Bisnis Kuliner Jadul Sebagai Solusi Saat Pandemi

Ketika situasi ekonomi sedang terpuruk seperti sekarang ini, membuat banyak pebisnis mengalami kesulitan. Beberapa di antaranya bahkan harus tumbang karena pandemi yang berlangsung lama. Tak hanya itu, gara-gara mewabahnya virus corona, banyak calon pengusaha yang harus menunda impian menjalankan bisnis. Hal ini dikarenakan mereka tidak ingin mengambil resiko kerugian jika membuka usaha di tengah pandemi ini.

Buka Bisnis Kuliner Tempo Dulu

Meski demikian, Rofikoh Rokhim tak mau menunda-nunda membuka usaha. Meski tahu keadaan ekonomi saat ini sedang tidak baik, ia tetap memutuskan untuk membuka usaha kuliner. Usaha yang diberi nama “Kuliner Tempo Dulu” ini dibukanya pada Agustus 2020 di Jakarta Selatan. Pilihannya di bisnis kuliner jadul itu dikemukakan Roro, sapaan Rofikoh Rokhim karena keinginannya untuk mengenalkan makanan tradisional kepada generasi milenial. Menurutnya, saat ini makanan tradisional belum banyak dikenal oleh anak muda kota yang terbiasa dengan junk food.

Sehingga ada pilihan menu baru, karena anak-anak zaman sekarang selalu fast food atau hanya dimasak dengan minyak, kalau yang spesialis di sini adalah mengukus, sehingga juga menurunkan kolesterol,” kata Roro.

Produk makanan

Beberapa jenis makanan lama yang disajikan Roro antara lain sego, tempe gembus, Garang Asem, Bakmi Ketoprak, dan mangut lele. Sebagian besar menu di “Sumber Asli: Kuliner Tempo Dulu” memang makanan khas dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk bahan yang digunakan, Roro diperoleh dari hasil pertanian di desa-desa. Tak ketinggalan chef yang ia pekerjakan juga berasal dari desa. Dari sinilah kemudian Roro menjamin keaslian rasa dari menu-menu yang disajikan di restorannya.

Pandemi Yang Membawa Konsumen Ke Dirinya

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung membuat banyak konsumen tertarik dengan menu tersebut. Seperti yang kita ketahui di masa pandemi ini pergerakan orang dibatasi sehingga sebagian masyarakat di Jakarta yang berasal dari daerah tidak bisa mudik. Dari sini, untuk menghilangkan kerinduan akan masakan Jawa Tengah dan Jawa Timur, banyak dari mereka yang kemudian membeli menu makanan di “Sumber Asli: Kuliner Tempo Dulu”.

Baca Juga:  13 Bisnis Online Untuk Pelajar SMP Tanpa Modal, Kekinian Dan Menguntungkan!

Menerapkan Protokol Kesehatan

Dalam situasi pandemi, Roro mengatakan restoran “Sumber Asli: Kuliner Tempo Dulu” menjamin penerapan protokol kesehatan. Hal ini terlihat dari kewajiban pengunjung untuk mencuci tangan terlebih dahulu di wastafel dengan menggunakan kaki untuk menghindari penularan virus corona. Selain itu, penerapan protokol kesehatan di sini terlihat dari aturan menjaga jarak, penggunaan masker dan juga sterilisasi alat makan setiap habis digunakan.

Karena ini kuliner, jadi menjaga kebersihan itu nomor satu,” jelas Roro.

Pelayanan Ramah dan Promosi kepada Masyarakat

Selain menerapkan protokol kesehatan, Roro juga menerapkan hal-hal yang dapat menarik minat konsumen yaitu pelayanan yang ramah. Untuk mendatangkan lebih banyak pengunjung, Roro juga menyatakan bahwa ia melakukan promosi ke beberapa komunitas seperti pecinta sepeda motor, sepeda dan lainnya. Tak ketinggalan Roro juga mempromosikan usahanya di media sosial.

Sehingga dengan cara-cara tersebut diharapkan repeat order, datang kembali,” kata Roro.

Misi Sosial Dibalik Bisnis

Dalam bisnis ini, Roro juga menabung dan menjalankan misi sosial. Misi sosial Roro adalah mempekerjakan orang-orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan atau lulusan baru yang kesulitan mencari pekerjaan akibat pandemi.

Agar kita bisa membuka lapangan pekerjaan, sekaligus merekrut anak-anak yang baru lulus kemarin agar bisa bekerja,” jelas Roro.

Artikel Terkait