Istilah-Istilah Dalam Saham Yang Perlu Diketahui

Istilah-Istilah Dalam SahamJual beli saham sekarang bisa dilakukan oleh siapa saja, dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, karyawan kantor hingga pelajar dan mahasiswa bisa menjadi trader saham maupun investor saham. Kemudahan dalam pembelian secara online melalui berbagai aplikasi turut mendukung hal tersebut. Namun sebaiknya pahami benar dulu beberapa Istilah-istilah dalam Saham berikut ini.

Saham atau Stock 

Pertama perlu dipahami dulu apa definisi saham, yakni suatu bukti kepemilikan atas suatu nilai tertentu (share) dari suatu perusahaan. Kata saham berasal dari bahasa Arab. Sesuai literatur fikih, maka kata saham diambil dari istilah musahamah yang asal katanya ialah sahm, dengan bentuk jamak ashum atau suhmah yang artinya ialah bagian, yakni bagian kepemilikan. Sehingga pemilik saham ialah juga merupakan pemilik perusahaan. 

Bursa Efek Indonesia (Bursa) 

Bursa Efek Indonesia atau disingkat BEI adalah salah satu wadah pasar untuk memperjualbelikan saham di tingkat nasional, selain itu masih ada bursa-bursa lainnya di berbagai kota dan negara. Status hukum BEI ialah perseroan yang berkedudukan di Jakarta dan sudah mendapat izin usaha dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sebagai pihak yang menyelenggarakan serta menyediakan sistem dan atau sarana guna mempertemukan penawaran jual dan permintaan beli Efek berbagai pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek antar mereka. Selain ini masih banyak Istilah-istilah dalam saham dan Bursa efek yang lainnya. Istilah mendasar dan penting.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

IHSG adalah suatu indeks pengukur kinerja harga saham yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bisa menjadi acuan guna memantau terjadinya kenaikan atau penurunan harga saham perusahaan publik.

Efek atau Security

Efek seringkali disamakan dengan saham. Saham hanya salah satu bentuk Efek. Selain itu ada obligasi, surat pengakuan hutang dan lain sebagainya. Definisi efek ialah surat berharga yang bernilai dan dapat diperdagangkan. 

Emiten atau Investee atau Penerbit

Emiten adalah penerbit efek. Emiten bisa perseorangan atau kelompok orang yang tergabung dalam suatu organisasi, atau perusahaan, atau asosiasi atau usaha bersama yang menerbitkan efek dan yang melakukan penawaran umum.

Perusahaan Sekuritas 

Perusahaan Sekuritas ibarat gerai atau toko dalam pasar bursa, yakni pihak yang sudah mendapat izin usaha dari OJK guna melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek, dan Penjamin Emisi Efek, serta kegiatan lain sesuai ketentuan Pengawas Pasar Modal.

Capital Gain

Capital gain adalah keuntungan dari selisih harga jual saham dengan harga beli saham.

Capital Loss

Capital Loss adalah kerugian akibat selisih harga jual saham yang lebih rendah dari harga belinya.

Dividen

Dividen adalah bagian laba atau keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham.

Trader Saham

Pelaku jual beli saham yang bertujuan untuk mendapatian capital gain dalam jangka pendek.

Investor Saham

Pembeli saham yang menyimpannya sebagai bentuk investasi dalam jangka panjang yang bertujuan mendapat dibiden dan capital gain dalam jangka panjang.

Annual Report atau Laporan Tahunan

Perusahaan yang telah tercatat di BEI, wajib menerbitkan suatu laporan resmi mengenai keadaan keuangan emiten selama dalam jangka waktu 1 tahun. Laporan Tahunan tersebut termasuk Neraca Perusahaan, dan Laporan Laba/Rugi serta Neraca Arus Kas.

Hal ini karena Laporan keuangan itu adalah gambaran keuangan perusahaan yang harus disampaikan kepada para pemegang saham guna mendapat persetujuan dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) kemudian disahkan menjadi laporan tahunan resmi perusahaan. Dalam membeli saham selalu perhatikan Laporan Tahunan perusahaan sebagai salah satu pertimbangannya, atau istilahnya faktor fundamental.

Akuisisi

Penggabungan badan usaha yang dilakukan dengan cara menguasai sebagian besar sahamnya. Pada akuisisi, masing-masing badan usaha masih tetap eksis secara hukum dan badan usaha yang menguasai saham paling besar menjadi sebagai induk perusahaan yang berkewajiban menyajikan laporan keuangan konsolidasi. 

Auto Rejection

Penolakan otomatis oleh JATS (Jakarta Automated Trading System) yang terkomputerisasi terhadap penawaran jual dan atau permintaan beli Efek yang masuk ke JATS akibat telah melewati batasan harga yang ditetapkan oleh Bursa

Buy Back atau Pembelian Kembali

Pembelian kembali saham-saham yang sudah beredar di publik yang dilakukan oleh emiten penerbit sahamnya.

Debt to Equity Ratio (rasio utang atas modal) atau Rasio Leverage

Rasio antara Total Utang / Total Ekuitas sebagai gambaran struktur modal  perusahaan, guna mengetahui struktur risiko tidak tertagihnya hutang. Makin kecil angka rasio makin baik. 

Dividend Payout Ratio (rasio pembayaran dividen).

Prosentase tertentu dari laba atau keuntungan perusahaan yang dibayarkan sebagai dividen kas kepada tiap pemegang saham.

Dividend Yield

Persentase jumlah dividen tahunan perusahaan dari harga pasar terakhir saham perusahaan tersebut.

Efek Bersifat Ekuitas

Saham atau Efek yang bisa ditukar dengan saham atau Efek yang mengandung hak guna mendapatkan saham di pasar modal.

Employee Stock Option Program (ESOP)

ESOP 

Program kepemilikan saham oleh Karyawan yang dilakukan lewat Penawaran Saham atau Penawaran Opsi Saham sebagai bentuk kompensasi pada Karyawan

Earning per Share/EPS (laba per saham).

Bagian proporsional serta laba perusahaan yang dapat diklaim oleh tiap lembar saham biasa yang sedang beredar, yang dihitung dengan cara membagi laba sesudah pajak setelah pembayaran dividen saham preferen dengan rata-rata saham biasa yang sedang beredar untuk selama periode tersebut.

Go Public

Penawaran umum saham ataupun obligasi perusahaan kepada publik di pasar modal.

Go Private

Kebalikan dari Go Public, yakni perubahan status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup.

Saham BlueChip

Saham perusahaan yang memiliki fundamental serta kinerja baik dengan kapitalisasi pasar di atas 10 triliun rupiah, sehingga aman.

Saham Gorengan

Saham yang harga jualnya berfluktuasi tidak wajar dan mengalami manipulasi. Hindari saham seperti ini karena tidak aman.

Growth Stock

Saham suatu perseroan yang memperlihatkan penghasilan yang lebih cepat dari rata-rata selama beberapa tahun terakhir dan diharapkan tingkat pertumbuhan laba nya tinggi. Dalam jangka panjang, saham unggulan cenderung berkinerja lebih daripada saham yang tumbuh lebih lambat atau yang bahkan tidak tumbuh. 

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)

Hak yang melekat pada saham, memungkinkan para pemegang sahamnya untuk membeli Efek baru, salah satunya saham. Efek yang bisa dikonversi menjadi saham serta waran, sebelum ditawarkan kepada Pihak lain. Hak ini bisa dialihkan.

Halting

Penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek, akibat terjadinya kenaikan/penurunan harga secara signifikan tanpa didukung adanya informasi yang relevan.

Suspend (suspensi)

Penghentian sementara perdagangan suatu saham di Bursa Efek.

Stock Split (pemecahan saham)

Pemecahan nilai nominal saham menjadi lebih kecil. Sehingga jumlah saham beredar akan meningkat sesuai dengan rasio split nya.

Manajer Investasi

Pengelola Portofolio Efek bagi para nasabahnya kecuali perusahaan asuransi, dan dana pensiun, serta bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Nilai Kapitalisasi Saham

Hasil perkalian antara jumlah saham yang akan dicatatkan dengan harga saham perdana untuk perusahaan yang melakukan penawaran umum ataupun harga saham di Bursa untuk Perusahaan Tercatat.

Odd Lot

Satuan jumlah saham yang jumlahnya lebih kecil dari satuan perdagangan saham di Bursa Efek, jadi tidak bisa diperdagangkan di pasar reguler. Satuan perdagangan pada BEI ialah 500 saham.

Istilah-istilah dalam saham dan artinya ini perlu dikuasai dulu dengan benar sehingga tidak akan terjadi terjadi kebingungan atau salah paham saat berperan sebagai investor saham atau trader saham.