Apa Itu Airdrop Crypto Yang Kini Sedang Ramai Diperbincangkan?

Apa Itu Airdrop Crypto – Berinvestasi merupakan hal penting demi kenyamanan hidup di masa depan baik menyimpannya lewat tanah dan bangunan, emas, obligasi, juga saham.

Kepemilikan aset tersebut bisa mendatangkan berlipat-lipat keuntungan sebab harga jual tiap tahunnya selalu naik tentunya membuat siapapun ingin melakukan investasi berbagai aset.

Teknologi yang maju juga membawa perubahan dalam bentuk aset investasi, salah satunya dalam dunia saham yang sekarang banyak dikenal dengan aset digital bernama Crypto. Apa itu Airdrop Crypto? Simak penjelasannya.

Apakah Itu Cryptocurrency

Anda pasti sudah sering dengan nama mata uang baru berbentuk digital ini yang kerap disebut-sebut oleh para pemain saham, bukan?

Crypto ternyata telah muncul sejak tahun 2000-an yang mana uang tersebut hanya bisa dilakukan transaksinya secara virtual saja. Nama kripto mendadak kian populer karena tweet yang diunggah oleh Elon Musk.

Karena cuitan tersebut membuat masyarakat gempar membicarakan dan beramai-ramai turut mencoba berinvestasi menggunakan uang virtual tersebut, makin membuat orang tertarik setelah banyak yang berhasil menghasilkan keuntungan besar dari sini.

Para investor uang digital ini kebanyakan adalah anak-anak generasi millenial dan juga pebisnis kelas atas yang tak mau ketinggalan meraup keberhasilan.

Mengenal Airdrop Crypto

Kini banyak yang bertanya-tanya apa itu Airdrop Crypto? Dalam dunia kripto di dalamnya berkembang beragam komponen lain yang inovatif serta dapat memberikan kemudahan juga manfaat lebih bagi para penggunanya. Muncul juga istilah airdrop crypto.

Apa itu Airdrop Crypto yang kini ramai diperbincangkan juga? Airdrop sering kita dengan sebagai sarana pengiriman file dalam smartphone tertentu, dan kripto pun kini mempunyai sarana yang serupa juga.

Baca Juga:  Inilah Cara Trading Crypto Bagi Pemula Yang Wajib Diketahui

Namun, yang satu ini merupakan cara baru dalam membagikan aset mata uang kripto kepada orang lain secara cuma-cuma. Aset tersebut nantinya tinggal dikirimkan ke dompet pengguna lainnya.

Penggunaan airdrop ini juga bisa jadi sebagai cara marketing baru untuk mengenalkan produk aset terbaru dengan harapan sang penerima juga tertarik untuk menyimpan asetnya pada produk tersebut.

Pembagian kripto tersebut juga pernah dilakukan oleh AUR (Auroracoin) sekitar tahun 2014 sebagai hadiah bagi warga Islandia yang telah berpartisipasi mengisi data kependudukan. Untuk melakukan kegiatan tersebut biasanya sudah diumumkan jauh-jauh hari.

Karena layanan apa itu Airdrop Crypto seperti ini masih terbilang baru, tak jarang sering terjadi penipuan juga oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Mereka akan menawarkan pembagian, akan tetapi justru sebenarnya menjebak.

Cara Kerja Airdrop Crypto

Sebelumnya telah dijelaskan sedikit tentang apa itu Airdrop Crypto, kali ini kami akan menjelaskan bagaimana cara kerjanya. Simak sampai habis.

  • Melakukan Tugas yang Diberikan

Pengguna yang ingin mendapatkan aset secara gratis biasanya akan diberikan sebuah tugas oleh pihak developer. Tugas-tugas yang diberikan tersebut biasanya masih berkaitan dengan kegiatan promosi aset baru sebagai pihak pemberi.

Tugas yang dilakukan sangatlah sederhana, umumnya pengguna akan diminta untuk mempromosikan produk aset lewat sosial media, mengisi registrasi melalui link tertentu, atau bergabung ke dalam grup resminya.

Tak jarang ada juga yang meminta syarat pengguna telah mempunyai cryptocurrency.

  • Sistem Pembagian

Pembagian asetnya lebih sering dalam bentuk token dengan basis blockchain tron, ethereum, waves, bitcoin, dan sebagainya. Sehingga pengguna wajib punya wallet sendiri yang teknologinya sama dengan airdrop tersebut.

Jenis-jenis Airdrop Crypto

Selain apa itu Airdrop Crypto, Anda yang ingin dapat aset secara cuma-cuma harus tahu ada beberapa jenis airdrop yang punya syarat tertentu untuk mendapatkannya.

  • Standard Type

Tipe paling standar ini hanya mewajibkan penggunanya untuk mendaftarkan diri dan menerima newsletter atau update terbaru mengenai produk lewat situs resminya. Syaratnya hanya mendaftarkan nama dan alamat e-mail.

  • Bounty Type

Tipe kedua mengharuskan peserta untuk ikut mempromosikan dengan cara membagikannya ke media sosial agar orang lain tertarik mengikuti kegiatan tersebut. Setelah melakukan tugas tersebut, Anda tinggal menerima hadiahnya.

Baca Juga:  Belajar Trading Crypto Pemula

Hadiah yang diterima sudah pasti berupa aset apa itu Airdrop Crypto gratis.

  • Holder Type

Syarat utama bagi tipe ketiga ini yakni pengguna harus sudah mempunyai sendiri aset cryptocurrency dalam wallet digitalnya, baik berupa ethereum, bitcoin, auroracoin, dan sebagainya.

Holder type tersebut juga biasanya akan meminta pengguna untuk mempunyai tipe wallet yang sama dengan apa yang digunakan oleh pihak developer.

  • Exclusive Type

Acara yang diselenggarakan umum hanya bisa dilakukan bagi mereka yang punya followers di akun sosial media yang banyak dan acara akan dipandu langsung oleh situs web tertentu.

Hanya yang menjadi anggota web dan juga pemilik akun dengan pengikut banyak saja yang berhak berpartisipasi dan mendapatkan airdrop eksklusif tersebut.

Kasus Penipuan Airdrop

Sudah tak aneh lagi jika segala aktivitas digital pasti akan ada risiko penipuan yang ikut menghantui para penggunanya. Penipuan yang dilakukan tersebut sangat merugikan terutama bila data pribadi yang dicuri.

Ternyata dalam penggunaan apa itu Airdrop Crypto pun belum sepenuhnya aman dan ada regulasi yang melindungi para partisipan, beberapa kasus penipuan sering terjadi, apa sajakah itu?

1. Kode Referral

Cara yang biasa dijadikan syarat untuk mendapat aset gratisan yakni dengan memasukkan kode referral. Peserta akan diminta mengisi form pendaftaran yang kemudian mengisikan kode referral yang diberikan.

Sayangnya ternyata kode tersebut hanya dijadikan jebakan demi meraup keuntungan pribadi. Bahkan di tahun 2017 pernah terjadi kasus dengan kedok kode referral yang menyebabkan kerugian berupa kehilangan aset yang dimiliki peserta.

2. Pencurian Data Pribadi

Penipuan yang paling banyak dilakukan oleh para scammers. Penipu akan meminta peserta mengakses link atau laman yang diberikan, akan tetapi link tersebut berupa metode pencurian data yang dikenal sebutan phising.

Sekali Anda memencet link tersebut, seluruh data yang ada di smartphone akan otomatis terkumpul dan bisa dipergunakan oleh pihak lain. Data pribadi, informasi sosial media bahkan bank virtual bisa dicuri oleh mereka.

Baca Juga:  Trading Crypto: 3 Jenis Chart Pattern Crypto Yang Wajib Kamu Kuasai

3. Mencuri Private Key

Dalam apa itu Airdrop Crypto terdapat dua pilihan yakni public dan private. Public sendiri yakni fitur yang digunakan untuk membagikan aset kepada pengguna lainnya, sedang private yakni fitur penyimpanan terkait wallet aset yang dimiliki.

Developer yang membagikan aset umumnya akan meminta secara public, bukan private. Pemberian kunci rahasia akan membuka jalan bagi para scammers untuk meretas aset yang ada dalam dompet Anda.

Sehingga perlu diwaspadai jika ada pihak yang meminta kunci rahasianya.

Tips Aman Memakai Airdrop Crypto

Berikut ini ada beberapa tips aman menggunakan airdrop.

  • Pilih Developer Terpercaya

Sebelum tertarik menerima aset gratis, perlu perhatikan apakah pihak developer tersebut telah mengantongi izin resmi dan terverifikasi aman. Anda bisa melakukan riset dengan mencari informasi lewat situs pencarian.

  • Jangan Mudah Tergiur

Ketika pihak developer menawarkan promo menarik, jangan mudah tergiur karena bisa saja menjadi jebakan bagi Anda yang akan merugikan diri sendiri.

Selalu pastikan link yang diberikan punya domain yang benar, pihak developer tidak meminta private key, dan hal-hal mencurigakan lainnya.

Demikian penjelasan terkait apa itu Airdrop Crypto yang dapat menambah wawasan seputar dunia kripto. Semoga bermanfaat.