6 Investasi yang Cocok Untuk Pemula + Bonus Tips Investasi Sukses

Investasi yang Cocok Untuk PemulaKalau ngomong soal investasi yang cocok untuk pemula itu apa saja, ternyata instrumen pilihannya tak jauh beda dengan yang sudah ahli, yang membedakan biasanya pada tingkat resiko yang diambil. 

Pemula, lebih banyak memilih investasi pada bidang dengan resiko rendah dibanding dengan resiko tinggi. Namun jangan berkecil hati, bukan berarti pemula tidak bisa langsung ambil instrumen dengan resiko tinggi. 

Apapun jenis investasi yang Anda pilih selalu perhatikan hal-hal kecil, karena 1 tindakan kecil akan membawa pengaruh yang besar, pengaruh ini nantinya akan menentukan investasi Anda akan untung atau rugi. 

Jenis-jenis Investasi yang Cocok Untuk Pemula 

Apapun jenis investasi yang Anda pilih tentu memerlukan dana sebagai modalnya, oleh sebab itu saat memiliki rencana investasi sebaiknya menabung terlebih dahulu, supaya niat investasi Anda dapat segera terealisasikan.

Lalu, apa aja sih investasi yang cocok untuk pemula? Langsung aja yuk guys simak ulasan di bawah ini : 

1. Investasi emas

Emas dijadikan investasi tentu sudah tak asing lagi bukan? Salah satu logam mulia ini, selain eksis digunakan sebagai perhiasan ternyata juga berguna sebagai alat investasi masa depan. 

Nilai jualnya tinggi dan tergolong stabil, walaupun disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Sayangnya, investasi emas membutuhkan tempat penyimpanan dan rawan hilang. 

Emas dibedakan berdasarkan kandungannya dalam bentuk satuan karat, mulai dari 10 karat, 17 karat, sampai 24 karat.  

Nah, salah satu jenis emas yang cocok dijadikan investasi jangka panjang adalah emas batangan 24 karat, biasanya emas batangan dilengkapi dengan sertifikat pembelian sehingga lebih aman. 

2. Investasi properti

Investasi yang cocok untuk pemula selanjutnya adalah properti. Tetapi, investasi jenis ini membutuhkan modal yang besar, walau begitu keuntungan yang bisa didapatkan juga jauh berkali lipat dibanding harga beli. 

Salah satu daya tarik dari properti adalah harga jualnya akan terus naik setiap tahunnya, apalagi jika rumah yang dibeli berada pada lokasi yang strategis seperti di tengah kota, dekat dengan sarana transportasi, sekolah atau kampus dan lain sebagainya. 

Tak perlu membeli rumah yang besar dan mewah, sebagai permulaan belilah rumah yang sederhana. Kemudian, rumah itu sewakan kepada orang lain, entah bulanan atau tahunan. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan penghasilan tetap setiap tanggal jatuh tempo masa sewa. 

3. Investasi saham

Saat ini, investasi saham semakin banyak peminatnya terutama kalangan anak muda. Kenapa? Karena prosesnya sangat mudah, bahkan bisa dilakukan secara online lewat ponsel. Walaupun begitu instrumen saham merupakan salah satu investasi beresiko tinggi. 

Bagaimana cara investor bisa meraup keuntungan? 

Ada 2 cara yaitu : 

Capital gain atau keuntungan dari selisih yang dihasilkan dari harga jual saham dengan harga beli saham. 

Dividen atau keuntungan yang dibagikan oleh perusahaan terbuka kepada investor sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. 

4. Investasi tanah

Sama halnya dengan properti, harga tanah setiap tahun selalu mengalami kenaikan, terlebih lagi di daerah padat penduduk dan bebas banjir serta longsor. 

Supaya tanah itu lebih bermanfaat sebaiknya jangan dibiarkan menjadi aset tidur. Salah satu cara supaya tanah tersebut dapat mendatangkan passive income adalah dengan cara menyewakannya. 

Anda bisa menyewakannya kepada petani atau peternak supaya tanahnya tidak nganggur. Buat perjanjian sewa tanah misal penyewa wajib memberikan 5% hasil panen bersih kepada pemilik tanah setiap panen raya, atau menentukan harga sewa tahunan. 

5. Deposito

Deposito, menabung rasa investasi. Prinsipnya sama dengan Anda menabung biasa di bank. Bedanya hanyalah jangka waktu pengambilan uang tabungan dan juga suku bunga yang diberikan. 

Jika tabungan biasa bunga yang diberikan tak lebih dari 1%, lain lagi dengan deposito yang bunganya cukup besar rata-rata 2,5% – 5% per tahun. 

Jangka waktu deposito bermacam-macam mulai dari 3, 6, 12, sampai 24 bulan. Perlu diketahui jika dana yang masuk sebagai deposito tidak bisa diambil sewaktu-waktu sebelum jatuh tempo, sebagai gantinya Anda bisa mengambil bunganya setiap bulan. 

Jika ada nasabah yang terpaksa mengambil deposito sebelum jatuh tempo bisa dikenakan penalti yang jumlahnya lumayan besar. Jadi sebelum melakukan deposito sebaiknya pertimbangkan lebih dulu.  

6. Membeli Obligasi

Obligasi merupakan surat berharga yang bisa diperdagangkan di BEI atau bursa efek Indonesia. Obligasi pada dasarnya adalah surat utang, dimana perusahan “A” meminjam dana kepada Anda. 

Obligasi ada banyak macamnya seperti berikut ini : 

  • Obligasi korporasi 
  • Sukuk
  • Surat berharga negara 
  • Efek beragun aset 

Instrumen obligasi dikenal memiliki resiko rendah, dan juga merupakan salah satu investasi yang cocok untuk pemula dengan keuntungan yang banyak diantaranya : 

  • Pilihan seri investasi ada banyak 
  • Mendapat kupon periodik yang isinya bunga dengan nilai yang lebih tinggi jika dibanding dengan bunga deposito 
  • Keuntungan dari menjual kembali surat obligasi di pasar sekunder atau capital gain 

Tips Investasi Untuk Pemula 

Sebagai pemula tentu belum memiliki banyak pengalaman, oleh sebab itu pasti banyak sekali hal yang jadi pertimbangan. Supaya niat investasi Anda menjadi lebih terarah coba ikuti beberapa tips di bawah ini : 

1. Menentukan tujuan investasi

Sebelum melakukan investasi sebaiknya kenali dan temukan dulu untuk apa Anda melakukan investasi. Setelah menemukan tujuan jelas baru bisa mulai untuk investasi. 

Pada umumnya tujuan orang berinvestasi adalah untuk mempersiapkan dana pada kondisi tertentu seperti dana pendidikan, uang pensiun, membeli properti, membeli kendaraan, stay vacation, dan lain sebagainya. 

Jika Anda tidak memiliki penasihat keuangan cobalah untuk memilih salah satu jenis keinginan yang diimpikan. Kemudian pilih satu instrumen yang dirasa cocok. 

2. Tentukan target jangka waktu dan dana yang dibutuhkan

Waktu sangat mempengaruhi pemilihan instrumen investasi serta besar dana yang dibutuhkan. Semakin cepat waktu yang diinginkan, biasanya dana yang dibutuhkan semakin besar. Instrumen investasinya pun relatif memilih yang memiliki resiko rendah, aman dan stabil. 

3. Konsisten

Konsisten tidak hanya dibutuhkan dalam hubungan percintaan saja, jika Anda berniat dengan sungguh-sungguh untuk investasi dibutuhkan komitmen didalamnya. 

Misal setiap bulan harus menyisihkan pendapatan sebesar 10% untuk investasi, maka Anda harus selalu menyisihkan pendapatan sampai batas waktu yang ditentukan. 

Sebelum itu pastikan jika dana yang diambil untuk investasi tidak akan mengganggu kehidupan sehari-hari, seperti biaya makan, biaya sekolah, cicilan, iuran bermasyarakat, transportasi, dan masih banyak lagi. 

4. Kenali jenis investasi yang diinginkan

Instrumen investasi ada banyak sekali, namun saat ini banyak sekali investasi bodong yang merugikan nasabah. Oleh sebab itu kenali dulu investasi yang ditawarkan kepada Anda. 

Cek latar belakangnya, cek feedback nasabah, cek apakah terdaftar di OJK atau belum. Sesuaikan juga dengan kemampuan diri sendiri, jangan sampai investasi yang dilakukan bukannya menyenangkan justru malah menjadi beban. 

Berinvestasi bisa menjamin masa depan seseorang menjadi lebih baik, apalagi ketika meraih hasil yang diinginkan pastinya terasa bahagia bukan? So, investasi yang cocok untuk pemula ada banyak, jangan ragu lagi untuk investasi mulai sekarang. Lebih cepat lebih baik. Sekian dan terimakasih.