Istilah-Istilah Dalam Trading Forex, Saham dan Crypto

Istilah-Istilah Dalam Trading – Bagi para pemula maka wajib menguasai beberapa istilah-istilah dalam trading sebagai berikut ini.

Istilah-istilah dalam Trading

Kuasai singkatan tiap mata uang dan istilah berikut.

Forex (Foreing Exchange) atau Valas (Valuta Asing)

Forex atau Valas adalah mata uang asing, yang sering diperdagangkan di pasar uang karena memiliki perbedaan rate yang terus berfluktuasi setiap saat.

Buy

Buy ialah posisi untuk beli dalam trading Forex. Buy dilakukan saat harga rendah dan akan naik.

Sell

Sell ialah posisi untuk jual dalam trading Forex. Sell dilakukan saat harga tinggi dan akan turun.

Lot atau Kontrak Mini 

Lot ialah satuan mata uang dalam investasi Forex. Kontrak mini atau 1 lot adalah 10.000 mata uang bersangkutan. Contoh 1 Lot USD/IDR = US$10.000.

Kontrak Standar atau Kontrak Reguler

Dalam Kontrak Standar atau kontrak Reguler mana 1 lot senilai 100.000 mata uang bersangkutan.

Order 

Pesanan untuk beli atau jual pada harga tertentu.

Posisi

Order yang match, menemukan pasangan, akan berubah jadi posisi. Contoh, order beli di harga 1USD = 10.000 IDR akan menjadi posisi setelah bertemu dengan order jual pada harga yang sama.

Leverage atau Daya Ungkit

Rasio untuk menentukan margin yang diperlukan dalam melakukan suatu transaksi. Rasio dikalikan dengan ukuran kontrak. Contohnya, leverage 1:200 di kontrak mini. Maka margin nya ialah (1/200) x 10.000 = 50 pada satuan uang yang diperdagangkan.

Margin atau Uang Jaminan

Semacam DP (Down Payment) atau uang muka dan jaminan. Contoh, USD/IDR dengan nilai 1 lot = 10.000 USD di kontrak, dengan leverage 1:200 maka guna mendapatkannya hanya perlu mengeluarkan margin atau uang muka sebesar 50 USD saja saat open posisi beli.

Baca Juga:  Definisi, Keuntungan, Dan Contoh Aplikasi Trading Saham Harian

Lalu setelah pembeli berhasil menjual 10.000 USD tersebut atau tutup posisi maka baru dibayarkan harga beli 10.000 USD tadi, dan margin atau uang muka sebesar 50 USD nya akan dikembalikan kepada pembeli saat tutup order.

Pip

1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Nilai 1 poin atau Pip untuk akun mini adalah  $1. Sedangkan Pip atau nilai 1 poin akun standar adalah $10.

Floating vs Realized

Floating loss adalah potensi kerugian, contoh harga USD yang dibeli seharga 10.000 IDR turun jadi 9.000 IDR. Realized loss jika sudah benar-benar dijual pada harga tersebut. Sebaliknya adalah floating Profit dan realized profit.

Resistance

Batas atas pergerakan harga

Support

Batas bawah pergerakan harga

Istilah-istilah dalam Trading

Kuasai kode saham yang listing di BEI dan beberapa istilah berikut.

Saham atau Stock

Hak kepemilikan atas sebagian perusahaan.

BEI (Bursa Efek Indonesia)

Pasar modal tempat transaksi jual beli saham.

Lot

Satuan terkecil atau minimal beli di pasar modal.1 lot adalah 100 lembar saham.

Dividen

Pembagian laba perusahaan kepada para pemegang saham.

Capital Gain

Keuntungan dari selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga beli sahamnya.

Capital Loss

Kerugian dari selisih harga jual yang lebih rendah dari harga beli sahamnya.

Opsi Call

Hak beli dari penjual yang diberikan kepada calon pembeli untuk melaksanakan pembelian sebelum waktu tertentu pada harga tertentu.

Bid

Harga jual tertinggi yang akan dibayar oleh para buyer.

Close Price

Harga terakhir saham di akhir hari saat penutupan BEI.

Bearish

Keadaan saat aksi ambil untung secara besar-besaran di pasar saham, sehingga membuat harga saham secara umum jadi menurun.

Baca Juga:  Langkah Paling Mudah Cara Menghitung Nilai Intrinsik Saham Dengan Cepat

Bullish

Keadaan pasar saham yang sedang naik akibat banyak pemegang saham yang melakukan pembelian, sehingga harga saham jadi meningkat.

Buyback

Emiten membeli kembali sahamnya dari publik, guna membuat stabil harga sahamnya.

Cut loss

Tindakan menjual saham meski harga jual lebih rendah dari harga beli, guna meminimalisir kerugian akibat harga saham yang terus menurun.

ARA (Auto Rejection Atas)

Pembatasan transaksi saham yang mengalami kenaikan melebihi ambang batas.

ABA (Auto Rejection Bawah)

Pembatasan transaksi saham yang mengalami penurunan melebihi ambang batas.

Istilah-istilah dalam Trading Cryptocurrency

Pahami nama-nama mata uang digital dan istilah berikut.

Cryptocurrency

Mata uang kripto atau cryptocurrency ialah uang digital terdesentralisasi dengan teknologi blockchain. Berbeda dengan uang fiat yang diterbitkan oleh bank sentral tiap negara. Transaksi uang crypto menggunakan mekanisme langsung peer to peer, dari satu pengguna ke pengguna lain tanpa campur tangan pihak ketiga, seperti bank. Lalu dicatat dalam buku besar Blockchain yang dapat diakses oleh siapa pun. Terdapat aneka uang kripto, yaitu bitcoin (BTC) , Ethereum (ETH), Dogecoin, cardano, Litecoin (LTC), degicoin, Ripple (XRP), dan lain sebagainya hingga Bitcoin Cash (BCH) versi update dari bitcoin.

Altcoin 

Alternatif koin yakni mata uang digital jenis lain selain Bitcoin.

Satoshi

Nilai pecahan terkecil bitcoin. Sats senilai 0,00000001 BTC.

Trader Krypto

Mata uang digital atau crypto biasanya diperjualbelikan dengan mata uang fiat seperti USD atau IDR juga bisa. Hal ini berbeda dengan trader Forex yang memperjualbelikan antar sesama mata uang fiat. Jarang terjadi jual beli antar jenis mata uang krypto.

Software Wallet

Dompet digital untuk tempat menyimpan mata uang kripto pribadi. Pemilik koin dapat mengunduh wallet ke perangkat komputer atau ke ponselnya masing-masing.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Pembagian Dividen Saham?

Bagholder

Trader yang gagal keluar saat terjadi pump and dump, dan terpaksa memegang saham/aset kripto dengan performa yang jelek pada waktu yang lama.

Pump and Dump

Strategi di pasar uang Krypto untuk pump menaikkan harga lalu dump menjatuhkan harga.

Bearish

Saat harga stagnan dan mengalami penurunan.

Bullish

Saat harga mengalami kenaikan.

Koreksi

Penurun ke harga yang stabil di level tertentu setelah harga mengalami kenaikan secara terus menerus, atau sebaliknya, kenaikan harga yang stabil setelah harga mengalami penurunan secara terus menerus.

Scalping

Gaya trading untuk ambil untung sedikit demi sedikit, dalam jual beli uang krypto dalam jangka pendek secara cepat, begitu ada selisih harga jual yang lebih tinggi dari harga belinya.

Staking

Mencari pasif income dengan memvalidasi transaksi atau segala aktivitas dalam sistem blockchain. Pemilik kripto harus mengunci koinnya pada wallet yang sah dan terpercaya. Aktivitas tersebut hanya dapat dilakukan pada blockchain yang menggunakan algoritma Proof of Stake (PoS)

Whale

Pemilik minimal 5% dari total seluruh aset kripto tertentu, yang dapat mempermainkan harga di pasar.

ICO (Initial Coin Offering)

Penawaran Koin di awal, istilahnya IPO, harga perdana pada pasar saham.

IDEX (Pasar dagang uang digital)

Tempat transaksi jual beli mata uang krypto

Public Key 

Kunci yang dubagikan dengan orang-orang sehingga untuk dapat menerima cryptocurrency.

Private Key

Kunci untuk mengakses dompet Wallet tempat menyimpan cryptocurrency milik pribadi.

Borrowing rate

Leveraged, meminjam koin pada tingkat yang ditentukan sebelumnya, yang mencerminkan keuntungan serta kerugian keseluruhan posisi.

Demikianlah beberapa istilah dalam trading, yang wajib untuk diketahui.

Artikel Terkait