5 Cara Mendapatkan Modal untuk Bisnis di Bulan Ramadhan

Pada bulan mendatang, umat Islam akan memiliki agenda tahunan, yaitu puasa selama bulan Ramadhan. Kegiatan puasa di bulan Ramadhan sendiri di Indonesia selalu memiliki kesan tersendiri. Karena jumlah umat Islam yang besar, peringatan bulan Ramadhan di Indonesia memiliki momentum yang sangat kuat. Kesan bulan Ramadhan juga dirasakan oleh para pebisnis yang merasakan peningkatan omzet. Dari sini, banyak pengusaha di bulan Ramadhan menambah jumlah dagangannya. Nah bagi Anda yang juga ingin berbisnis atau menambah jumlah produksi barang untuk dijual di bulan Ramadhan, maka Anda perlu mengusahakan tambahan modal. Tapi bagaimana jika Anda kekurangan modal? Jangan khawatir, ikuti strategi dari Financial Planners Andy Nugroho dan Prita Hapsari Ghozie di bawah ini.

  1. Penghematan

Strategi pertama untuk menambah modal usaha di bulan Ramadhan adalah dengan menabung. Dalam menjalankan strategi tersebut, Andy mengatakan bahwa menabung merupakan modal paling efektif yang dapat digunakan untuk usaha karena berasal dari dana sendiri. Meski memiliki dana sendiri, Andy mengatakan batas ideal penggunaan tabungan adalah sekitar 30 persen dari total tabungan. Mengapa demikian? Karena menurut dia, tabungan ini juga dibutuhkan untuk hal-hal yang mendesak dan tidak bisa ditutup dengan dana darurat.

Sehingga jika ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditutupi dana darurat, masih bisa ditutupi dengan tabungan sehingga tetap bisa berjaga-jaga. Misalnya tiba-tiba ada kecelakaan, kendaraan pribadi rusak, jadi masih ada bantalannya,” kata Andy.

Namun, menurut Prita Ghozie, penggunaan tabungan ini sebaiknya hanya difokuskan pada tujuan tertentu, seperti menabung untuk pendidikan anak. Jadi untuk modal usaha, para pebisnis bisa mengambilnya dari dana yang tidak terpakai.

Modal bisa diambil dari dana yang menganggur atau tidak terpakai. Jangan atau hindari penggunaan dana darurat,” kata Prita.

  1. Hasil Penjualan

Jika bisnis Anda sudah ada sebelum bulan Ramadhan, maka Anda bisa mencari tambahan modal dengan meningkatkan penjualan. Bagaimana Anda bisa menjalankan teknik pemasaran lainnya seperti sistem Pre-Order (PO). Jadi pembeli harus membayar terlebih dahulu untuk barang yang akan diproduksi dan dikirim. Dari sini Anda akan mendapatkan alokasi uang lebih untuk Anda gunakan sebagai modal di bulan Ramadhan.

Bagi yang ingin berbisnis dengan sistem PO juga bisa menambah modal kerja nantinya,” jelas Prita.

  1. Investasi

Anda yang sudah melakukan investasi bisa mendapatkan modal usaha selama bulan Ramadhan dengan melakukan penarikan investasi. Namun menurut Prita, untuk menerapkan strategi tersebut, ada hal-hal yang perlu dicermati, seperti memilih investasi yang likuid atau mudah dilikuidasi. Selain itu, Prita disarankan untuk menghindari investasi yang sudah dialokasikan.

4.Gadai Barang

Anda yang memiliki barang berharga bisa menggadaikannya untuk mendapatkan modal usaha. Namun, menurut Andy, untuk menggadaikan barang ini Anda perlu menghindari menggadaikan barang produktif yang digunakan untuk menunjang usaha.

  1. Hutang

Terakhir, strategi mendapatkan modal usaha di bulan Ramadhan adalah dengan utang. Cara ini bisa Anda lakukan jika keempat cara di atas sulit dilakukan. Bisa dibilang hutang ini adalah langkah terakhir untuk mendapatkan modal. Namun menurut Andy, utang sah sah saja jika tujuannya produktif, seperti bisnis. Apalagi jika bisnis yang akan Anda jalankan menjanjikan untung besar, maka utang bukanlah hal yang buruk.

Lebih lanjut Andy mengatakan, utang tidak harus selalu diandalkan. Karena sebenarnya hutang adalah pilihan terakhir. Dan setelah memiliki hutang anda harus benar-benar mengelolanya dengan baik agar tidak menjadi bumerang.