Investasi saham memang menjadi populer bagi banyak kalangan. Bahkan, saat ini sudah banyak sekuritas yang menawarkan kemudahan bagi investor pemula dalam menabung atau investasi saham. Ini yang akan menjadi pertimbangan penting bagi banyak investor untuk memanfaatkan lebih banyak peluang. Pengetahuan tentang investasi produk keuangan seperti ini memang sangat dibutuhkan. Bahkan, ada banyak sumber yang bisa dijadikan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan. Ini juga berlaku pada investor pemula yang harus menentukan pilihan jenis investasi saham paling ideal. Semakin baik jenis saham yang dipilih justru ini memberikan keuntungan yang lebih besar.

10 jenis investasi saham yang populer di kalangan investor
Setiap jenis investasi saham memiliki karakteristik yang berbeda. Sebenarnya hal ini justru akan memudahkan para investor pemula untuk menentukan keputusan yang tepat dalam memulai investasi. Hal ini juga berkaitan dengan resiko yang akan didapatkan dari para investor yang mencoba untuk melakukan transaksi penjualan dan pembelian pada jenis saham tertentu. Selain itu, pergerakan valuasi dari saham memang harus diperhitungkan dengan baik. Kategori dari saham itu memang akan disesuaikan dengan laporan keuangan hingga prospek perusahaan dalam jangka waktu yang lebih panjang lagi. Berikut ini ada 10 jenis investasi saham yang wajib diketahui para investor pemula seperti:
1. Saham biasa
Ini merupakan salah satu jenis investasi saham yang paling banyak diminati. Jenis saham ini merupakan penawaran dari perusahaan yang sudah mencatatkan diri di bursa efek. Saham biasa bisa diperoleh dengan pembelian dari penawaran yang dilakukan emiten. Nilai saham biasanya berdasarkan dari kinerja perusahaan dan prospek jangka panjang. Selain itu, saham seperti ini juga memberikan akses laporan keuangan melalui sekuritas. Pada saat perusahaan mendapatkan laba maka pemegang saham berhak untuk dividen yang disesuaikan dengan keputusan RUPS. Selain itu, para pemegang saham juga berhak untuk mendapatkan hasil penjualan aset setelah perusahaan dinyatakan bangkrut atau pailit sesuai dengan nominal saham yang dimiliki.
2. Saham atas nama
Pilihan jenis dari saham lain yang tersedia termasuk Saham Atas Nama. Ini merupakan pilihan saham yang tersedia atas peralihan nama. Pemilik saham ini terlihat dengan rincian jelas. Selain itu, jenis saham ini tentu saja bisa dialihkan pada pemilik baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saham ini juga menawarkan nilai keuntungan sesuai dengan pergerakan valuasi. Pastikan juga untuk memiliki dokumen penting secara lengkap saat memutuskan untuk mendapatkan peralihan nama.
3. Saham preferen
Ini adalah jenis saham yang memberikan banyak benefit bagi para pemilik. Saham preferen sering juga disebut dengan preferes stock yang dianggap menjadi gabungan antara obligasi dan saham. Pemegang saham ini memiliki banyak keuntungan yang sangat besar. Pengembalian modal yang diberikan kepada pemegang saham dianggap cukup besar. Selain itu, pemegang saham ini tentu saja akan mendapatkan prioritas dalam pembagian dividen. Bahkan, dalam pemilihan dewan direksi tentu saja bisa dilakukan pemegang saham mayoritas. Namun, perlu diingat bahwa pemilik saham ini tidak bisa ikut dalam pengambilan keputusan saat RUPS sedang berlangsung. Nilai dari saham preferen ini dianggap lebih besar.
4. Saham blue chip
Rekomendasi jenis investasi saham lain yang patut dipertimbangkan investor adalah Blue Chip. Saham ini menjadi begitu populer di bursa efek karena nilai kapitalisasi yang mencapai 10 triliun, bahkan lebih. Saham ini berasal dari emiten yang sering membagikan dividen secara berkala. Hal yang paling penting tentu saja nilai saham ini terus mengalami peningkatan secara fundamental. Apalagi kinerja perusahaan yang masuk dalam kategori blue chip dianggap sangat baik untuk jangka panjang. Ini yang memberikan nilai keuntungan sangat besar bagi para pemegang saham. Perlu diingat bahwa harga saham yang masuk dalam kategori Blue Chip dianggap lebih mahal. Ini bisa menjadi pilihan penting dalam investasi jangka panjang.
5. Saham atas unjuk
Ini merupakan jenis saham yang berbeda dengan lainnya. Saham atas unjuk merupakan jenis saham yang tidak menyertakan nama pemilik dengan jelas. Bahkan, seringkali nama pemilik saham memang tidak disertakan. Saham seperti ini bisa memberikan nilai kemudahan untuk peralihan bagi pemilik baru. Saham atas unjuk justru akan memberikan keuntungan bagi pemilik baru karena proses peralihan yang dianggap tidak terlalu rumit. Prosedur yang berlaku bahkan dianggap lebih mudah dibandingkan dengan jenis atas nama. Pastikan juga untuk mendapatkan rincian data penting kepemilikan saham secara sah. Hal ini dilakukan untuk menghindari pemblokiran peralihan oleh sekuritas.
6. Saham growth
Ini termasuk jenis saham yang dianggap penting untuk investasi. Saham jenis Growth berasal dari perusahaan atau emiten yang mengalami peningkatan secara signifikan. Saham seperti ini juga sangat populer untuk dikoleksi bagi para investor. Nilai saham akan terus bertambah dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, saham ini juga akan bergerak berdasarkan kinerja perusahaan yang terus membaik. Bahkan, pada waktu tertentu emiten akan mendapatkan laba dengan pembagian dividen cukup stabil. Jenis saham ini memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan saham lainnya. Laporan keuangan secara periodik juga dianggap sangat baik.
7. Saham income
Ini adalah jenis saham yang masuk dalam kategori penilaian pendapatan perusahaan. Jenis saham income diberikan kepada emiten yang memperoleh pemasukan atau pendapatan perusahaan yang lebih tinggi dari periode sebelumnya. Hal ini tentu saja akan memberikan nilai keuntungan yang lebih baik bagi para pemegang saham. Bahkan, pada saat melakukan pembagian dividen maka pemilik saham juga mendapatkan nominal besar dari sebelumnya. Saham seperti ini memiliki laporan keuangan yang sangat baik. Selain itu, prospek kinerja perusahaan juga akan selalu dipublikasikan. Ini membuat para investor akan memberikan kepercayaan yang lebih tinggi untuk mendukung seluruh pencapaian perusahaan untuk jangka waktu lebih lama lagi.
8. Saham spekulatif
Ini adalah jenis saham yang bisa memberikan keuntungan transaksi bagi para investor pemula. Namun, resiko yang dimiliki dari saham ini juga dianggap sangat tinggi. Kategori saham ini tidak begitu populer. Hal ini karena nilai saham yang sangat rendah dibandingkan dengan emiten pada umumnya. Bahkan, saham ini selalu diperdagangkan para spekulan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Banyak investor selalu berhati-hati dalam melakukan investasi pada kategori saham ini.
9. Saham lesser-known
Jenis saham ini memang tidak terlalu populer dibandingkan dengan jenis growth. Namun, investor dari emiten akan tetap mendapatkan dividen dengan nilai yang sesuai. Biasanya peningkatan dari valuasi saham ini tidak terlalu signifikan. Ini terjadi karena laporan keuangan hingga pendapatan perusahaan tidak mengalami kenaikan yang sangat besar.
10. Saham Counter Cyclical
Ini menjadi pilihan jenis saham prioritas bagi banyak investor. Saham Counter Cyclical memiliki keunggulan yang lebih baik. Ketangguham saham ini karena perusahaan akam terus mengalami peningkatan kinerja meskipun mendapatkan banyak cobaan dari eksternal. Hal ini memberikan dampak penting pada peningkatan dividen. Selain itu, jenis saham ini memang cocok untuk menjadi investasi jangka panjang.