5 Tips Dan Cara Budidaya Jamur Tiram Agar Menghasilkan Pundi Rupiah Di Rumah Saja!

Budidaya Jamur Tiram menjadi salah satu usaha yang bisa Anda lakukan di rumah saja dan sangat menghasilkan uang yang cukup banyak. Sama dengan budidaya ikan nila yang akan membuat Anda untung, hal ini juga akan didapatkan dengan Budidaya Jamur Tiram dengan tepat. Berikut adalah tips dan cara Budidaya Jamur Tiram untuk pemula agar menghasilkan pundi rupiah walaupun di rumah saja.

Memilih Bibit yang Baik

Tentu saja awal dari Budidaya Jamur Tiram adalah memilih bibit yang baik dan berkualitas. Cara agar bisa melakukan hal ini dengan sukses adalah membeli bibit dari petani jamur Tiram yang sudah berpengalaman dan sudah membuktikan sendiri bibit yang mereka gunakan sangat berkualitas. Pengalaman adalah hal yang utama, Anda tidak bisa membeli asal bibit yang akan digunakan untuk Budidaya Jamur Tiram.

Anda bisa membeli bibit yang sudah pasti hasil ujinya, karena terdapat nilai BER yang bisa digunakan pada bibit jamur berkualitas. Bibit jamur yang memiliki kualitas baik adalah bibit dengan miselium yang putih dan tubuh nya rata ke seluruh permukaan. Memiliki referensi petani yang dengan mudah akan memberikan Anda bibit berkualitas menjadi hal yang sangat penting dalam tahap pertama ini. Menjadi selektif dan banyak bertanya akan Anda rasakan ketika memutuskan untuk Budidaya Jamur Tiram dengan awal yang tepat.

Menyiapkan Kumbung (Rumah Jamur)

Budidaya Jamur Tiram adalah Anda harus mengetahui Kumbung atau rumah jamur yang berasal dari kayu atau bambu. Pada bagian dinding atau dalam kumbung bisa dibangun dari papan yang tidak terlalu tebal dan untuk bagian penutup atau tasya dapat dibuat dari genteng. Budidaya Jamur Tiram sangat berpengaruh dari kelembaban dan suhu kumbung sendiri.

Tips dalam Budidaya Jamur Tiram adalah menghindari bahan seperti seng atau asbes dalam membuat kumbung, kedua bahan tersebut memberikan suhu panas ke dalam kumbung. Bagian bawah atau lantai kumbung juga sangat mudah dibuat karena bisa berasal dari tanah alami, yang akan memperlancar proses penyiraman jamur di kemudian hari. Agar semakin mudah dalam perawatannya, Anda bisa membuat susunan kumbung ini seperti rak, dengan referensi rak buku.

Menyiapkan kumbung menjadi langkah yang cukup kompleks tetapi akan membuat Budidaya Jamur Tiram berhasil. Memperhatikan tinggi, tingkatan, dan ukuran dari Kumbung menjadi hal yang harus diperhatikan dengan seksama hingga Anda memahami hal ini.

Menggunakan Baglog Jamur untuk Pemula

Bagi Anda yang masih sangat baru dalam Budidaya Jamur Tiram, menggunakan Baglog menjadi pilihan yang sangat tepat. Baglog sendiri merupakan media tanam Budidaya Jamur Tiram dengan bentuk silinder dan terdapat lapisan plastik khusus untuk budidaya. Baglog tentu saja tidak kosong, terdapat serbuk gergaji dan juga bibit dari Jamur Tiram. Bagian dari Baglog akan dibungai sebagai jalan tumbuhnya jamur.

Baglog yang sudah disiapkan disusun secar horizontal dan terdapat lubang yang mengarah ke samping. Setelah disusun, makan Anda bisa mendiamkan Baglog selama kurang lebih 5 hari dalam keadaan tertutup. Ketiak sudah masuk hari ke-6, maka And absia membuka penutup bagian Baglog. Setelah dibuka, Anda bisa mendiamkan lagi Baglog selama 3 hari tanpa penyiraman sama sekali.

Memanfaatkan media Baglog menjadi hal yang sangat utama bagi pemula, dengan Budidaya Jamur Tiram yang satu ini Anda bisa dengan mudah mempelajari strategi dalam menanam Jamur Tiram.

Sterilisasi Pada Jamur

Tips selanjutnya dalam Budidaya Jamur Tiram adalah melakukan sterilisasi pada jamur dengan menggunakan Drum. Sebelum lanjut ke langkah selanjutnya, Anda harus melubangi drum agar bisa disambungkan dengan selang yang besar. Ketika sudah mendapatkan Drum, Anda bisa mengisi air sebanyak 30- 50 dari dasar drum. Hal selanjutnya yang bisa Anda lakukan adalah memanaskan air yang ada di dalam drum hingga beruap dan tutup drum ketika sudah selesai.

Apabila Anda bingung mengapa sterilisasi pada jamur harus dilakukan, tentu saja dalam proses ini memiliki tujuan untuk mematikan atau menonaktifkan mikroorganisme yang akan membuat pertumbuhan jamur rusak atau terhambat. Suhu yang diperlukan dalam proses ini adalah 95 derajat dan bisa berlangsung selama 3 hingga 10 jam.

Anda juga harus teliti terhadap serangga yang bisa membuat Budidaya Jamur Tiram gagal, yaitu nyamuk, laba-laba, cacing, rayap, hingga semut. Hama ini akan membuat Budidaya Jamur Tiram tidak berjalan dengan baik, oleh karena itu Anda harus jeli dalam menyaksikan pertumbuhan jamur tiram.

Cara Budidaya Jamur

Setelah melihat tips Budidaya Jamur Tiram di atas, tentu saja Anda bisa segera praktik dalam cara Budidaya Jamur Tiram. Berikut adalah cara Budidaya yang mudah untuk pemula.

  1. Cara pertama dalam Budidaya Jamur Tiram adalah dengan memahami konsep dasar dan tips yang sudah dijelaskan di atas.
  2. Setelah memilih bibit yang berkualitas, bisa dilanjutkan dengan menyiapkan kumbung sesuai ketentuan, lalu menggunakan Baglog.
  3. Masukan kumbung ke dalam Baglog, Anda harus bisa mematikan bahwa kondisi dari Kubung sudah bersih dari kotoran dan hal-hal yang akan mengganggu hasil dari Budidaya Jamur Tiram.
  4. Diamkan selama 5 hari dan 3 hari sesuai tips di atas.
  5. Pastikan Anda menyiram seluruh jamur menggunakan teknik spray dan tidak menggunakan tetesan air. Suhu yang dijaga adalah 16 hingga 24 derajat dan penyiraman dilakukan 2 kali sehari.
  6. Memanen Jamur Tiram menjadi hal yang bisa Anda lakukan apabila sudah melihat permukaan baglog sudah tertutup semua dengan miselium, hal ini terhitung 1 hingga 2 minggu sejak Baglog dibuka tutupnya.

Memilih Budidaya Jamur Tiram menjadi hal yang tepat untuk Anda yang masih minim pengalaman tapi ingin mencoba hal baru. Jamur Tiram sendiri banyak digunakan dalam hampir menu jenis masakan dan menjadi camilan khas beberapa daerah. Budidaya Jamur Tiram akan membuat Anda bisa merasakan banyaknya hal baru dan juga keuntungan apabila serius dalam melakukannya. Tips dan Cara Budidaya Jamur Tiram di atas menjadi langkah awal untuk bisa sukses dalam Budidaya Jamur Tiram yang lebih besar.

Tentu saja akan banyak sekali kesulitan yang dihadapi pada awal Budidaya Jamur Tiram. Budidaya Jamur Tiram membutuhkan kesabaran dan juga konsistensi Anda untuk bisa melakukan semua cara sesuai dengan strategi dan tips yang ada. Anda bisa melihat banyak sekali petani Jamur Tiram yang sukses dalam Budidaya Jamur Tiram, tentu saja kesuksesan tersebut tidak didapatkan secara instan.

Bagi Anda yang merasa tertarik dan ingin mencoba Budidaya Jamur Tiram, Tips dan cara di atas dapat dilakukan secara tepat agar bisa merasakan panen Jamur untuk pertama kalinya. Tidak perlu khawatir, dengan adanya informasi di atas, Anda yang masih sangat baru dan pemula tidak akan kebingungan dan tahu harus melakukan apa mulai dari memilih bibit yang baik hingga merasakan panen dalam Budidaya Jamur Tiram.

Artikel Terkait