Apa Itu Swing Trading Yang Menjadi Pilihan Para Trader Agar Selalu Untung

Apa Itu Swing Trading – Apa itu swing trading? Swing trading merupakan salah satu bentuk metode trading dengan memanfaatkan peluang harga saham naik, kemudian menjualnya agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Menurut biasanya cara ini dilakukan dengan menahan saham yang dibeli untuk dijual pada saat harga melambung tinggi.

Swing trading akan memanfaatkan waktu untuk mendapatkan keuntungan yang lebih maksimal. Swing trading sendiri memiliki metode seperti beli saham di saat harga rendah dan menjual saham ketika harganya tinggi.

Namun seorang trader tidak bisa memberikan kepastian kapan harga saham itu berada di posisi paling tinggi karena seluruh harga saham hanya berada dalam imajinasi seorang trader. Itulah yang menjadi salah satu risiko dalam bermain trading saham melalui metode swing trading.

Karena harga saham tersebut berada dalam imajinasi seorang trader maka tidak ada hal yang pasti bagi trader apakah untung atau malah rugi. Oleh sebab itu diperlukan ketelitian cara menggunakan metode swing trading.

Menyusun sistem trading menjadi sangat penting bagi setiap trader, hal ini dikarenakan trader selalu membutuhkan suatu pedomanan dalam membuat keputusan agar tidak salah dalam bertindak.

Aturan yang terdapat dalam metode swing trading ini memberikan perhatian penuh pada trader agar mendapat keuntungan, sehingga pola-pola pergerakan harga juga dipantau secara terus menerus.

Suport dan resistance yang menjadi titik adanya kemungkinan besar untuk mendapat keuntungan akan membantu trader untuk mengetahui apakah harga akan naik atau bahkan melemah. Dengan demikian apabila harga sedang naik pada batas resistance ada kemungkinan harga akan terus melambung tinggi.

Namun sebaliknya apabila harga yang ditampilkan memberikan perlawanan, hal ini berarti adanya potensi harga akan turun atau berbalas dengan harga naiknya saham.  pada skenario swing trading ini hal-hal demikianlah yang terkadang sulit untuk dipahami oleh beberapa trader, sehingga diperlukan kejelian pada setiap grafik pergerakan.

Cara agar terhindar dari resiko swing trading

1. Average Down

Average down adalah pembelian saham secara bertahap dan kemudian membeli kembali saham yang sama apabila suatu ketika harga dari saham tersebut menurun. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila terjadi penurunan harga secara drastis pada saat pembelian saham pertama. Secara sederhana metode ini diyakini dapat meminimalisir terjadinya resiko kerugian dalam menjalankan metode swing trading.

Selanjutnya pembelian saham pada tahap kedua dapat meningkatnya harga penjualan saham. Namun kelemahannya harga saham yang menurun dapat secara beruntun sehingga kerap kali seorang trader mengalami kerugian.

Apabila Anda ingin menghindari kerugian ketika melakukan metode swing trading maka berhati-hatilah dalam memilih saham terhadap suatu perusahaan. Anda disarankan untuk memilih saham pada perusahaan yang benar-benar baik dan berkualitas sehingga meskipun terjadi penurunan namun masih memiliki harapan yang besar saham kembali memulih.

2. Stop Loss

Stop loss adalah menjual saham yang dimiliki pada saat harga saham turun hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Karena sifatnya yang tidak pasti metode swing trading tret kali mengalami kerugian secara tiba-tiba tanpa dapat diprediksi terlebih dahulu. Sehingga hal demikian menjadi suatu resiko yang harus ditanggung oleh para trader.

Dengan demikian ketika anda mengalami kerugian akibat dari sering trading maka untuk meminimalisir terjadinya kerugian yang lebih besar anda disarankan untuk stop loss. Stop loss dalam hal ini menjual saham Anda pada saat harga saham tersebut turun untuk menghindari kerugian yang lebih besar apabila saham tersebut tidak pulih kembali.

Meskipun Anda tidak menerima keuntungan namun sebaiknya Anda menghindari kerugian sehingga stop loss adalah solusi terbaik ketika anda mengalami penurunan harga saham secara drastis.

Cara melakukan beli swing trading

Buy on weakness.

Yaitu membeli saham ketika harga saham memantul dari area support. Membeli sebuah saham dengan posisi harga saham menurun atau sering disebut juga sebagai diskon menjadikan trader untung. Sehingga banyak trader menggunakan posisi tersebut untuk menarik keuntungan yang lebih besar.

Buy on breakout.

Yaitu membeli saham ketika harganya Mencapai break out dari area resistensi. Membeli saham dengan harga yang naik hingga meninggal trend sideways diyakini dapat membuat trader untung besar. Namun tentu saja semakin besar keuntungan yang didapat semakin besar juga resiko yang harus dihadapi.

Cara melakukan jual swing trading

Ketika hendak melakukan penjualan saham maka para pelaku swing trading juga memerlukan analisis terhadap pergerakan IHSG serta melakukan analisis terhadap aksi jual beli secara spontan dari trader lain. Hal ini dilakukan untuk menekan terjadinya resiko. Adapun hal lain yang dapat diperhatikan ketika melakukan penjualan pada swing trading adalah sebagai berikut :

1. Sell on strength

Yaitu proses penjualan saham ketika harga saham berada dalam posisi aman. Meskipun posisi tersebut tidak bisa dipastikan namun sebaiknya para trader menjual sahamnya pada saat harga tersebut sudah terlihat stabil. Sehingga ketika menjual trader akan tetap mendapat keuntungan.

2. Candle reversal

Yaitu menjual saham pada saat harga saham terpantau aman. Biasanya akan ada informasi apabila terjadi penguatan harga saham. Sehingga apabila harga saham tersebut tergolong menguntungkan maka disarankan kepada para trader untuk menjual sahamnya.

Kelebihan swing trading

Swing trading menjadi salah satu jurus andalan yang banyak digunakan oleh trader handal. Penggunaannya yang sangat mudah dipahami menjadikannya selalu digemari oleh para trader senior maupun trader pemula.

Strategi trading dengan menempatkan harga di posisi aman memberikan rasa percaya diri ketika para trader tidak memiliki waktu untuk selalu memantau arus pergerakan harga. sistem trading yang memanfaatkan kenaikan harga untuk menjual saham jadikan trader sebutkan keuntungan yang maksimal.

Berikut ini beberapa kelebihan dari swing trading

1. Waktu yang fleksibel

Apabila anda seseorang yang tidak memiliki waktu luang karena sibuk bekerja maka trading melalui swing sangat cocok untuk anda gunakan. Biasanya seorang trading haruslah selalu memantau pergerakan harga saham dalam setiap detik maupun menit. Untuk itu apabila anda memiliki kesibukan tentu saja Anda akan melewatkan pergerakan harga yang mengakibatkan kerugian. Namun anda tidak perlu khawatir sebab pada swing trading memberikan kemudahan memberikan pelayanan dan kemudahan untuk mengatur posisi trading.

2. Penggunaan yang mudah

Pada dasarnya swing trading tidak menuntut agar trader banyak menggunakan posisi trading. Namun cukup hanya 1 posisi trading dalam satu minggu untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini disebabkan karena swing trading yang memanfaatkan pergerakan harga saham secara optimal sehingga tidak perlu membuka posisi trading yang lebih banyak.

3. Lebih mengutamakan keuntungan

Swing trading akan selalu fokus pada keuntungan semata bukan pada kuantitas atau jumlah posisi yang diinginkan. Oleh karenanya pada swing trading tidak perlu menggunakan posisi yang banyak cukup satu posisi trading saja namun menggunakan.

4. Keamanan

Dalam sistem trading pada swing menerapkan asas-asas yaitu set dan forget. Kedua asas ini menjelaskan bahwa posisi trading telah dilindungi dari resiko-resiko yang akan dihadapi. Sehingga para trader tidak perlu lagi mengawasi pergerakan harga saham secara berkala.

Artikel Terkait