Cara Tepat Memilih Kartu Kredit Sesuai Kebutuhan

Memilih kartu kredit – Kebutuhan penggunaan layanan kartu kredit yang terus meningkat memberikan kemudahan bagi calon nasabah untuk memilih. Apalagi saat ini banyak pilihan bank penerbit kartu kredit yang menawarkan berbagai keuntungan. Selain itu, perhitungan biaya administrasi dengan penerapan bunga dianggap sangat kompetitif. Kondisi ini yang membuat calon nasabah bisa menentukan pilihan kartu kredit sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa pertimbangan yang bisa menjadi hal penting termasuk nilai limit hingga persyaratan. Bahkan, kebijakan dari bank penerbit kartu kredit juga harus diperhitungkan. Calon nasabah bisa saja memilih kartu kredit dengan persyaratan paling mudah

Tips memilih kartu kredit paling ideal

Semakin banyak pilihan layanan maka semakin mudah dalam memilih kartu kredit yang dibutuhkan calon nasabah. Apalagi saat ini ada berbagai pilihan situs direktori yang memiliki fitur perbandingan dari masing-masing kartu kredit. Pertimbangan yang selalu dilakukan bagi para calon nasabah seperti persyaratan pengajuan, bonus rewards, limit yang ditawarkan, biaya administrasi tahunan, bunga, denda dan lainnya. Sebaiknya calon nasabah pengguna kartu kredir mempertimbangkan biaya dari penggunaan layanan ini. Hindari perhitungan biaya yang terlalu besar. Apalagi bila nasabah hanya mendapatkan limit yang dianggap terlalu kecil. Berikut ini ada beberapa tips penting dalam memilih kartu kredit yang dibutuhkan nasabah seperti:

1. Nominal limit

Salah satu tips penting dalam memilih kartu kredit adalah memperhitungkan nominal limit. Tips seperti ini sangat membantu para calon nasabah kartu kredit yang ingin mendapatkan fungsi layanan secara maksimal. Bahkan, limit yang ditawarkan juga sesuai dengan penghasilan tetap per bulan. Perlu diingat untuk menghindari penawaran limit yang dianggap terlalu besar. Hal ini untuk menghindari kredit macet karena tidak sesuai dengan perhitungan dari penghasilan. Selain itu, cobalah untuk meminta nilai limit yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan dari marketing kartu kredir. Hindari juga penawaran kartu kredir dengan nilai limit yang terlalu kecil.

Baca Juga:  Defenisi dan Fungsi Kartu Kredit Bagi Pengguna Baru

2. Jenis kartu kredit

Tips lain yang bisa dicoba termasuk dengan memilih jenis kartu yang ditawarkan. Pilihan jenis kartu ini memang sesuai dengan kebijakan dari bank penerbit. Misalnya saja ada beberapa jenis kartu kredir yang bekerja sama dengan merchant supermarket tertentu. Hal ini dianggap memberikan keuntungan berupa benefit diskon saat berbelanja di supermarket. Selain itu, ada juga jenis kartu yang memang ditujukan untuk melakukan transaksi dengan mudah di luar negeri. Biasanya jenis kartu ini akan memiliki biaya administrasi cukup besar. Cobalah untuk memilih jenis kartu sesuai dengan kebutuhan. Bila membutuhkan kartu kredit untuk kebutuhan bulanan maka bisa saja menggunakan jenis yang bekerja sama dengan banyak merchant.

3. Persyaratan pengajuan

Ini juga merupakan tips yang cukup penting untuk diterapkan. Lakukan perbandingan terhadap pengajuan kartu kredit dari banyak bank sekaligus. Ini akan membantu banyak nasabah untuk memilih persyaratan yang dianggap sangat mudah. Semakin mudah mengajukan kartu kredit maka ini memberikan benefit. Namun, pastikan juga calon nasabah membaca dan memahami persyaratan pengajuan kartu kredit. Hal ini dilakukan untuk menghindari biaya lain yang mungkin dianggap merugikan.

4. Beban biaya layanan transaksi

Perhitungkan seluruh biaya transaksi yang dibebankan bagi pengguna kartu kredit. Rincian biaya ini biasanya dijelaskan pada saat pengajuan kartu kredit. Hal yang paling penting adalah biaya dari layanan ini juga termasuk dalam tagihan yang harus dibayarkan setiap bulan. Hindari layanan kartu kredit yang tidak transparan dalam penerapan biaya transaksi. Tentu saja itu akan memberikan kerugian yang cukup besar bagi nasabah pengguna kartu kredit. Beberapa biaya yang sering disertakan adalah annual fee, bunga, biaya administrasi, materai dan lainnya.

Baca Juga:  Manajemen Kartu Kredit Agat Terhindar Gagal Bayar

5. Program restrukturisasi

Ini merupakan tips yang dianggap cukup penting untuk dilakukan. Calon nasabah bisa mencoba memilih layanan kartu kredit yang memiliki program restrukturisasi. Program ini dianggap sangat membantu bagi nasabah yang secara mendadak kesulitan untuk melakukan pembayaran tagihan. Lakukan konfirmasi kepada marketing atau pihak bank langsung yang menerbitkan kartu kredit itu. Perlu diingat program ini hanya ditawarkan pada kondisi tertentu seperti pandemi, bencana alam dan lainnya.

Biaya yang harus dibayarkan dari kartu kredit

Seluruh bank penerbit kartu kredit memiliki kebijakan yang sangat berbeda terhadap perhitungan biaya. Perlu diingat bahwa layanan kartu kredit akan berbeda dibandingkan dengan penggunaan debit. Ada banyak biaya yang dibebankan pada pengguna kartu kredit. Biasanya semakin populer layanan kartu kredit yang diterbitkan bank besar maka nominal biaya untuk layanan itu juga semakin tinggi. Hal ini harus menjadi pertimbangan penting dalam memilih kartu kredit. Pastikan juga nasabah mengetahui lebih rinci dari seluruh persyaratan pembayaran biaya dalam kartu kredit. Rincian biaya yang dikenakan pada kartu kredir biasanya dipublikasikan melalui email tagihan. Berikut ini ada beberapa biaya penggunaan kartu kredit yang diberikan kepada nasabah terdiri dari:

1. Biaya Tahunan

Ini merupakan biaya yang akan dibebankan kepada nasabah pengguna kartu kredit. Besaran biaya tahunan akan disesuaikan dengan kebijakan bank penerbit kartu. Namun, banyak bank yang memberikan penawaran seperti bebas biaya tahunan untuk tahun pertama bagi pengguna baru.

2. Bunga

Setiap nasabah akan dikenakan beban bunga kartu kredit. Saat ini, bunga kartu kredit yang ditetapkan Bank Indonesia sekitar 2 persen dari seluruh tagihan. Perhitungan bunga juga disesuaikan dengan kebijakan bank.

3. Materai

Setiap bulan nasabah pemilik kartu kredit akan dibebankan penggunaan materai. Biaya materai yang berlaku ini sekitar 10 ribu.

Baca Juga:  Persyaratan Pengajuan Kartu Kredit yang Wajib Tahu

4. Biaya tarik tunai

Ini merupakan biaya yang diberikan bagi nasabah pada saat melakukan tarikan tunai. Besaran biaya yang ditetapkan juga tergantung dari nominal tarik tunai hingga jenis kartu. Saat ini biaya tarik tunai yang berlaku mulai dari 3-6 persen.

5. Biaya penggantian kartu

Ini merupakan beban biaya yang diberikan pada nasabah yang ingin melakukan penggantian. Biasanya penggantian kartu dilakukan saat mengalami kerusakan hingga kehilangan. Biaya ganti kartu kredit akan disesuaikan kebijakan bank sekitar 30 ribu hingga 50 ribu rupiah.

6. Denda

Bank akan memberikan biaya denda bagi nasabah yang terlambat melakukan pembayaran tagihan setiap bulannya. Nilai denda juga akan sesuai kebijakan dari Bank Indonesia.

Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan

Kartu kredit apa yang paling bagus?
Sebagian besar kartu kredit saat ini selalu memberikan layanan terbaik. Kualitas layanan transaksi yang tersedia juga melibatkan banyak merchant. Banyak pengguna yang menyarankan sebaiknya ajukan kartu kredit BCA atau Mandiri.
Bank apa yang paling mudah pengajuan kartu kredit?
Setiap bank memiliki kebijakan dan persyaratan yang berbeda dalam pengajuan kartu kredit. Kemudahan pengajuan kartu kredit itu juga disesuaikan dengan dokumen dan penghasilan tetap yang dimiliki dari calon nasabah. Bank menengah biasanya memberikan persyararan paling mudah.
Pilih Visa atau Mastercard?
Layanan kartu kredir Visa dan Mastercard memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Biasanya Visa memang ditujukan untuk seluruh transaksi yang ada di kawasan Asia. Namun, Mastercard memberikan kemudahan bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan ke Eropa.
Berapa biaya tahunan kartu kredit?
Masing-masing bank memiliki perhitungan biaya tahunan yang berbeda. Biaya itu juga disesuaikan dengan nilai limit hingga jenis kartu kredir yang digunakan.
Apakah bisa punya kartu kredit lebih dari satu?
Nasabah pengguna kartu kredit bisa memiliki lebih dari satu kartu. Biasanya kartu kredit itu berasal dari bank berbeda. Pastikan nasabah memiliki kemampuan bayar dan penghasilan yang cukup.

Penutup

Calon nasabah harus jeli dalam memilih kartu kredit yang paling ideal. Masing-masing jenis kartu kredit menawarkan benefit yang berbeda. Hal yang paling penting adalah selalu mempertimbangkan kartu kredit dengan perhitungan limit hingga kemampuan bayar. Ini dilakukan agar terhindar dari kredit macet.