Cara Buka Rekening Saham

Cara Buka Rekening Saham – Investasi dapat dilakukan tidak melulu secara langsung atau offline. Saat ini, investasi online lebih banyak diminati karena lebih praktis dan mudah dalam pemantauan maupun transaksi. Investasi online dapat dilakukan dimana saja, dengan jenis saham pun online. Saham online ini sama saja dengan saham preferen, hanya saja transaksinya dilakukan secara online, dengan alat bantu software ataupun website.

Sebelum Anda bergabung dengan investasi online tersebut, Anda perlu membuka rekening saham terlebih dahulu, untuk memperlancar proses transaksi.

Keuntungan Investasi Online

Mengapa investasi secara online dianggap menguntungkan bagi investor?

Investasi saham online memiliki berbagai kemudahan bagi penggunanya dan praktis dilakukan kapan dan di mana saja. Anda hanya perlu menyediakan smartphone dan koneksi internet untuk menjalankannya. Bagi pemula, investasi online ini bisa menjadi pilihan.

Anda bisa memantau proses investasi kapan saja dan di mana saka, tidak harus mendatangi kantor penyedia jasa investasi untuk memilih ataupun melakukan pengawasan pada aset investasi. Anda bisa melakukan pengecekan pada ponsel yang terkoneksi dengan internet, dan melakukan transaksi semau Anda.

Di zaman modern sekarang ini, siapa saja bisa menjadi investor, meskipun dengan modal kecil. Tidak perlu menjadi seorang milyuner untuk dapat berinvestasi saham. Beberapa perusahaan memperbolehkan investor mereka untuk berinvestasi dengan nominal di bawah satu juta rupiah. Jadi, Anda pun sudah bisa membeli saham online. Ini tentu akan sangat membantu bagi investor pemula.

Baca Juga:  Jangan Salah Pilih! Inilah Cara Membeli Saham Luar Negeri Yang Aman

Saham online biasanya dapat diakses dan dipantau secara online dan transparan. Anda dapat melakukan analisis terhadap perusahaan yang hendak Anda beli sahamnya secara online, berikut juga dengan harga jual dan harga belinya. Biasanya, Anda perlu menggunakan aplikasi investasi saham ataupun situs web perusahaan saham yang Anda beli.

Bagaimana cara buka rekening saham? Simak penjelasannya berikut ini.

Cara buka rekening saham

Perlu diketahui bahwa ketika Anda membeli saham sebuah perusahaan, berarti Anda menjadi investor di perusahaan tersebut, dengan besaran sesuai dengan saham yang Anda beli. Anda kemudian dapat melakukan transaksi seperti jual beli saham ataupun efek melalui sekuritas. Namun, sebelum Anda resmi menjadi seorang investor dan melakukan transaksi saham, Anda tentunya harus memiliki rekening saham.  Apa saja yang perlu Anda lakukan?

1. Siapkan dokumen pribadi

Hal paling dasar ketika membuka suatu rekening adalah dengan menyiapkan dokumen pribadi Anda. Dokumen pribadi Anda tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

Kartu identitas

Kartu identitas yang perlu disiapkan umumnya adalah KTP, dan ini pun harus dipenuhi bagi calon pemilik rekening yang merupakan WNI. Sementara untuk WNA, Anda bisa menggunakan KITAS ataupun passport.

NPWP

NPWP menjadi salah satu syarat dokumen yang diperlukan ketika membuka rekening saham dan menjadi dokumen wajib yang harus ada ketika membuka rekening efek. Jika Anda belum memiliki NPWP, Anda dapat meminta surat pada sekuritas tempat mendaftar rekening sebagai keterangan bahwa Anda tidak memiliki NPWP. Surat tersebut adalah surat pernyataan yang kemudian ditandatangani di atas materai.

Cover buku tabungan

Cover buku tabungan perlu disiapkan sebagai salah satu syarat cara buka rekening saham. Adanya cover buku tabungan ini bertujuan untuk memudahkan pihak sekuritas dalam memeriksa rekening bank nasabah. Jika nanti nasabah ingin menarik uang dari rekening saham, rekening ini yang akan menjadi bank penampung setiap kali nasabah melakukan penarikan dana. Anda dapat mengintegrasikan rekening bank menjadi RDI dengan cara konsultasi terlebih dahulu kepada broker.

Baca Juga:  Lowongan Kerja BCA, Lamar Segera Sesuai Posisi yang Diminati

Nomor identitas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

Syarat nomor identitas KSEI harus dipenuhi hanya jika Anda telah memiliki rekening saham sebelumnya, dan Anda ingin membuka lagi rekening saham.

Siapkan juga materai sebanyak 2-8, tergantung pada kebutuhan. Tambahan untuk ibu rumah tangga, Anda perlu memfotokopi KTP suami, fotokopi NPWP suami, dan juga sediakan fotokopi Kartu Keluarga.

2. Pilih perusahaan sekuritas

Anda yang ingin membuka rekening saham perlu mengetahui juga perusahaan sekuritas mana yang ingin Anda gunakan. Setiap perusahaan sekuritas memiliki alamat pendaftaran yang berbeda, dimana Anda bisa registrasi online melalui situs resmi mereka.

Adapun perusahaan sekuritas dan situs webnya adalah sebagai berikut.

  • BCA Sekuritas: bcasekuritas.co.id/account-opening/retail
  • BNI Sekuritas: bnisekuritas.co.id/onlinetrading/registrasi/
  • Mandiri Sekuritas: register.most.co.id
  • MNC Sekuritas: mncsekuritas.id/opening_account/2
  • Panin Sekuritas: register.pans.co.id
  • CGS-CIMB Sekuritas: register.cgs-cimb.co.id
  • Ekuator Swarma Sekuritas: ie-registration.ekuator.co.id
  • Indo Premier Sekuritas: indopremier.com/lpregister
  • Jasa Utama Capital Sekuritas: register.juc.co.id
  • Mirae Asset Sekuritas: open.miraeasset.co.id/id
  • Philip Sekuritas: poems.co.id/Home/OpenAccount
  • Trimegah Sekuritas: trima.trimegah.id/register
  • Sinarmas Sekuritas: financial.sinarmassekuritas.co.id/simas.net/reginternet/reginternet.asp?digisign=DGS

Pilih perusahaan sekuritas yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Setelah mengklik salah satu link pendaftaran perusahaan sekuritas tersebut, Anda nantinya akan diminta untuk mengisi formulir secara online.

3. Isi formulir secara online

Pengisian formulir rekening yang akan Anda buka termasuk juga dalam mengisi rekening saham dan juga rekening dana investor (RDI). Formulir yang perlu dilengkapi biasanya berupa data diri dan juga beberapa pertanyaan mengenai kelengkapan Anda dalam membuka rekening saham. Isilah formulir tersebut dengan lengkap, sesuai dengan diri Anda. Lampirkan persyaratan pembukaan rekening yaitu berupa kelengkapan dokumen pribadi yang telah Anda siapkan.

4. Buka Rekening Dana Investor (RDI)

Formulir lain yang diperlukan adalah formulir untuk pembukaan RDI. RDI ini menjadi rekening penyimpanan dana Anda, yang mana ditempatkan pada bank, namun terpisah dari rekening perusahaan efek. RDI ini berguna supaya Anda memiliki rekening bank tersendiri dalam penyelesaian transaksi saham. RDI ini tujuannya adalah untuk menyimpan dana nasabah yang tidak dibelikan saham.

Baca Juga:  Manajemen Resiko Investasi Saham yang Wajib Tahu Bagi Investor Pemula

RDI sendiri berbeda dengan pembukaan rekening saham, yang menjadi bagian dari syarat dalam membuka rekening di perusahaan sekuritas dan sebagai data yang akan disampaikan pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Fungsinya adalah untuk menyimpan aset saham yang dimiliki. Memang terdengar sedikit merepotkan, namun tujuannya adalah untuk keamanan dana pihak investor.

5. Tunggu proses hingga selesai

Setelah semua proses di atas telah Anda laksanakan, selanjutnya adalah tinggal menunggu proses verifikasi hingga selesai. Lamanya pembukaan rekening tersebut akan tergantung pada jenis RDI yang Anda pilih. Secara umum, pembukaan rekening saham akan memerlukan waktu sekitar satu minggu. Nantinya, jika proses pembukaan rekening tersebut telah selesai, investor akan mendapat konfirmasi dengan nomor RDI yang telah dibuka.

Demikian informasi mengenai cara buka rekening saham bagi Anda yang hendak berinvestasi pada perusahaan tertentu. Masing-masing perusahaan investor tersebut tentu memiliki aplikasi ataupun situs saham yang bisa Anda pantau perkembangan harga saham secara rutin.

Bagi seorang investor naik turunnya harga saham bisa menjadi suatu peluang bagi Anda dalam memutuskan untuk membeli ataupun menjual saham. Namun, karena proses fluktuasi harga saham tersebut sangat cepat, bisa dalam beberapa menit saja, maka Anda perlu memantaunya secara rutin.

Artikel Terkait