4 Cara Investasi Saham Luar Negeri yang Termudah dan Tercepat

Cara investasi saham luar negeri sebenarnya tidak sulit asal perusahaan sekuritas yang dipilih tepat. Apalagi negara Maju seperti Amerika Serikat juga memberi ijin para investor dari luar untuk investasi saham di sana. Terlebih saat ini membeli saham juga sangat mudah dan praktis karena bisa secara online. 

Anda hanya perlu mencari perusahaan broker saham yang menyediakan layanan internasional. Selanjutnya Anda bisa membuka rekening dan tidak perlu lagi bingung memikirkan cara membeli saham luar negeri seperti Google, Coca-Cola, Apple, dan lain sebagainya. Di sini akan dibahas tentang cara mudah investasi saham luar negeri yang bisa Anda ikuti.

4 Cara Investasi Saham Luar Negeri

Anda boleh membeli saham yang ada di luar negeri demi memperoleh keuntungan yang banyak. Sayangnya harga dari saham luar negeri ini mempunyai perbedaan yang cukup jauh dengan yang ada di Indonesia. 

Ketentuan untuk pembelian minimal lot sahamnya pun biasanya juga berbeda. Hal itu umumnya disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di pasar sahamnya. Meski begitu cara pembelian saham luar negeri ini sangat mudah, berikut caranya:

1. Memilih Perusahaan Sekuritas Luar Negeri

Cara investasi saham bisa dimulai dengan memilih broker atau perusahaan sekuritas internasional lebih dulu. Pastikan perusahaan sekuritas yang dipilih memiliki aplikasi yang bisa didownload di Indonesia.

Perlu Anda tahu jika aplikasi sekuritas internasional tidak mempunyai izin resmi dari OJK. Jadi ada resiko indikasi penipuan yang bisa saja terjadi. Untuk menghindarinya Anda bisa memilih berdasarkan rating atau ulasan yang diberikan oleh para pengguna lainnya. 

Baca Juga:  5 Investasi yang Paling Menguntungkan Untuk Pemula

Pada umumnya pada aplikasi terdapat kontak yang bisa dimanfaatkan untuk melayangkan aduan masalah saat melakukan transaksi saham. Intinya Anda harus tahu dengan baik semua peraturan dan fitur yang ada di platform atau aplikasi perusahaan sekuritas tersebut. 

Broker Internasional umumnya mempunyai jangkauan yang luas. Jangkauan itu pun bisa ke berbagai negara lain yang mempunyai pasar saham menarik. 

2. Membuka Rekening Saham Luar Negeri

Membeli saham luar negeri harus mempunyai rekening saham lebih dulu. Untuk itulah Anda wajib membuka rekening saham di perusahaan sekuritas yang sudah Anda pilih. 

Saat proses pembukaan rekening ini biasanya Anda akan diminta untuk mengisi sebuah formulir dan data diri lengkap. Jika sudah Anda hanya perlu mengikuti langkah selanjutnya yang diarahkan oleh perusahaan sekuritas seperti verifikasi data dan akun. 

Proses verifikasi ini sendiri biasanya tidak bisa dilakukan langsung dan memerlukan waktu. Umumnya proses verifikasi ini selesai dalam waktu 1 x 24 jam namun bisa juga lebih cepat atau lebih lama tergantung dari kebijakan masing-masing sekuritas. Agar lebih jelas Anda bisa bertanya secara langsung pada perusahaan sekuritas yang Anda pilih. 

3. Menyetor Uang untuk Membeli Saham

Apabila akun Anda sudah berhasil diverifikasi dan bisa digunakan maka Anda harus segera menyetor sejumlah uang.  Adapun uang ini nantinya akan Anda gunakan sebagai dana untuk keperluan membeli saham. 

Adapun setiap sekuritas luar negeri umumnya menentukan besaran awal yang berbeda-beda. Uang itu bisa Anda setorkan lewat transfer bank yang merupakan partner atau rekan sekuritas luar negeri. 

Jadi sebelum menyetor uang Anda harus mencari tahu lebih dulu apakah rekening bank yang dimiliki dapat melakukan transfer ke sekuritas tersebut atau tidaknya. 

Apabila tidak maka Anda bisa membuka rekening baru di bank partner atau rekan sekuritas tersebut. Selain itu anda juga bisa memilih sekuritas luar negeri lainnya yang mempunyai kerjasama dengan bank yang Anda gunakan. 

Baca Juga:  4 Cara Mudah Memilih Investasi Saham Syariah Terbaik

4. Mulai Melakukan Transaksi

Jika uang yang merupakan modal sudah masuk ke rekening saham Anda maka transaksi jual beli sudah bisa dilakukan. Anda bisa langsung membeli saham luar negeri yang Anda inginkan dengan modal tersebut. 

Meski begitu Anda juga harus tetap memperhatikan jam buka pasar saham luar negeri. Lebih baik lagi jika Anda hafal dan paham jadwal dari jam buka pasar saham luar negri Hal ini dilakukan supaya Anda tidak tertinggal untuk mendapatkan saham yang diinginkan.

Perlu Anda tahu jika jam buka pasar saham luar negeri berbeda-beda. Untuk itulah Anda harus mempelajari dan memahami jadwal tersebut sebelum mulai memutuskan untuk investasi saham luar negeri.  

Keempat tahapan diatas tentunya cukup mudah untuk dilakukan bukan? jika masih kesulitan maka Anda juga bisa mencari informasi dari orang terdekat yang pernah atau sedang investasi saham luar negeri. Lantas apa perbedaan cara membeli saham atau investasi saham luar negeri dengan investasi saham nasional? 

Perbedaan Cara Investasi Saham Luar Negeri dan Nasional

Saham merupakan sebuah bukti kepemilikan penyertaan modal atau nilai kepemilikan sebuah perusahaan. Investasi saham ini sendiri bisa dilakukan kapan saja bahkan dengan modal kecil sekalipun, berikut caranya:

1. Perusahaan Sekuritas yang Dipilih

Perbedaan pertama terletak pada perusahaan sekuritas yang dipilih. Anda tidak perlu memilih sekuritas dengan layanan luar negeri. Hebatnya lagi perusahaan efek atau sekuritas yang melayani investasi nasional biasanya sudah mendapatkan izin usaha dan diawasi langsung oleh OJK (otoritas jasa keuangan), jadi lebih aman.  

Adapun di Indonesia sendiri banyak sekali perusahaan efek yang sudah mendapat izin resmi dari OJK. Jadi Anda hanya perlu memilih salah satunya dan mendaftar. Perlu Anda tahu sebelum mendaftar Anda harus menyiapkan beberapa dokumen seperti kartu tanda penduduk, buku tabungan, nomor pokok wajib pajak dan lain-lain.

Baca Juga:  Proposal Usaha Bisnis, Mulai Dari Pengertian Sampai Penyusunan

2. Kelengkapan Formulir Pendaftaran 

Pada dasarnya formulir pendaftaran dari setiap perusahaan sekuritas berbeda-beda termasuk perusahaan sekuritas luar negeri dan nasional. Untuk sekuritas nasional biasanya calon investor diharuskan mengisi beberapa pertanyaan yang diajukan.

Pertanyaan itupun biasanya masih berhubungan dengan data diri seperti nama, alamat lengkap, email, tempat tanggal lahir dan lain sebagainya. Jadi Anda harus menjawab semua pertanyaan yang diajukan dengan lengkap dan jelas. 

Apabila Anda selaku calon investor sudah berhasil terdaftar dan mempunyai akun di perusahaan sekuritas nasional, Anda hanya perlu menyetor dana awal saja. Besaran dana awal dari saham nasional dengan luar negeri juga berbeda tergantung dari kebijakan setiap perusahaan sekuritas. 

3. Mengakses Dashboard untuk Transaksi

Setelah dana berhasil disetor biasanya calon investor untuk saham nasional akan langsung mendapat akses masuk dashboard sehingga bisa segera melakukan transaksi jual beli. Untuk mulai berinvestasi anda harus menyediakan dana yang sesuai dengan harga saham yang diinginkan dan membayar biaya transaksi pada perusahaan sekuritas. 

Jumlah dana yang diperoleh investor merupakan nilai yang sesuai harga jual saham setelah dikurangi biaya transaksi dan PPH. Hal ini pastinya berbeda dengan jumlah dana pada investasi saham luar negeri. 

Pada dasarnya cara Investasi Saham Luar Negeri dan nasional tidaklah berbeda jauh. Adapun yang membedakan hanyalah perusahaan sekuritas yang digunakan. Selain itu dari tingkat keamanan investasi saham nasional lebih aman karena diawasi langsung oleh OJK. Meski begitu dari segi keuntungan sudah bisa dipastikan jika investasi saham luar negri mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar.

 

 

Artikel Terkait