Ringkasan cepat gaji PT Icon Plus (PLN Icon Plus): PT Indonesia Comnets Plus, dikenal sebagai PLN Icon Plus, adalah anak usaha PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang jaringan komunikasi data, berdiri sejak 3 Oktober 2000, dengan kantor pusat di Kawasan PLN Cawang, Jakarta Timur, dan 26 kantor perwakilan di seluruh Indonesia. Data gaji spesifik per posisi belum banyak tersedia secara terbuka, sehingga acuan hukumnya adalah UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876. Terakhir diperbarui: Juli 2026.
Tim Editorial Sickforprofit.com menulis dan meriset artikel ini. Kami memverifikasi profil perusahaan, lokasi kantor pusat, dan data upah minimum resmi — bukan hasil karangan atau template otomatis.
Apa Itu PT Icon Plus (PLN Icon Plus)?
PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) berdiri pada 3 Oktober 2000 sebagai anak usaha PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang penyedia jaringan komunikasi data dan jasa telekomunikasi untuk sektor ketenagalistrikan maupun bisnis publik. Sejak September 2022, perusahaan mulai menggunakan nama dagang “PLN Icon Plus” untuk menegaskan statusnya sebagai anak usaha PLN.
Kantor pusat perusahaan berada di Kawasan PLN Cawang, Jalan Mayjend Sutoyo Nomor 1, Cililitan, Jakarta Timur. Perusahaan mengoperasikan Network Operation Centre di Gandul sejak setahun setelah berdiri, dengan 26 kantor perwakilan tersebar di seluruh Indonesia hingga akhir 2021. Layanan utama mencakup Clear Channel, Multi Protocol Label Switching (MPLS), akses internet broadband, VoIP, dan aplikasi perbankan.
Berapa Gaji Karyawan PT Icon Plus?
Data gaji spesifik per posisi untuk Icon Plus belum banyak tersedia secara terbuka di platform pencari kerja.
| Posisi | Kisaran Gaji | Catatan |
|---|---|---|
| UMP DKI Jakarta 2026 | Rp 5.729.876 | Acuan hukum untuk kantor pusat, berlaku 1 Januari 2026 |
Sebagai anak usaha BUMN PT PLN (Persero), Icon Plus wajib membayar gaji pokok karyawan minimal sesuai UMP DKI Jakarta untuk kantor pusat Cawang, dengan kemungkinan tambahan tunjangan sesuai kebijakan internal dan level jabatan sebagai perusahaan penyedia jaringan teknologi informasi.
Syarat dan Cara Melamar di PT Icon Plus
Syarat umum posisi teknisi jaringan meliputi lulusan D3/S1 teknik informatika, teknik elektro, atau bidang terkait, sehat jasmani rohani, dan menguasai teknologi jaringan data. Posisi staf dan manajerial memerlukan pengalaman sesuai bidang terkait.
Langkah melamar kerja di PT Icon Plus:
- Siapkan CV, ijazah, dan berkas lamaran sesuai posisi yang Anda tuju.
- Pantau lowongan resmi melalui situs plniconplus.co.id atau rekrutmen bersama BUMN.
- Ikuti tahapan seleksi meliputi tes tertulis, tes kesehatan, dan wawancara.
- Rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun — waspada penipuan mengatasnamakan HRD Icon Plus.
Apa Saja Tunjangan untuk Karyawan?
Selain gaji pokok, karyawan Icon Plus umumnya menerima BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, tunjangan kesehatan, tunjangan perumahan dan transportasi, bonus tahunan, serta akses program pelatihan dan pengembangan karier. Sebagai anak usaha BUMN kelistrikan, Icon Plus juga menawarkan jaminan kesehatan yang komprehensif.
FAQ Seputar Gaji PT Icon Plus
Berapa gaji karyawan PT Icon Plus?
Data gaji spesifik per posisi belum banyak tersedia secara terbuka, sehingga acuan yang lebih akurat adalah UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876.
PT Icon Plus anak usaha siapa?
Icon Plus (Indonesia Comnets Plus) adalah anak usaha PT PLN (Persero), bergerak di bidang jaringan komunikasi data dan telekomunikasi.
Bagaimana cara melamar kerja di PT Icon Plus?
Pantau lowongan resmi di plniconplus.co.id atau rekrutmen bersama BUMN, siapkan berkas lamaran, lalu ikuti proses seleksi perusahaan.
Kesimpulan
PT Icon Plus memiliki data gaji publik yang belum banyak tersedia secara terbuka, sehingga UMP DKI Jakarta 2026 (Rp 5.729.876) menjadi acuan paling akurat untuk kantor pusat. Untuk perusahaan BUMN sejenis, cek juga gaji PT PELNI, atau jelajahi kategori Gaji Perusahaan untuk profil lainnya.
Disclaimer: Data gaji di artikel ini berasal dari kombinasi laporan publik terbatas dan UMP resmi pemerintah. Angka aktual bisa berbeda tergantung posisi, lokasi kerja, negosiasi individu, dan kebijakan internal perusahaan.