Pemula Wajib Tau! Ini Elemen Penting Contoh Bisnis Model Canvas Makanan

Ketika akan memulai suatu bisnis, sejatinya perlu persiapan yang matang mulai dari nol demi kelancaran usaha tersebut. Setiap pengusaha setidaknya perlu membuat sebuah konsep sederhana terkait bisnis yang akan dijalankannya.

Salah satu jenis usaha yang paling banyak dijalankan masyarakat yakni bisnis kuliner sebab punya prospek menjanjikan juga modal yang dikeluarkan tak selalu besar.

Bagi Anda yang ingin membuka usaha kuliner, kali ini kami akan membahas contoh bisnis model canvas makanan yang akan berguna untuk perkembangan usaha. Simak artikel berikut.

Mengenal Contoh Bisnis Model Canvas

Ada sebuah konsep perencanaan secara kasar yang banyak diterapkan sebelum memulai suatu bisnis. Konsep tersebut mirip seperti peta yang berisikan beberapa elemen penting untuk membantu dalam mengembangkan bisnis.

Konsep BMC ini kerap digunakan karena lebih mudah untuk diinterpretasikan, dijabarkan secara ringkas dan tentunya jauh lebih efektif dibanding cara biasa menggunakan proposal yang bisa berlembar-lembar.

Baik pelaku usaha kecil, menengah hingga besar sama-sama disarankan untuk menggunakan peta seperti ini demi memudahkan.

Ada sembilan pertanyaan umum yang terdapat dalam konsep contoh bisnis model canvas makanan ini, apa sajakah itu?

Baca Juga:  6 Inspirasi Bisnis Untung 200 Ribu Per Hari Yang Wajib Dicoba

Sembilan Elemen BMC

  1. Siapa segmentasi pasar Anda?
  2. Kenapa konsumen harus membeli produk Anda? Apa kelebihannya dan hal menarik dari usaha Anda tersebut dibandingkan milik kompetitor?
  3. Bagaimana langkah untuk menjangkau konsumen atau cara agak produk diketahui oleh calon konsumen?
  4. Apa cara yang dipilih untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen? Bagaimana cara yang diterapkan agar mendapatkan feedback dari mereka?
  5. Apa sajakah produk yang akan Anda jual dan bagaimana dari bisnis tersebut menghasilkan penghasilan?
  6. Strategi apa yang harus dijalankan demi mencapai nilai proporsi?
  7. Sumber daya apa yang wajib tersedia untuk berjalannya bisnis tersebut? Apa aset yang diperlukan untuk bersaing dengan kompetitor?
  8. Siapa yang dapat memenuhi keperluan usaha di samping key activities? Siapa supplier (pemasok) bahan baku dalam bisnis Anda?
  9. Pengeluaran apa yang dibutuhkan selama menjalankan bisnis?

Kesembilan elemen tersebut merupakan pertanyaan sederhana yang jawabannya akan menjadi contoh bisnis model canvas makanan milik Anda.

Contoh Bisnis Model Canvas Makanan

Suatu hari Anda berencana akan menjalankan bisnis toko kue berbahan dasar bebas gluten bernama Satisflour Bakery, berikut contoh jawaban dari pertanyaan elemen di atas sesuai dengan bisnis yang akan dijalankan.

1. Customer Segments (Segmentasi)

Segmentasi pasar ini bisa dibagi dalam kategori seperti jenis kelamin, usia, minat, dan lain sebagainya.

Contoh, target pasar atau konsumen yang disasar yakni mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa dengan rentang usia 7 tahun hingga 45 tahun yang kesulitan dalam mencerna gluten.

Kalangan yang menjadi sasaran, antara lain.

  • Anak-anak.
  • Pelajar SD, SMP atau SMA.
  • Mahasiswa.
  • Karyawan/karyawati.

2. Value Propotition (Nilai Proposisi)

Menjabarkan apa yang menjadi keunggulan, kekuatan atau pembeda dari produk yang Anda jual dibandingkan milik kompetitor. Selalu pastikan bahwa setiap uang yang konsumen keluarkan untuk produk Anda dapat sepadan.

  • Kue atau roti yang dijual bahan dasarnya bebas gluten.
  • Bahan baku yang digunakan premium.
  • Tersedia berbagai pilihan produk serta rasa.
  • Tingkat kemanisan bisa disesuaikan konsumen.
Baca Juga:  Cara Berjualan Online Agar Cepat Laku 2023 Dan Produk Yang Trend

3. Channels (Jalur Pemasaran/Promosi)

Jawaban untuk contoh bisnis model canvas makanan berikut ini adalah sebuah sarana atau media apa yang akan digunakan untuk penyebaran informasi mengenai produk yang Anda jual.

  • Sosial media Twitter, Instagram, TikTok.
  • Festival kuliner bulanan.
  • Aplikasi pesan makanan daring.

4. Customer Relationship (Hubungan dengan Pelanggan)

Cara yang ditempuh untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen atau pelanggan. Langkah yang dilakukan akan membentuk image usaha Anda.

  • Penawaran potongan diskon 25% untuk pembelian berikutnya.
  • Memberikan potongan ongkos kirim sebesar 10 ribu Rupiah.
  • Promo beli 1 gratis 1.
  • Harga khusus untuk pembelian di festival kuliner.

5. Revenue Streams (Sumber Penghasilan)

Dimana Anda harus mengelola dan memaksimalkan sumber penghasilan dalam meningkatkan pendapatan.

  • Modal pribadi pemilik toko Satisflour Bakery.
  • Dana investor.
  • Hasil penjualan per-produk kue.
  • Hasil penjualan per-produk roti.
  • Penjualan dari item tambahan.

6. Key Activities (Aktivitas Utama)

Berupa seluruh aktivitas yang berjalan dalam bisnis Anda untuk menghasilkan nilai proposisi.

  • Pembelian bahan baku premium.
  • Pembuatan produk dengan standar tinggi demi menumbuhkan kepercayaan konsumen.
  • Kegiatan promosi menggunakan sosial media.
  • Melakukan kerja sama promosi dengan influencer.
  • Promosi lewat acara festival kuliner.

7. Key Resources (Sumber Daya Utama)

Contoh bisnis model canvas makanan selanjutnya yakni apa saja yang diperlukan dalam menjalankan bisnis toko kue Anda.

  • Dapur bersih.
  • Mesin pembuat adonan (mixer).
  • Peralatan memasak modern.
  • Lemari pendingin.
  • Pegawai toko.
  • Asisten dapur.
  • Sosial media aktif.

8. Key Partnerhip (Mitra Utama)

Berisikan daftar perusahaan atau pihak-pihak yang berkerja sama dengan toko kue dan roti Satisflour untuk memenuhi kebutuhan bisnis contoh bisnis model canvas makanan.

  • Pemasok tepung non-gluten.
  • Pedagang bahan baku kue dan roti premium.
  • Penyedia peralatan memasak.
  • Toko penjual kemasan makanan.
  • Vendor acara.
Baca Juga:  5 Ide Bisnis Makanan Online Rumahan Paling Laris Yang Bisa Dicoba

9. Cost Structure (Susunan Pembiayaan)

Menyusun rencana anggaran biaya yang harus digelontorkan untuk menjalankan seluruh aktivitas produksi setiap hari.

  • Penyediaan anggaran untuk bahan baku serta kemasan.
  • Anggaran peralatan memasak.
  • Dana kuota internet atau wifi.
  • Biaya listrik, air, dan kebersihan.
  • Biaya promosi lewat media sosial, tenant event kuliner, dll.

Itulah jawaban dari kesembilan elemen contoh bisnis model canvas makanan yang Anda jabarkan sebelum menjalankan toko supaya lebih efektif dan efisien.

Manfaat Menggunakan Konsep BMC

Bagi konsultan bisnis maupun pengusaha yang akan segera memulai usahanya, berikut ada beberapa manfaat yang akan dirasakan dengan menggunakan konsep model bisnis tersebut.

  • Efektif dan Efisien

Konsep dengan cara memetakan secara rinci dan ringkas dinilai akan jauh lebih efektif untuk diinterpretasikan juga efisiensi terhadap waktu dibandingkan dengan cara konvensional yang butuh berlembar-lembar proposal.

  • Mudah Dipahami

Karena lebih rinci dan ringkas tentunya akan lebih mudah untuk dipahami dan memetakan apa-apa saja yang dibutuhkan untuk memulai usaha tersebut.

  • Lebih Terstruktur

Konsep contoh bisnis model canvas makanan tersebut lebih terstruktur, tidak berantakan karna dibuat dengan cara dipoin-poin dan diawali mulai dari segmentasi  hingga ke anggaran biaya.

Konsep ini sangat cocok diterapkan dalam hal perencanaan.

  • Mengetahui Nilai Proposisi

Dari perencanaan tersebut dapat memudahkan pebisnis untuk mengetahui persis apa produk utama yang ingin ditawarkan ke pelanggan dan juga mengetahui apakah pelayanan yang diberikan telah sesuai atau belum.

  • Cocok untuk Pemula

Pemetaan seperti ini sangat cocok bagi mereka yang masih pemula agar lebih mengetahui apa saja yang diperlukan dan siap dalam urusan modal usaha.

Demikian penjelasan mengenai contoh bisnis model canvas makanan yang memiliki banyak keuntungan bagi para pengusaha. Semoga bermanfaat.