Mengenal Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitung Premi Asuransi

Cara Menghitung Premi Asuransi – Sekarang ini ada banyak perusahaan yang menawarkan jasa . Sebelum menggunakannya, usahakan untuk memahami dahulu apa pengertiannya.

Dalam asuransi sendiri terdapat yang namanya premi. Setelah memahami pengertiannya, usahakan juga mengetahui cara menghitung premi asuransi.

Pengertian Premi Asuransi

Sebelum mengetahui bagaimana cara menghitung premi asuransi, pastikan Anda mengetahui dahulu apa yang dimaksud dengan premi asuransi itu sendiri. Premi asuransi adalah tanggungan biaya yang menjadi kewajiban nasabah. Biaya tersebut wajib dibayarkan dengan nominal sesuai jumlah serta jangka waktu yang sudah ditentukan di awal.

Untuk pembayarannya sendiri umumnya dilakukan setiap bulan sesuai tempo asuransi yang diambil oleh nasabah. Akan tetapi, beberapa premi juga dapat dibayarkan satu kali saja dengan jumlah cukup besar dari biasanya. 

Besaran premi sendiri biasanya akan disesuaikan dengan kesepakatan. Premi tersebut juga tertuang di dalam polis. Yakni sebuah dokumen perjanjian yang sudah disepakati baik oleh pihak nasabah (tertanggung) serta pihak perusahaan asuransi (penanggung).

Berbagai Jenis Premi Asuransi

Terdapat beberapa jenis premi asuransi yang perlu Anda ketahui. Setiap jenis tersebut tentu memiliki kelebihan dan ketentuannya masing-masing. Agar lebih jelas, simak beberapa jenisnya pada penjelasan di bawah ini:

  • Premi Asuransi Kecelakaan

Merupakan besaran biaya yang perlu dibayarkan agar seseorang memperoleh jaminan. Jaminan tersebut akan menanggung semua resiko apabila nasabah mengalami kecelakaan sewaktu-waktu. Jika dibandingkan dengan jenis lainnya, premi kecelakaan tersebut paling banyak digunakan.

Baca Juga:  Cara Mencairkan Asuransi Allianz dengan Mudah

Pasalnya, seseorang tentu sering keluar rumah memakai kendaraan. Untuk pilihan premi asuransi ini sendiri terdiri dari dua hal yakni proteksi ketika berlibur serta kecelakaan saat nasabah berkendara baik menggunakan mobil ataupun motor.

  • Premi Asuransi Kesehatan

Pada premi jenis ini, terdapat jaminan perlindungan kesehatan bagi nasabahnya. Hal ini berarti apabila seseorang membayarkan premi jenis asuransi kesehatan, maka biaya pengobatan dapat ditanggung oleh pihak asuransi. 

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa besaran asuransi yang ditanggung tersebut tergantung dengan premi yang dibayarkan setiap bulan. Tidak hanya itu, besaran tersebut juga dipengaruhi oleh produk asuransi kesehatan apa yang nasabah ambil. Dapat dikatakan pula pembayaran premi ini jauh lebih murah daripada harus membayar biaya pengobatan sendiri.

  • Premi Asuransi Perjalanan

Terakhir adalah premi asuransi perjalanan. Pada premi satu ini, perusahaan asuransi akan memberikan jaminan perlindungan finansial kepada nasabahnya. Terutama ketika mereka melakukan perjalanan domestik maupun internasional.

Tidak heran jika jenis premi ini sangat cocok apabila Anda sering melakukan perjalanan jarak jauh. Contohnya ketika ingin bekerja. Premi asuransi perjalanan ini sendiri umumnya perlu dibayarkan dalam satu waktu saja yakni ketika membeli tiket perjalanan.

Apa Saja Fungsi Premi pada Asuransi?

Setelah memahami pengertian dan beberapa jenis premi asuransi tentu kurang lengkap rasanya apabila belum mengetahui apa saja fungsinya. Fungsi dari premi asuransi in sendiri pada dasarnya sangat beragam. Agar Anda mengetahuinya lebih jelas, maka berikut penjelasannya:

  • Sebagai Pengalihan Resiko

Fungsi premi asuransi dapat dijadikan sebagai pengalihan resiko. Dengan begitu, setiap nasabah dapat mengalihkan semua resiko kerugian yang mereka alami kepada perusahaan asuransi.

Perusahaan tersebut akan menanggung serta membayarkan sejumlah ganti rugi atas resiko yang dialami oleh nasabahnya. Adapun ganti rugi yang dibayarkan tersebut umumnya berupa santunan atau bisa juga uang.

  • Memberikan Jaminan Perlindungan

Ketika seseorang menggunakan asuransi kemudian membayarkan premi, maka nasabah akan memperoleh jaminan perlindungan dari berbagai resiko yang mungkin saja merugikan. Pasalnya, setiap orang tentu tidak bisa menduga kapan mereka mendapatkan kejadian buruk.

Baca Juga:  Syarat Sah Perjanjian Asuransi, Simak Informasi Lengkapnya

Oleh sebab itu, untuk mendapatkan jaminan perlindungan dari adanya resiko merugikan tersebut seseorang memanfaatkan asuransi. Dengan begitu, nasabah akan memperoleh jaminan perlindungan demi meminimalisir kerugian.

  • Sebagai Pemerataan Biaya

Fungsi lainnya aadalah sebagai pemerataan biaya. Hal ini artinya nasabah mengeluarkan biaya dengan jumlah tertentu kemudian mereka tidak perlu lagi membayar ganti rugi atas semua resiko dengan jumlah tidak menentu. 

Sebagai contoh, Anda tidak perlu lagi menanggung biaya rumah sakit saat mendapatkan musibah  harus menjalani rawat inap karena sebelumnya sudah terdaftar sebagai nasabah asuransi kesehatan yang membayar premi.

  • Menghimpun Dana

Ketika dana asuransi dibayarkan kepada pihak perusahaan oleh nasabah, maka dan tersebut akan dihimpun dan dikelola sehingga dapat berkembang. Adapun dana yang berkembang tersebut dapat dimanfaatkan untuk membayarkan ganti rugi. Tepatnya ketika nasabah mengalami kejadian tidak terduga yang merugikan. 

  • Menyeimbangkan Asuransi

Fungsi terakhir ketika seseorang membayarkan premi adalah sebagai penyeimbang asuransi. Dalam hal ini, pihak jasa akan mengatur pembayaran premi tersebut agar seimbang dengan resiko yang ditanggung. Hal ini menyebabkan kedua pihak yang saling berkaitan tersebut tidak mengalami kerugian.

Untuk jumlah premi sendiri umumnya akan ditentukan berdasarkan tarif premi yang dikalikan dengan nilai pertanggungan. Apabila premi asuransi jiwa, maa biayanya akan ditentukan sesuai kesepakatan maupun ketetapan jasa asuransi terkait.

Bagaimana Cara Menghitung Premi Asuransi?

Umumnya, nasabah perlu membayarkan premi berdasarkan hasil perkalian antara tarif premi asuransi dengan semua harga pertanggungan. Dari situ dapat diperoleh rumus menghitungnya sebagai berikut:

Jumlah premi = biaya premi x total biaya pertanggungan

Untuk menentukan tarif premi serta harga pertanggungan sendiri cukup mudah dilakukan. Anda hanya perlu berpedoman pada petanggungan yang perlu dibayarkan pada pihak penanggung. 

Baca Juga:  Cara Membatalkan Asuransi BCA Life Sebelum Memutuskan Ambil Produknya

Uang pertanggungan sendiri merupakan dana yang perli dibayarkan oleh perusahaan kepada nasabah apabila terjadi kerugian. Sedangkan untuk menentukan total biaya pertanggungan adalah dengan menghitung harga wajar kondisi saat ini dari benda yang nasabah asuransikan.  

Bagaimana Cara Membayar Premi Asuransi?

Setelah mengetahui cara menghitung premi asuransi, maka ketahui juga cara membayarnya. Sekarang ini sendiri pihak perusahaan sudah menawarkan kemudahan dalam proses pembayaran tersebut. Dengan begitu, setiap nasabah dapat nyaman dan aman ketika membayarnya.

Yakni pembayaran melalui setor tunai, auto debet, virtual account, dan lain sebagainya. Saat ini sendiri kebanyakan orang lebih memilih membayarkan premi lewat auto debet rekening. Pasalnya, proses pembayaran tersebut dapat menghindarkan nasabah dari adanya resiko keterlambatan.

Akan tetapi, tidak ada aturan secara khusus mengenai pemilihan pembayaran tersebut. Pasalnya, setiap nasabah diberi kebebasan dalam membayar premi sesuai dengan kenyamanan masing-masing.

Apakah Premi Asuransi Bisa Diambil?

Kebanyakan dari Anda mungkin bertanya-tanya apakah premi asuransi bisa diambil. Perlu dipahami dahulu bahwa pihak tertanggung atau nasabah membayarkan dana premi mereka kepada pihak perusahaan. Sementara itu, pihak perusahaan akan menginvestasikannya ke instrumen keuangan.

Dengan begitu, hasil dari investasi tersebut dapat diambil kembali oleh pihak nasabah sebagai pemegang polisnya. Hal ini berarti, premi dari setiap produk perlindungan asuransi bisa diambil karena merupakan hasil perputaran dana pada instrumen investasi yang dilakukan oleh perusahaan asuransi.

Itu tadi penjelasan lengkap tentang cara menghitung premi asuransi yang bisa Anda ketahui. Dengan memahami penjelasan tersebut, kini seseorang juga sudah mengerti apa saja fungsi serta bagaimana cara membayar premi tersebut sesuai kebutuhan masing-masing.

 

Artikel Terkait