiayaan lainnya. Hal ini akan membuat bank lebih mudah memberikan pinjaman melalui produk KTA. Bank memiliki sistem yang terintegrasi secara langsung dengan OJK.

3. Lunasi pembayaran kartu kredit

Cara lain yang paling penting adalah dengan melunasi tagihan kartu kredit tepat waktu. Ini menjadi bukti bahwa calon nasabah memiliki kemampuan bayar yang baik dari pembiayaan. Hindari pembayaran minimum kartu kredit karena hal itu justru akan membuat pengajuan KTA membutuhkan proses verifikasi yang cukup lama.

Baca Juga:  Besaran Gaji Dokter Spesialis Kandungan Di Tanah Air

Pertanyaan yang paling sering ditanyakan

Berapa maksimal pinjaman KTA?
Seluruh perbankan yang memiliki penawaran KTA memiliki penawaran nominal pinjaman yang berbeda. Produk pembiayaan ini juga bisa memberikan pinjaman sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Calon nasabah bisa saja mendapatkan pengajuan pinjaman hingga 50 juta.
Apakah harus menyertakan eKTP?
Tentu saja calon nasabah wajib menyertakan dokumen identitas seperti eKTP kepada bank. Hal yang paling penting adalah data dari eKTP sesuai dengan domisili. Selain itu, dokumen identitas lain yang berkaitan dengan data diri harus benar dan tidak manipulatif.
Berapa denda keterlambatan KTA?
Masing-masing bank memiliki kebijakan perhitungan terhadap denda pembayaran tagihan KTA. Biasanya denda ini tidak akan melebihi dari nilai total bunga yang berlaku. Namun, setiap nasabah wajib melakukan pembayaran dengan batas waktu tambahan yang diberikan.
Bagaimana cara mengetahui skor kredit?
Calon nasabah bisa langsung mengajukan kepada OJK untuk mendapatkan SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan. Rincian laporan ini akan berisi seluruh laporan skor kredit hingga tagihan yang sudah atau belum dibayarkan.
Apa pengajuan KTA bisa dengan kartu kredit?
Beberapa bank biasanya memberikan kemudahan pengajuan KTA dengan rincian laporan kartu kredit. Ini menjadi penilaian penting dari bank untuk mendapatkan nominal transaksi setiap bulan hingga kemampuan bayar.

Penutup

Perhitungan pengajuan KTA memang melibatkan beberapa elemen penting. Calon nasabah harus bisa melakukan perhitungan terhadap nominal bunga hingga tagihan yang harus dibayarkan tepat waktu. Perlu diingat bahwa pembiayaan dari KTA juga mempengaruhi skor kredit dari SLIK OJK. Pastikan untuk memahami seluruh ketentuan dan kebijakan yang berlaku.