Cara Budidaya Anggur Dengan Beragam Faktor Dan Perawatannya

Anggur merupakan salah satu tanaman buah yang paling populer di negara tropis, termasuk  Indonesia. Bentuknya kecil, tapi rasanya manis dan menyegarkan. Tidak heran jika orang tertarik dengan cara menanam anggur yang benar. Selain itu, buah ini juga memiliki banyak manfaat  untuk kesehatan.

Anggur kaya akan nutrisi dan antioksidan: polifenol dan resveratrol.  Semakin gelap warna anggur, semakin tinggi kandungan antioksidannya. Budidaya anggur memiliki banyak manfaat tidak hanya buahnya namun juga tanamannya. Pohon anggur yang terbuat dari daun sulur dan buah-buahan menjadi alternatif penghias bagian depan rumah. Karena anggur milik sendiri Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas kesehatan dan kebersihan  anggur yang dikonsumsi anak-anak.

Cara menanam tanaman rambat yang paling dianjurkan adalah okulasi atau stek. Hal ini karena dianggap lebih cepat dan mudah. Tapi tahukah Anda bahwa buah anggur juga dapat dibudidayakan dengan cara disemai? Banyak orang mengatakan bahwa menanam anggur dari  biji rawan kesalahan. Namun, tergantung pada jenis perawatan dan tingkat kesabaran.

Anggur pada dasarnya dapat tumbuh dimana saja. Jika Anda ingin menanam  anggur, yang paling utama adalah menentukan varietas anggur yang tepat untuk iklim dan paparan sinar matahari tempat Anda tinggal.

Cara Budidaya Anggur Sendiri Di Rumah

 Cara budidaya anggur dari biji sangat panjang dan sangat sulit. Namun, jika Anda tertarik dan tetap ingin mencoba, simak langkah-langkah berikut ini.

 1. Pilih varietas anggur yang sesuai

Sebelum mempelajari lebih jauh  cara menanam tanaman rambat, disarankan agar ibu dan ayah memutuskan tanaman apa yang akan ditanam. Hal tersebut juga menyesuaikan dengan kondisi iklim di mana keluarga kecil Anda tinggal. Kemudian carilah tempat yang menjual, beraneka ragam bibit anggur, antara lain: Anggur merah lokal, anggur hijau lokal, atau  anggur impor seperti anggur hijau Belgia, anggur merah Kugel, anggur merah pangeran.

Pilih benih yang sehat dan berkualitas. Kemudian tanyakan pada keluarga untuk memilih biji anggur terbaik. Hal terpenting dari tanaman rambat yang menghiasi taman Anda: yakni untuk mempercantik area rumah dan buahnya bisa dimakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga Anda.

2. Periksa kualitas benih yang digunakan

Cara menanam anggur selanjutnya adalah dengan memastikan benihnya berkualitas baik.  Untuk mengetahui kualitas biji anggur yang dihasilkan baik atau buruk, rendam biji anggur  dalam wadah  berisi air. Buang biji anggur yang mengambang. Ini menandakan bahwa biji anggur yang Anda miliki tidak sehat. Fokus pada biji anggur yang tenggelam. Rendam biji yang direndam semalaman untuk menyiapkan biji anggur.

3. Proses stratifikasi biji anggur

Stratifikasi juga kurang penting dalam cara menanam anggur dari biji. Tujuannya adalah untuk perkecambahan biji. Tempatkan benih yang cocok untuk ditanam di atas kain lembab dan kemudian tempatkan dalam wadah tertutup dan bersih. Simpan di lemari es setidaknya selama  23 bulan. Gunakan suhu yang stabil antara 13°C, namun jangan terlalu dingin agar biji anggur tidak membeku.

4. Menabur benih anggur

Cara menanam tanaman anggur selanjutnya adalah dengan menyiapkan media tumbuh yang terdiri dari humus, pupuk drum dan sekam  bakar. Seperti halnya budidaya jahe. Gunakan pot tanah liat  kecil sebagai wadah benih, pot bunga memiliki pori-pori yang memungkinkan tanaman untuk dengan mudah menyerap air dan nutrisi tanpa istirahat. Tanam benih anggur yang sudah tua di area perkebunan. Kecambah anggur biasanya tumbuh dan muncul 3 sampai 8 minggu setelah disemai.

5. Transplantasi bibit anggur

Ketika benih anggur yang ditanam sekitar 8 cm, Anda perlu memindahkan benih. Pindahkan tanaman merambat yang masih bayi dengan hati-hati ke pot besar dengan ukuran yang sama dengan tanaman merambat. Tujuannya untuk mempersiapkan akar tanaman dapat menyebar dan tumbuh sesuai usianya.  Siram secara teratur sehari sekali pada sore hari. Jaga agar tanah di dalam pot tetap lembab tanpa genangan air. Ingatlah untuk memberikan pupuk agar tanaman merambat tetap terpelihara.

Buang rumput halus dan tunas daun selain tanaman biji anggur yang mungkin tumbuh di sekitar tanah sehingga tanaman anggur tidak “mencuri” nutrisi yang seharusnya disediakan. Sehingga tanaman anggur bisa bertumbuh dengan baik.

6. Pindahkan pot saat tanaman tumbuh

Seiring  waktu, tanaman merambat bertumbuh. Bibit anggur yang ditanam mulai tumbuh  batang dan daun  kecil pada usia 28 minggu.  Sesuaikan pot anggur semakin tinggi, sehingga pangkas bagian yang akan keluar dan menutupi bagian buah atau mengganggu pertumbuhan buah.

7. Pindah ke wadah yang lebih besar

Ketika batang pohon anggur sudah cukup kuat dan tinggi pohon anggur dalam pot  mencapai 30 cm, Anda bisa memindahkan pohon anggur ke kebun. Namun, sebelum menanam di kebun, pastikan tanah yang akan menjadi rumah baru tanaman merambat itu gembur dan subur.

Ingatlah untuk membuatnya lebih indah dan membuat tanaman merambat lebih mudah berkembang biak, letakkan teralis atau bangku di dinding area tanam yang akan Anda tanam. Ini memfasilitasi pertumbuhan dan reproduksi tanaman merambat. Kapan tanaman merambat bisa berbuah? Rahasia sukses menanam anggur  adalah kesabaran, sehingga diperlukan waktu sekitar 3-4 tahun agar tanaman rambat berbuah setelah ditanam di tanah.

Perawatan tanaman merambat secara teratur dan berkesinambungan dengan penyiraman dan pemupukan yang teratur, dengan jangka waktu tertentu. Dengan pemangkasan daun juga. Memungkinkan sinar matahari menembus batang pokok anggur, membuat buah yang dihasilkan lebih gelap dan lebih sehat.

Faktor-faktor yang menentukan tingkat keberhasilan budidaya anggur

 Ada juga beberapa faktor lain yang perlu Anda ketahui setelah mengetahui  cara menanam anggur secara bertahap. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Suhu

Komisi Hortikultura Nasional India menyatakan bahwa suhu antara 10ºC dan 35ºC diperlukan agar tanaman merambat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah. Bagaimana  suhu di Indonesia? Suhu di Indonesia umumnya antara 25 ° C hingga 33 ° C, artinya tanaman rambat juga cocok ditanam pada area yang hangat atau cenderung panas.

 2. Sinar Matahari

Tanaman merambat juga memerlukan waktu tumbuh sekitar 78 jam sehari. Ketika tanaman tidak terkena sinar matahari, budidaya anggur menjadi rentan terhadap penyakit dan menjadi tidak subur. Sehingga usahakan ditanam pada area yang terkena sinar matahari dan terpapar setiap hari.

3. Kondisi tanah

Pohon anggur sebenarnya dapat beradaptasi dengan semua kondisi tanah. Namun, tanaman dengan tubuh willow membutuhkan tanah yang gembur. Menurut sebuah penelitian yang terpenting adalah tanahnya gembur, subur, dan berdrainase dengan baik (porositas). Sehingga biji anggur terbaik dapat tumbuh dan berkembang pada lingkungan yang baik pula. Untuk itu pastikan lingkungan memadai dan berikan akses untuk sinar matahari maupun pupuk yang diperlukan.

Demikian penjelasan mengenai cara budidaya anggur dengan baik, mulai dari cara memilih bibit hingga tips untuk merawat tanaman merambat seperti anggur. Untuk itu sediakan tempat dengan aman, sebagai akses dan fasilitas bagi tanaman anggur untuk berkembang dan tumbuh subur.