Inilah Senjata Persiapan Marketing Online Properti

Untuk melakukan strategi marketing online, anda harus menyiapkan beberapa hal terlebih dahulu. Misalnya saja, anda perlu merupakan riset pasar sehingga nantinya marketing yang dilakukan tepat sasaran. Selain itu, persiapan lainnya adalah dengan memilih media yang cocok untuk digunakan dalam pemasaran produk anda. Untuk informasi lebih lanjut, artikel ini akan membahas bahan persiapan marketing online berikut ini.

  1. Melakukan Riset Pasar

Riset pasar sangat penting dilakukan karena pada tahap ini anda akan mengetahui seberapa baik bisnis anda dan apa kekurangannya. Misalnya, bisnis properti anda memiliki kelebihan seperti apa dan target audiens yang akan dicapai seperti apa. Anda harus meneliti hal-hal berikut terlebih dahulu sebelum melakukan pemasaran. Setelah mengetahui target pemasaran yang ingin dicapai, barulah anda dapat memulai menyiapkan bahan-bahan untuk marketing online.

  1. Menganalisa Kompetitor

Selanjutnya, analisa terhadap marketing yang sudah dilakukan oleh kompetitor juga diperlukan. Misalnya, jika kompetitor anda sudah melakukan promosi lewat website dan sosial media. Maka, anda juga dapat mengambil media tersebut sebagai strategi dalam marketing online.

  1. Mendefinisikan Konten yang Akan Diunggah

Penggunaan sosial media sebagai media marketing online mengharuskan anda sebagai pemilik untuk mengunggah konten mengenai informasi produk usaha. Dalam hal ini, anda harus mendefinisikan konten seperti apa yang akan diunggah ke dalam sosial media. Misalnya, anda dapat menggunakan gambar atau foto dan infografik untuk menampilkan informasi produk.

  1. Membuat Jadwal

Jika anda memanfaatkan website sebagai media marketing online, maka anda harus menjadwalkan seberapa sering anda posting artikel dan keperluan posting informasi produk lainnya. Selain itu, anda juga harus memikirkan konten menarik yang akan diunggah sehingga menarik pengunjung ke website.

  1. Menganalisa Budget yang Dibutuhkan

Walaupun marketing online bisa dibilang hanya membutuhkan seperangkat komputer dan koneksi internet, namun hal-hal lainnya seperti pengadaan content creator atau graphic designer akan membutuhkan biaya yang lebih besar. Oleh karena itu, ada baiknya jika anda sebagai pemilik usaha menganalisa berapa budget yang anda miliki. Setelah itu, anda dapat membuat perkiraan media apa saja yang dapat anda manfaatkan untuk melakukan marketing online. Intinya, jangan sampai melebihi kapasitas budget anda hanya untuk melakukan promosi yang berlebihan.

  1. Memanfaatkan Media Promosi

Faktanya, banyak media promosi online yang menawarkan jasanya untuk mengiklankan produk. Misalnya saja Facebook yang dapat memasang iklan mengenai produk anda. Media promosi ini akan membantu anda mencapai target audiens dan mengenalkan bisnis ke jaringan yang lebih luas.

  1. Menggunakan Email untuk Promosi

Salah satu metode yang masih efektif dalam marketing online adalah penggunaan email. Anda dapat memberikan kontak email di website anda, lalu menjadikan hal ini sebagai keuntungan. Setiap konsumen yang berlangganan ke email anda, maka anda dapat mengirimkan pesan berupa penawaran terhadap produk bisnis anda.

  1. Persiapkan Kata-Kata Persuasif

Dalam hal ini, peran sosial media mengambil alih dan berkontribusi besar dalam pemasaran via online. Oleh karena itu, untuk memaksimalkannya, anda dapat membuat slogan produk anda sendiri. Lalu, dikemas kedalam kata-kata persuasif. Contohnya sebagai berikut “Beli sekarang untuk dapat diskon khusus 30%”. Kata-kata persuasif berikut dapat menarik konsumen untuk melihat dan membeli produk setelahnya.

  1. Mempelajari Teknik Marketing

Sebelum anda melakukan marketing online, ada baiknya jika anda memahami beberapa teknik marketing terlebih dahulu.

  1. Search Engine Marketing (SEM)

Strategi pemasaran untuk menargetkan konsumen yang sedang mencari informasi mengenai produk atau jasa yang anda tawarkan. Strategi ini mengandalkan sistem mesin pencari yaitu Google. Dengan menggunakan SEM dapat menempatkan produk anda di urutan teratas mesin pencarian.

  1. Content Marketing

Selanjutnya, ada Content Marketing yang dapat memberikan konten berkaitan dengan produk anda. Dalam hal ini, anda dapat menggunakan media forum di internet serta menulis artikel mengenai produk.

  1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO sangat terkenal sebagai strategi dalam marketing online. Strategi ini memanfaatkan keyword yang dipasang pada artikel di website anda. Sehingga, Google dapat mudah mendeteksi isi konten anda dan mengurutkannya di mesin pencarian.

  1. Social Media Marketing

Menggunakan sosial media seperti Instagram, Facebook, Google AdWords juga dapat membuat jaringan bisnis anda lebih luas.

Pemasaran properti merupakan upaya yang dilakukan untuk memperkenalkan produk properti berupa tanah, bangunan atau konstruksi lainnya yang diperdagangkan kepada masyarakat. Mengingat popularitas dan permintaan properti yang semakin meningkat setiap tahunnya, tentunya dibutuhkan strategi baru untuk menarik konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan tim pemasaran untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Popularitas yang semakin meningkat juga diiringi dengan perkembangan bisnis di dunia properti. Tidak hanya di Indonesia, peningkatan nilai properti juga terjadi hampir di seluruh dunia. Tak heran jika saat ini banyak orang memilih properti sebagai investasi yang menjanjikan. Mengacu pada hal tersebut, semakin banyak perusahaan pengembang yang berlomba-lomba menawarkan properti terbaiknya. Oleh karena itu, peran pemasaran properti adalah memfasilitasi proses penawaran melalui berbagai strategi pemasaran yang baik.

Sikap yang Perlu Dimiliki Pemasaran Properti

Seseorang yang berprofesi sebagai marketing property harus menunjukkan sikap profesional dan dapat dipercaya oleh konsumen. Dan juga, dibutuhkan orang yang berpengalaman dan mampu berkomunikasi dengan baik untuk meyakinkan konsumen. Selain itu, beberapa sikap yang juga harus dimiliki pemasaran properti adalah:

Berkomunikasi dengan baik dengan konsumen

Dalam dunia pemasaran, komunikasi adalah yang terpenting. Salah satu cara untuk menjaga hubungan baik dengan konsumen adalah dengan menjaga komunikasi. Dalam hal ini, sarankan Anda mengambil pendekatan yang halus. Jangan terburu-buru menawarkan produk sehingga terlihat seperti spam. Alih-alih menarik perhatian konsumen, hal ini justru akan membuat mereka enggan bekerja sama dengan Anda.

Pemahaman yang baik tentang produk properti

Jelas bahwa ketika Anda menawarkan suatu produk, Anda harus dapat menjelaskan secara spesifik apa kelebihan dan kekurangannya dan apa spesifikasinya. Apalagi di dunia properti, Anda harus bisa menjelaskan lokasi, fasilitas dan keuntungan yang bisa diperoleh konsumen dengan baik. Di sisi lain, jika Anda sepertinya tidak memahami produk properti yang ditawarkan, maka kepercayaan konsumen akan menurun. Hal ini tentu saja mempengaruhi kredibilitas Anda sebagai seorang marketer.

Mampu memenuhi kebutuhan konsumen

Melihat semakin banyaknya kebutuhan properti dari konsumen, tentunya kebutuhan mereka juga beragam. Oleh karena itu, dalam menawarkan produk, Anda harus memahami apa yang dibutuhkan konsumen. Sesuaikan target pasar dengan produk properti yang dibutuhkan. Pemasaran properti tidak berdiri sendiri, di bawahnya terdapat beberapa jenis pelaku pemasaran dengan tugas dan strategi yang berbeda-beda. Diantaranya adalah penjualan properti, calo, agen properti dan sirip.

  1. Penjualan properti

Penjualan properti merupakan ujung tombak pemasaran yang berhubungan langsung dengan konsumen. Peran ini membutuhkan keterampilan komunikasi dan negosiasi yang tinggi. Penjualan properti juga berperan langsung dalam menerapkan strategi di lapangan yang telah ditentukan.

  1. Pialang

Pialang adalah seseorang yang bekerja sebagai pengawas agen properti. Seorang broker biasanya sudah memiliki lisensi di dunia properti. Dengan demikian bida dianggap lebih profesional dan berpengalaman.

  1. Agen real estat

Agen properti umumnya ditugaskan untuk menemukan listing properti. Selain itu, agen properti juga berperan sebagai mediator yang menghubungkan pembeli atau investor dengan pemilik properti. Anda bisa menjadi agen properti di bawah naungan perusahaan atau bekerja secara mandiri.

  1. Flipper

Istilah ini mungkin agak asing bagi Anda. Flipper adalah seseorang yang membeli properti dengan harga rendah dan kemudian menjualnya kembali dengan harga pasar dalam waktu singkat. Biasanya sirip memiliki jaringan yang luas sehingga ia bisa mendapatkan informasi tentang properti murah.

Itulah pembahasan mengenai Inilah Senjata Persiapan Marketing Online Properti. Semoga bermanfaat ya